Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Kerudung Wajib Diulurkan ke Atas Dada, Tidak Boleh Diikat ke Belakang atau Dimasukkan ke dalam Baju

Posted by Farid Ma'ruf pada 18 Januari 2007

Soal :

Ustadz, di tivi sering sekali saya lihat selebritis atau presenter yang kerudungnya diikat ke belakang atau dimasukkan ke dalam baju. Jadi, kerudungnya tidak diulurkan ke dada. Apakah ini dibolehkan? (N, Yogyakarta)

Jawab :

Sebenarnya memakai kerudung dengan cara seperti itu, yakni kerudungnya tidak diulurkan ke dada, adalah tidak benar dan tidak boleh. Sebab cara tersebut menyimpang dari ketentuan al-Qur`an yang mewajibkan mengulurkan kerudung ke atas dada (QS An-Nuur : 31).

Jadi, jika seorang muslimah tidak mengulurkan kerudungnya ke dada, tapi malah mengikatnya ke belakang (mengelilingi leher) atau memasukkannya ke dalam baju, berarti dia meninggalkan kewajiban dan berdosa. Meskipun dada mereka sudah tertutup oleh kain dari baju.

Allah SWT berfirman :

Dan hendaklah mereka [perempuan beriman] menutupkan kain kerudung ke dadanya.” (QS An-Nuur [24] : 31)

Dalam ayat tersebut, Allah SWT tidak berfirman wal-yadhribna bi-khumurihinna (dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung mereka) lalu berhenti, sehingga seorang muslimah bebas memilih cara mengulurkan atau mengikat kerudungnya. Namun Allah SWT melanjutkan firman-Nya dengan tambahan ‘ala juyubihinna (ke atas dada mereka), sehingga bunyi lengkapnya adalah : wal-yadhribna bi-khumurihinna ‘ala juyubihinna (Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung mereka ke dada mereka).

Maka dari itu, muslimah yang mengikuti trend mode busana saat ini, yakni tidak mengulurkan kerudung ke atas dada, seakan-akan telah memutus bacaan ayat sebelum ayat itu selesai maknanya dengan sempurna. Kesalahan semacam itu sama saja fatalnya dengan orang yang memutus bacaan ayat sebelum makna ayatnya selesai dengan sempurna, pada ayat-ayat lainnya. Misalnya, orang memutus bacaan ayat pada kalimat fa-wailul lil mushalliin (Maka celakalah bagi orang-orang yang shalat) (QS 107 : 4). Padahal kelanjutannya masih ada dan harus dirangkaikan, yaitu bacaan alladziina hum ‘an shalaatihim saahun (yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya) (QS 107 : 5). Atau orang memutus bacaan ayat yaa-ayyuhalladziina aamanuu laa taqrabush shalaata (hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat) (QS 4 : 43). Padahal bacaan lanjutan ayat itu masih ada yaitu wa antum sukaara (sedang kamu dalam keadaan mabuk) (QS 4 : 43). Demikianlah.

Dengan demikian, sudah menjadi kewajiban kita bersama, khususnya wanita muslimah, untuk memahami dan mengamalkan ayat tentang kerudung tersebut secara sempurna, bukan secara sepotong-sepotong hanya demi mengikuti trend mode yang marak belakangan ini.

Mengenai tafsir ayat wal-yadhribna bi-khumurihinna ‘ala juyubihinna (QS 24 : 31), Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani dalam kitabnya an-Nizham al-Ijtima’i fi al-Islam (2003) hal. 68-69 mengatakan, kata khumur adalah bentuk jamak dari khimaar, yang artinya adalah maa yughathha bihi ar-ra`su (apa-apa yang digunakan untuk menutupi kepala). Ringkasnya, khumur adalah kerudung. Sedang juyuub adalah bentuk jamak jayb, yang artinya maudhi’ al-qath’i min al-dir’i wa al-qamish (tempat yang dipotong/terbuka pada baju atau kemeja). Ringkasnya, jayb adalah kerah/lubang baju. Jadi, perintah untuk menutupkan/mengulurkan kerudung ke atas juyub, artinya adalah adalah perintah menutupkan kerudung ke atas kerah/lubang baju yaitu pada sekitar leher dan dada.

Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani –rahimahullah– menegaskan,”Wa dharbu al-khimaar ‘alaa al-jayb layyuhu ‘ala thauq al-qamish min al-‘unuq wa ash-shadr.” (Menutupkan kerudung atas jayb, artinya mengulurkan kerudung itu ke atas kerah/lubang baju yaitu leher dan dada). (Taqiyuddin an-Nabhani, an-Nizham al-Ijtima’i fi al-Islam (2003), hal. 69).

Dengan demikian, ayat yang mulia di atas paling tidak menunjukkan dua hal, yaitu :

Pertama, bahwa leher dan dada adalah aurat wanita yang wajib ditutupi (Taqiyuddin an-Nabhani, an-Nizham al-Ijtima’i fi al-Islam, Beirut : Darul Ummah, 2003, hal. 68; lihat juga Imam Suyuthi, Al-Iklil fi Istinbath at-Tanzil, Kairo : Darul Kitab al-‘Arabi, Kairo, 1373 H, hal. 162; Tafsir al-Baidhawi, Beirut : Darush Shadir, Juz IV hal. 78).

Kedua, bahwa wajib hukumnya menutupkan/mengulurkan kain kerudung ke atas leher dan dada. Jadi, kerudung tidak hanya berfungsi menutupi kepala, namun sekaligus juga menutupi leher dan dada itu. (Taqiyuddin an-Nabhani, an-Nizham al-Ijtima’i fi al-Islam, Beirut : Darul Ummah, 2003 hal. 69; lihat juga Syaikh Hasanain Muhammad Makhluf, Tafsir wa Bayan Kalimat al-Qur`an al-Karim, Beirut-Damaskus : Darul Fajr al-Islami, 1994, hal. 353).

Jelaslah, trend mode busana muslimah yang marak saat ini, yakni kerudung hanya difungsikan untuk menutup kepala, lalu diikat ke belakang atau dimasukkan ke dalam baju, serta tidak diulurkan menutup dada, adalah trend yang batil karena bertentangan dengan al-Qur`an. Kaum muslimah berdosa jika mengikuti cara berkerudung seperti itu, sebab mereka telah meninggalkan kewajiban, yakni menutupkan kerudung hingga menutupi dada mereka.

Para perancang busana muslimah, juga berdosa dalam aktivitasnya merancang, mendesain, membuat, dan mempopulerkan cara berkerudung yang menyalahi al-Qur`an tersebut. Berdosa juga para selebritis yang mempopulerkan cara berkerudung yang batil tersebut lewat berbagai penampilan mereka sebagai presenter atau pembaca berita di tivi.

Kami mengajak kaum muslimah, dan terutama sekali para perancang busana muslimah dan selebritis untuk bertaubat kepada Allah SWT, dengan cara meninggalkan mode berkerudung yang salah itu. Mudah-mudahan Anda semua sudi memikirkan masukan kami ini, meskipun mungkin masukan ini pahit rasanya bagi Anda.

Jika Anda tidak mau bertaubat, Anda akan tergolong kepada orang-orang yang memberi contoh keburukan kepada banyak orang. Dosa dari orang banyak itu akan Anda pikul juga pada Hari Kiamat nanti. Nauzhu billah min dzalik.

Rasulullah SAW bersabda,“Barangsiapa memberi contoh yang baik (sunnah hasanah), maka baginya pahala kebaikannya dan pahala orang-orang yang mengikutinya. Dan barangsiapa memberi contoh yang buruk (sunnah sayyi`ah), maka baginya dosa keburukannya dan dosa orang-orang yang mengikutinya…” (HR Bukhari dan Muslim)

Kepada para ulama dan ustadz, terutama yang sering tampil di tivi bersama para selebritis yang berkerudung secara salah itu, kami katakan, wajib hukumnya atas Anda beramar ma’ruf nahi munkar dalam masalah ini. Kami ingatkan Anda sekalian akan tanggung jawab ulama dalam firman Allah SWT :

Hendaklah kamu menerangkan isi Kitab itu kepada manusia, dan janganlah kamu menyembunyikannya.” (QS Ali ‘Imran [3] : 187).

Ya Allah, kami sudah menyampaikan, saksikanlah ! [ ]

Yogyakarta, 16 Oktober 2006

Muhammad Shiddiq al-Jawi

Tulisan terkait :

1. Jilbab dan Khimar, Busanah Muslimah dalam Kehidupan Sehari-Hari

2. Hukum Wanita Muslimah Menampakkan Auratnya di Depan Wanita Kafir

3. Berpakaian Sesuai Syariat Islam

4. Jilbab Tidak Sama dengan Kerudung

5. Bekerja Menjual Pakaian Seksi

About these ads

36 Tanggapan to “Kerudung Wajib Diulurkan ke Atas Dada, Tidak Boleh Diikat ke Belakang atau Dimasukkan ke dalam Baju”

  1. yani said

    bismillahirrahmanirrahim
    assalamualaykum

    BEDA JILBAB DENGAN KERUDUNG

    Jilbab berasal dari kata Jalaabib (bahasa Arab) yang artinya pakaian yang lapang/luas. Ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutupi kepala,muka dan dada.
    Secara maknawi jilbab merupakan busana muslimat yang menjadi satu corak yaitu busana yang menutup seluruh tubuh mulai dari atas kepala sampai kedua telapak kaki ( menyatu tanpa kerudung lagi).

    Kerudung berasal dari kata Khimar (bahasa Arab)yang artinya tudung yang menutup kepala, leher, sampai dada wanita (hanya menutup kepala hinggga dada saja). (Mulhandi Ibnu Haj, Jilbab)

    ….” Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”….(Qs. 33:59)

    Jadi jelas sekali bahwa seharusnya wanita muslimah menguraikan jilbabnya hingga menutup dada bukan di ikatkan ke belakang kepala. Lebih bagus lagi jilbab yang menutupi tubuh sehingga tidak nampak sama sekali bentuk tubuh. Kalau ada yang lebih sempurna di sisi Allah kenapa harus pilih yang setengah-setengah aja, rugi kan?

    Peke jilbab jangan cuma ikut-ikutan aja tanpa tahu fungsi dan tujuan sebenarnya. Padahal Islam itu menjadikan wanita-wanita muslimah lebih terhormat apabila mengikuti syariat Islam sebagaimana yang di jelaskan dalam Al Kitab dan As Sunah. Wanita muslimah bagai mutiara yang terpelihara dalam peti yang terjaga.

    LAgipula sudah seharusnya segala sesuatu didasarkan pada iman dan ilmu. Kalo cuma ikut-ikutan doang sih percuma, ga ada nilai amal/ibadahnya, karena bukankah segala amal itu tergantung pada niatnya, ikhlas karena Allah atau karena selainnya.

    Jangan-jangan peke jilbab hanya untuk sekedar ikut trend, jaga image dan di waktu atau tempat tertentu saja. Wah jadi kaya bunglon ya……

    Sebagai seorang muslim yang telah di anugerahi banyak nikmat, sudah seharusnyalah kita mensyukuri nikmat tersebut dan slah satu caranya bisa dengan jalan taat dalam mematuhi segala aturan dan menjauhi larangan-Nya. Segala hal dalam hidup ini sudah ada aturannya dalam Al Kitab dan As Sunah jadi ga usah repot-repot meniru hal-hal yang di buat-buat yang jelas bertentangan dengan Al Kitab dan sunah. Toh kebid’ahan itu sesat dan yang sesat tempatnya di neraka.

    Allah menjamin kebahagiaan bagi siapa saja yang mengikuti jalan-Nya. Allah berikan surga bagi siapa saja yang menginginkannya dan allah berikan dunia kepada siapa saja yang diridhai-Nya.

    Fashion dan designer merupakan salah satu kaki tangan setan. Melalui kedua hal tersebut, setan menjerumuskan manusia dengan kedok mode, dengan dalih yang ga tahu mode ketinggalan zaman dan bukan wanita modern.

    Salah satu jalan setan untuk menghancurkan manusia adalah dengan membuka aurat wanita-wanita muslimah. Satu-persatu busana muslimah mulai di tanggalkan atau dipermak sesuai mode yang diinginkan setan melalui nafsunya para designer.

    Padahal sebenarnya Islam dengan segala aturan yang ada di dalamnya menjadikan umat muslim tinggi derajatnya dan lebih terhormat. Dan aturan dalam Islam lebih fleksibel, tidak terbatas oleh zaman atau waktu dan tempat atau golongan tertentu. Aturan Islam juga bukan hanya untuk muslim saja tapi untuk semua manusia yang ingin selamat dan mendapat kebahagiaan yang abadi.

    Kalau melihat budaya barat yang tidak Islami, wanita-wanita barat itu menjadikan hidup mereka hanya untuk kesenangan yang sebenarnya merupakan jalan kehinaan. Dan menampakkan aurat merupakan salah satu kenikmatan dan gengsi, katanya “tubuh ini keindahan yang harus dinikmati oleh semua orang, kalau tidak untuk diperlihatkan lalu untuk apa?”

    Beda sekali dengan Islam, wanita yang terhormat itu adalah wanita yang dapat menjaga auratnya dan kemaluannya sehingga terjaga iffahnya. Lihat saja wanita muslimah dengan pakaian muslimahny yang menutupi auratnya cenderung lebih dihormati dan disegani daripada wanita-wanita yang menampakkan auratnya yang cenderung berkesan murahan dan asusila.

    Jadi, saudara-saudaraku marilah kita syukuri nikmat Allah ini dengan jalan taat dan bersegera kepada taubat mudah-mudahan Allah ridha melimpahkan rahmat dan surga-Nya untuk kita semua yang mengharap kebahagiaan yang abadi.

    Peluklah Islam secara kaffah jangan setengah-setengah, kalau ada yang lebih sempurna di mata Allah kenapa harus pilih yang sempurnA hanya dimata manusia saja. Bukankah ganti yang baik itu di sisi Allah ?????????

    Semoga apa yang saya tulis bermanfaat bagi saya dan semua yang membaca dan juga mudah-mudahan Allah ridho untuk memberikan pahala- Nya karena mar ma’ruf yang saya lakukan.

    Dan mudah-mudahan Allah menunujukkan jalan-Nya dan membukakan hati kita serta menambahkan ilmu dan keimanan kita sehingga membawa kita kepada surga-Nya. Amin

    Wassalamualaykum

  2. Anindita said

    Ustad,saya sedang bingung sekali remaja putri saya 18 tahun,yang saya sekolahkan ke luar negeri meninggalkan apartemen kami (yang kami sewa dan ada pembantu)dan tinggal bersama dg pacarnya yang berbeda agama (Indonesia Kristen Advent).Akhirnya kami ambil paksa anak kami dengan konsekuensinya dia tidak meneruskan sekolahnya yang hanya tinggal 1 bulan. Saya takut dengan Allah karena dia pasti telah berzina.Apa yang saya harus lakukan.sekarang anak saya masih berada di jakarta.Tapi saya perhatikan masih berhubungan dg laki2 itu melalui sms.Saya ingin menarohnya dalam pesantren,tetapi saya tidak tahu di mana pesantren yang baik untuk menyadarkan dia kembali.

    • Pecinta Islam & umatnya said

      asl. maaf kl blh ikut ksh srn, anak ibu mending dbw ke PONPES (Pondok Pesantren). di JATIM ada sejumlah pondok pesantren salafiyah. termasuk pondok GONTOR.. coba saran, anak ibu dbw ksn. trimaksh..

  3. rOZMA said

    Ass.saya sendiri tidak setuju dengan seleb2 INDONESIA yang jadi transetter di negara kita ini,padahal baju yang mereka gunakan/pakai itu bukanlah baju yang menurut syariat islam,meskipun katakanlah baju yang dipakainya itu memakai kerudung,tapi kerudung dan jilbab itu kan beda ?,kalau dipikir-pikir bodoh juga orang yang sudah mengikuti seleb idolanya, yang belum tahu sih ga papa, tapi yang sudah tahu ,malah ikut2tan.orang yang seperti itu adalah oran yang bodoh dan dungu.kalau tentang niqab saya sih setuju2 aja,nyatanya ada juga orang Ind. yang memakainya, mengapa kita harus mengutarakan kesalahan,Arab kan negara yang islam datang langsung di negara itu,justru impian saya sekarang ini adalah memakai pakaian yang seperti itu, karena itu ga salah kok ,Kondisi Indonesia sekarang ini ga beda jauh dengan Arab ,iya Ga?

  4. muslim said

    Islam berarti penyerahan diri secara total kepada Allah SWT.

    Masalah pakaian muslimah, semua umat islam merujuk pada alquran dan hadist, tapi dengan interpretasi yang berbeda-beda.
    interpretasi inilah yang bisa benar atau salah.

    Menurut saya banyak faktor yang dapat mempengaruhi interpretasi setiap orang, dan dari faktor2 inilah sebuah interpretasi terhadap alquran atau hadist akan dipertanggungjawabkan.

    Saya tidak akan menjelaskan secara detil faktor2 tersebut. setiap orang akan berbeda-beda.

    Menurut saya Solusi yang terbaik adalah tazkiyatun nafs, insyaAllah dengan sendirinya interpretasi terhadap alquran atau hadist akan terbentuk dengan baik dan bersih, bebas … dari faktor2 negatif.

    Kemudian berserah dirilah ….

  5. tanya said

    Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani –rahimahullah– menegaskan,”Wa dharbu al-khimaar ‘alaa al-jayb layyuhu ‘ala thauq al-qamish min al-‘unuq wa ash-shadr.” (Menutupkan kerudung atas jayb, artinya mengulurkan kerudung itu ke atas kerah/lubang baju yaitu leher dan dada). (Taqiyuddin an-Nabhani, an-Nizham al-Ijtima’i fi al-Islam (2003), hal. 69).

    sebelumnya maaf, tapi saya mau kroscek, berarti dada di sini bukan berarti payudara kan? jadi kalau sudah mengenakan jilbab dan mengenakan kerudung sampai menutupi kerah/lubang baju yaitu leher dan dada sudah syar’i ya? trus klo misalnya pakai krudung biasa kemudian memakai jaket dan kerudung itu tidak dikeluarkan dari jaket apakah spt itu sdh sesuai hukum syara? mohon penerangannya lagi… penting. terima kasih

  6. risma said

    assalamu’alaikum…

    terima kasih banyak atas ilmunya,,, saya jadi banyak referensi mengenai kewajiban untuk berjilbab. ada hal yang ingin saya tanyakan, mengenai aurat wanita dihadapan sesama wanita (sesama muslim)dan bagaimana jika berhadapan dengan wanita nonmuslim?

    wassalamu’alaikum…

  7. Yanti said

    Assalamualaikum,
    tanya nih pak Ustad, banyak yg pake jilbab dan anaknya pendiem tapi kok kalo pacaran mesrraa banget. temen2 saya banyak yg kayak gitu, anaknya pendiem+pk jilbab tp ternyata foto2 di HP sama pacar smp (maaf) peluk-pelukan dan intim banget! baik di ruang tamu atau di kamar si cowok.. bahkan tdk sedikit yg sudah pernah (maaf nih) ciuman segala..entah kalo lebih. Ada jg berita yg ibu-ibu pk jilbab dan kelihatan alim kok TEGA bunuh anaknya nya yg masih kecil dan abyi dgn darah dingin.. bgm nih. apakah jilbab emang bisa nunjukin kalo seorang muslimah itu sholehah atau cuma sekadar penutup doang.. maaf nih bahasanya,
    Wassalam

    Tanggapan :
    Jilbab memang bisa menjadi salah satu ciri ketaatan seorang wanita muslimah, tetapi bukan berarti bahwa seorang wanita yang berjilbab pasti wanita yang taat. Dengan kata lain, wanita muslimah yang tidak berjilbab maka dia pasti bukan wanita yang taat, tetapi wanita yang berjilbab belum tentu wanita yang taat. Kami harap Saudari bisa membedakan dua perkara tersebut.

  8. Yanti said

    Terimakasih tanggapannya pak Ustad,
    tapi.. kalo dibilang yang gak pakai jilbab PASTI tidak taat, kok maaf ya..kurang pas bagi saya. soalnya ada (banyak) teman saya cewek yang gak pakai jilbab tapi pendiem (Asli), rutin sholat dan puasa senin kemis, tidak mau disentuh/digoda cowok dan ..pokoknya baik laah.. suka infaq juga, kok dibilag tidak taat. apaka hanya karena jilbab terus mengurangi amal pahalanya.. kan tidak, maaf nih saya yg kurang paham aja kali..
    mohon dijelaskan ya.
    apakah tidak pakai jilbab merupakan pengguguran iman seseorang atau juga termasuk dosa besar yg tidak diampuni ato gimana pak ustad..?
    trimakasih, wassalam

    Tanggapan :
    Saya jawab dengan analogi. Ada sekolah yang mewajibkan banyak hal kepada seluruh siswanya. Diantaranya adalah : datang tepat waktu, memakai seragam sekolah sesuai ketentuan, bersepatu, mengikuti pelajaran tanpa bolos, mengikuti ujian (tanpa nyontek), membayar SPP, dll. Seandainya ada siswa yang melaksanakan seluruh kewajiban tersebut kecuali satu hal saja, yaitu kalau datang ke sekolah dengan bersandal jepit. Pertanyaannya, siswa tersebut termasuk siswa yang taat atau siswa yang tidak taat? Tentu kita jawab : tidak taat. Nah, begitu juga wanita muslimah yang tidak berjilbab. Ketaatan dia belum sempurna sampai ia melaksanakan seluruh perintah Allah dan menjauhi seluruh larangan-Nya. Ada satu hal saja yang dilanggar (walaupun hanya SATU), jika dilakukan dengan sengaja, maka itu termasuk kemaksiatan kepada Allah.
    Allah berfirman :
    Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu (Al Baqarah : 208)

  9. ratu maria said

    di Pandeglang, Banten seluruh pelajar muslimah wajib memakai kerudung ke sekolah. Alhamdulillah, meskipun sebetulnya tak diwajibkan pemerintah pun sudah diwajibkan Allah SWT. sayangnya, kerudungnya masih ada yang minimalis atau bajunya ketat. Apalagi kalo baju oahraga, jauh dari syar’i deh (sebagian). yang juga bikin prihatin, kerudung jaman sekarang jadi mudah lepas banget. pulang dari sekolah ya kerudungnya ga dipake lagi. kalo tahun 90 an, ada orang open jilbab tu gimanaaa gitu. sekarang mah..cuek aja. Yang pertama memang kewajiban orang tua untuk menjelaskan aturan agama termasuk aturan berjilbab (kerudung). Remaja pake kerudung minimalis bisa jadi juga karena ibunya pake yang minimalis, termasuk bajunya. Mohon izin, mw di print out ya, buat di tempel di sekolah. Amar ma’ruf nahi munkar, insya Allah.

    Tanggapan :
    Silakan diperbanyak dan disosialisasikan seluas-luasnya. Semoga lancar dakwah di sana.

  10. noerha said

    Asslkum…
    Saya mau bertanya nih. bagaimana klau hukumnya perempuan yang pake jilbab tapi cuma waktu kerja aja. Kan sekarang lagi banyak cewek2pekerja yang berjilbab tpi waktu dikantor aja. Klo dirumah ya dibuka jilbabnya. bahkan waktu nerima tamu cowok cm pke kaos oblong+celana panjang. Trus giman tu???

  11. Handayani said

    assalamu alaikum wr.wb
    sy baru 5 bulan ini memakai jilbab. Jujur walaupun baru pakai jilbab sy tetap risih klo melihat wanita2 yg berpakaian ketat atau memasukkan jilbabnya ke dalam pakaian, atau mengikatnya ke belakang lehernya. jd sy memilih untuk menjulurkan jilbab ke dada. dan semakin yakin klo itu mmg benar stelah baca QS An-Nur : 31
    yg saya pertanyakan sekarang adalah pemakaian celana pada wanita itu sebenarnya hukumnya bagaimana?
    kita hanya dilarang memakai pakaian yg ketat (memperlihatkan lekuk tubuh) dan memakai pakaian seperti lelaki. klo celana yg ketat kan sdh pasti tdk boleh. cuman kalo pakai celana yang lebaran dan longgar trus pakai bajunya yg panjang menutupi pinggul ke bawah apa tdk boleh juga?
    kalau dibilang wanita tdk boleh pakai celana,,,kan tdk ada hukumnya jg kalo celana hanya untuk kaum lelaki?!
    mohon pencerahannya…
    sy pribadi takut menganggap sesuatu itu haram atau halal sebelum jelas hukumnya. Allah berfirman dalam Al Quran (maaf saya lupa surat dan ayat brp) yg jelas intinya :
    “Mengapakah kamu mengharamkan nikmat yang telah aku berikan kepadmu…”
    dan ada juga
    “Janganlah kamu menyebut-nyebut sesuatu yang tidak kamu ketahui dengan pasti”
    Terima kasih

  12. desi said

    assalamu alaikum wr.wb
    kalo bercerita tentang teman kita yang lain kepada teman yang kita kirimi surat apa termasuk bergosip?

  13. UK said

    Aslmkm.. Sungguh aneh rasanya org yg mengaku islam tp tdk pernah mempelajari al qur’an. Pdhal di dlm al qur’an itu berisi perintah & larangan Allah u/ mjd pedoman dlm hdp ini. Perintah sholat itu wajib bg org2 yg beriman, sama halnya dgn jilbab. Tp perintah itu hanya ditujukan kpd org2 yg beriman saja. Yg tdk mau ya ngak apa2, berarti org tsb tdk beriman. Ngak ada paksaan dr Allah, yg mau beriman ya berimanlah, yg mau ingkar ya ingkarlah. Krn yg msk suqga nanti hy org2 yg beriman. Tdk dijumpai satu ayat pun dlm al qur’an yg menyebutkan org islam msk surga tp surga itu isinya hy u/ org2 yg beriman. Wasalam.

  14. anto said

    wanita muslimah haruslah menutup auratnya, ingat al qur’an dan as sunah, jangan lupa meski di jaman yang seperti sekarang ini,

  15. aniy said

    hoho . saya juga lg berusaha biar bisa memahami islam secara kaffah . jadi percuma aja kalo pake jilbab , ga solat ga sedekah . percuma juga kalo solat sedekah ngaji tapi ga pake jilbab . jadi semuanya harus secara kaffah . yaa kan ? hehe

  16. dahlia said

    assalamu’alaikum wr wb

    menurut saya,semua kembali kepada niat dari org yang bersangkutan kalau hanya mengikuti trend saja mending fikir2 dulu,karena sgala sesuatu berasal dari niat dan di jalankan dengan hati yg tulus,saya lebih suka melihat orang yang berpenampilan rapi/sopan tidak membuka aurat daripada orang yang menutupi keburukannya dengan berjilbab…khan kasihan orang yang benar2 ingin menjalankan kewajibannya sebagai wanita muslim,seakan-akan citra “jilbab” buruk,tapi di balik itu saya yakin bahwa wanita muslimah akan tampak dari ciri khas jilbabnya yang anggun se-anggun hatinya juga,amiin…”

    Jazakumulloh…

    wassalamu’alaikum wr wb

  17. Erna said

    Asslkm,

    tulisan ini sangat membantu refrensi saya mengenai tata cara berjilbab.Wasslm

  18. Ririn said

    sy katakan klo hukum dunia boleh di analisa, tapi utk hukum akhirat jgn ditawar-tawar lg, klo bunyinya wanita muslimah harus berpakaian yang longgar dah hanya boleh terlihat dari ujung rambut sampai ujung kaki muka dan telapak tangannya saja,ya udah itulah yang njenengan semua kerjakan. yang ter penting kita hidup di dunia itu berdasar pada dua hal yaitu Al-Qur’an & Al-Hadist maka sodara tidak akan sesat selamanya. inget kita hidup didunia punya stu tugas yaitu ber ibadah. ( tidak aku ciptakan JIN & Manusia Kecuali utk beribadah padaku Allah SWT ) lainnya itu tambahan, ibadah yang benar yang bagaimana ? ibadah yang benar adalah yang mau memurnikan Hkum2nya Allah & Sunah2nya Rossulullah SAW, dalam satu niat yarjuna rohmattahhu wayakaufuna adaba ( semata2 mencari ridho Alah dan ingin terhindar dari siksa Allah )Ingat kita hidup sekali di dunia itu jgn di sia2kan, karna setelah mati ada perkara yang sangat jauh lebih besar dari perkara Dunia, hanya 2 pilihan Surga apa Neraka. ga ada tempat di antara keduanya. surga : tempatnya segala kenikmatan yang sangat POL, Neraka : tempatnya segala siksaan juga yang sangat POL, itu waktunya kekal abadi selama2nya. Tidak ada akhirannya. sekian dulu torehan dari seorang Hamba Allah yang ber kewajiban menyampaikan Ilmu2 Allah & Rosul kuarng lebihnya saya mohon maaf Assalamu a’laikum wr.wb

  19. nanin said

    Ustadz
    Gimana ya solusinya. Kalo ad aturan dari tempat bekerja untuk mamasukkan krudng ke dada pada pakaian reami dinas. Dan parahnya hal ini pukul rata untuk sewilayah propinsi dan kabupaten. ya ada sih yang cuek aja tapi kan kasihan yang ketakutan kalo ga dimasukkan kerudungnya jadi bahan gunjingan bahkan dpat teguran. Ironisnya nih ada kejadian waktu upacara gitu ditengah-tengah lapangan dengan mix keras agar para ibu-ibu/muslimah agar sebelum upc dimulai harap mamasukkan krudung dibajunya.emang kmdian diminta masukkan krudung ke dalam ruangan gitu. Tapi jelas dong sperti kt salah kyk penjahat aj disuruh pake krudung utk masuk dalam baju.

  20. Rifqi said

    So? Berarti kerudung yang aneh itu haram donk hukumnya ya ustadz????

    • aisyah said

      kerudung yg aneh bgmna mnurut anda??? pada asalnya jilbab syar’i itu ada 6 syarat yaitu tidak tipis/harus tebal, warna tidak mencolok, tidak memakai perlap perlip yang berlebihan, harus lebar/tdk ketat, tidak menyarupai laki-laki, handaknya menutupi seluruh tubuh wanita………. jadi apabila keluar dari itu maka tidak boleh……

  21. satria said

    sekedar info, untuk kaum hawa

    jangan pernah ragu atau malu untuk menutup aurat mu dengan jilbab yang sempurna, karna di situlah letak keindahan mu.
    saya mempunyai teman wanita yang menggunakan jilab, tetapi jilbab yang di kenakannya di lilitkan di leher. menggunakan baju dan celana yang ketat sehingga (maaf) dada nya kelihatan menonjol. saya sebagai seorang laki-laki yang normal sering sekali pandangan saya tertuju pada dada-nya; dan mereka (kaum Adam) mungkin memiliki perasaan yang sama (nafsu).
    suatu hari teman wanita saya merubah penampilannya, menggunakan pakaian yang longgar dan menggunakan rok serta jilbab yang menutupi dadanya. subhanallah… sangat anggun sekali… tidak ada lagi pandangan yang menjurus ke zina mata. sebagai muslimah yang memiliki keindahan dan harga diri.
    percayalah… tidak ada ruginya menggunakan jilbab. sebagai mana islam telah mengajarkan agar kita tidak telalu jauh menjdi orang-orang yang merugi.

  22. wati said

    asssalamu’alaikum

    kalo saya sih masih bingung dan bimbang>>>>
    sebenarnya saya juga sudah memakai kerudung tapi yang saya aneh kenapa kalo di perusahaan atu di kantor-kantor/ di kantor penerintah terkadang kita harus berbusana seperti kerudung dimasukan kedalam kerah baju sehingga yang napak adalah bagian kepala yang ditutupi oleh kain. dan bila seperti itu sama saja menonjolkan bagian tubuh…
    ia kan !!!!

    saya jadui bingun g harus gimana? soalnya saya juga kerja di kantor yang aturannya seperti itu ????!!!

  23. ustadz,apakah menggambar orang dosa?

  24. fulan said

    do’aku…
    Ya Allah, q bingung, manakah pedoman yang harus saya pegang, di sana mengatakan demikian, di sini (HTI kan…) mengatakan seperti ini. pastinya beda gerakan beda pedoman. Ya Allah, tunjukilah daku ke jalan yang lurus. amiin…

  25. mumukenz said

    assalammu’alaikum,
    alhamdulillah akhirnya saya telah mendapat wajaban yg benar dengan membaca artikel2 ini. selama ini saya cari-cari .. Allahu akbar .. Subhanallah .. Alhamdulillah .. InsyAllah saya akan menjalaninya tanpa ragu2 lagi & pastinya dengan hati yang ikhlas & insyAllah Allah selalu meridhoi & meringankan langkah ku & memudahkan segala urusan ku .. amin 99999999999999999999999x .. thx a lot saudara2 ku .. wassalam

  26. evie said

    semoga Allah juga memudahkan rizkinya agar kita muslimah juga cantik dengan berjilbab Amiiiiin ya robbalalamin

  27. emalia said

    ass. wr. wb
    maaf sy mau tanya pada all of human…
    menutup aurat sampai ke dada memang wajib,, i know that…
    tapi semisal qt kerja, tapi tempat kerja mewajibkan menggunakan pakaian sopan dan rapi, termasuk dalam penggunaan jilbab yang harus digunakan secara rapi, dengan cara mungkin di masukkan ke dalam baju atau sejenisnya… lalu apa yang harus qt perbuat?
    thx. wass. wr.wb

  28. D.Faisal Latif said

    oh ya ustad,saya mau tanya,…katax nifas tuh max 40-60 hari,tapi kpn hari istri saya kramas and mulai shalat setelah ngalami kired 25 hari yg lalu.trus mlmnya kita melakukan hub suami istri,tapi pagi harinya istri saya keluar darah lagi,. yg saya tanyakan adalah,apakah hub suami istri yg kita lakukan itu salah….? and apakah istri saya masih boleh shalat walau keluar darah lagi….?

    Kita mohon jwbanx,,,,,semoga Tuhan bls kebaikan Ustad,.THX’s

  29. Haru said

    Mw tanya ustadz, saya bingung..
    Brarti kl qt mw nikahan jg ga boleh y pke krudung yg dililit k leher doank krn pke kebaya, jadi gmn? Apa qt harus meninggalkan adat budaya qt itu?, trus klo pakaian untuk menikah itu boleh yg klihatan mewah atau tdk? Pengantin wanitanya blh dandan d dpn umum/tdk? Trus para tamu undangan yg datang jg boleh brpakaian mewah/tdk?
    Trimakasih atas kesediannya untuk menjawab..

  30. Haru said

    O ya ada lg ustadz..
    Klo cara sujud solatnya wanita itu sama ja ky pria pa ga y? Soalnya ada yg bilang klo wanita tangannya ditekuk kedalam tp ada jg yg blg caranya sm ky sujudnya pria.. Yg bner yg mana y?
    Mohon dijawab..trimakasih

  31. Fulan said

    Asalamualaikum Wr WB
    Bukankah klo pakai jilbab dengan cara dimasukkan kedalam pakaian itu jadi kelihatn lebih rapi…daripada tidak di masukan sama sekali,dan dengan di lilitan ke leher dapat menambah variasi dalam tata cara berkerudung,sehinggga dapat terlihat lebih cantik,sehingga dapat memikat kaum hawa untuk menggunakan kerudung. Ini artinya sama saja dengan dakwah khan……thanks

  32. R said

    assalamualaikum…
    ustad saya mau tanya…
    saya ini kan masih berusia 15 tahun, saya pgn bgt pake kerudungdan menutup aurat, tapi kata mamah saya nanti aja dek, kamu kan masih kecil..
    tapi setiap saya denger guru agama dan kakak mentor saya ngomongin tentang kerudung dan hukumnya, saya jadi deg2an..
    menurut ustad saya harus bagaimana?
    menunggu sampai besar?

  33. upay said

    makasih tipsnya bantu banget dan kasih pencerahaan :)

  34. [...] : http://konsultasi.wordpress.com/2007/01/18/kerudung-wajib-diulurkan-ke-atas-dada-tidak-boleh-diikat-… Share this:TwitterFacebookLagiPrint & PDFLike this:SukaBe the first to like this [...]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 969 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: