Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

SEPUTAR JODOH DAN PERNIKAHAN

Posted by Farid Ma'ruf pada 18 Januari 2007

Assalaamu’alaikum wr.wb.

Mbak Zulia, pa kabar? Semoga senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Mbak aku udah lama membaca rubrik yang Mbak asuh dan udah lama pula aku ingin bertanya tentang sesuatu yang selama ini mengganjal di benakku.

Langsung aja Mbak. Aku seorang pemuda yang sekarang bekerja di sebuah perusahaan swasta di bidang perkayuan. Tepatnya di pedalaman Halmahera Maluku Utara. “Indahnya pernikahan dini”. Itu yang mungkin selama ini aku pikirkan. Tapi ternyata kenyataan tak seindah yang ada dalam judul sebuah buku itu. Ingin rasanya aku melaksanakan sunnah rasul yang satu itu. Kita semua tahu bahwa pacaran adalah dilarang oleh agama dan haram hukumnya. Jadi selama ini aku selalu menghidari hal yang satu ini.

Berkali-kali aku mencoba untuk khitbah tapi tak satupun ada jawaban positif. Mbak tahu jawaban mereka? “Aku udah punya pacar!”. Dan seolah-olah pacar adalah segala-galanya bagi mereka. Sebegitu pentingkah arti sebuah pacar bagi generasi kita sekarang ini, sebegitu sulitkah untuk menegakkan sebuah sunah rasul yang satu ini? Trus bagaimana cara kita untuk mendapatkan seorang calon istri yang tanpa melalui proses yang haram ini. Kayaknya di sini terutama di daerahku di Halmahera ini, pacaran adalah jalan taaruf yang harus dilewati sebelum kita melaksanakan pernikahan. Oleh sebab itu aku mohon bantuan dan penjelasan Mbak untuk masalah yang satu ini.

Wassalaamu’alaikum Wr.Wb.

 

W G

Ternate 

 

 

Assalaamu’alaikum wr. wb.

Mbak Zulia, aku seorang ikhwan yang saat ini masih menuntut ilmu/kuliah tingkat akhir. Beberapa waktu yang lalu (liburan semester genap) aku terkejut disuruh pulang oleh ortuku.  Awalnya aku nggak ada prasangka yang macem-macem sama ortu, paling mereka kangen sama aku.  Tapi pas sampai di rumah, setelah 2 hari, ortu menyampaikan maksud yang sebenarnya kepadaku.  Mereka telah menjodohkanku dengan putri koleganya. 

Awalnya aku menolak dan minta penjelasan kepada mereka.  Alasan mereka adalah: aku sudah dewasa, kewajiban ortu (menikahkan anaknya), ingin menyambung silaturrahim, anak gadis tersebut cocok (cantik-subur, baik dalam nasab, kekayaan & agama).  Dengan penjelasan ini aku jadi berpikir sungguh beruntungnya aku, kenapa nggak aku coba. Dari pihak kolega ortupun menyetujuinya. Hanya saja mereka tidak menyampaikan kepada anak gadisnya kalau dia mau dijodohin sama aku. Alasannya, agar proses (ta’aruf) berjalan secara alami, tidak terkesan dipaksakan.  Bagaimana saran Mbak terhadap hal yang demikian, pasalnya aku takut di kemudian hari terjadi hal-hal yang melanggar syariat (misal khalwat).  Apa yang harus aku lakukan?

Syukron Katsiron atas jawabannya, Mbak.

Wassalaamu’alaikum wr.wb.

 

T J

Palangkaraya

 

Wa’alaikumusalaam Wr.Wb.

 

Adik WG dan TJ,

Alhamdulillah Mbak bersyukur, adik-adik termasuk anak-anak muda yang senantiasa berusaha menjadi seorang muslim yang baik. Sudah seharusnya, seorang muslim menjadikan aturan Islam sebagai tolok ukur perbuatannya termasuk dalam bergaul dengan lawan jenis. Tidak banyak yang memiliki sikap seperti adik-adik ditengah pergaulan yang bebas seperti sekarang ini. Pacaran sudah menjadi trend pergaulan lawan jenis. Bahkan sebagian masyarakat akan merasa heran kalau ada pasangan yang menikah tanpa melalui pacaran.

 

Adik WG dan TJ,

Menikah adalah menjalankan sunnah Nabi, sesuai dengan fitrah manusia. Hikmah yang dapat diambil kalau sunnah Nabi ini dijalankan adalah munculnya ketentraman jiwa. Dengan pernikahan akan tumbuhlah kecintaan, kasih sayang, dan kesatuan antara pasangan suami isteri. Dengan pernikahan, keturunan umat manusia akan tetap berlangsung semakin banyak dan berkesinambungan.

 

     “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram bersamanya, dan dijadikanNya diantara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian terdapat tanda-tanda (kekuasananNya) bagi kaum yang berfikir”. (QS. Ar-Ruum:30).

 

Menikah bisa menjadi wajib, sunnah, haram, makruh atau mubah. Wajib bagi orang yang sudah mampu kawin, nafsunya telah mendesak dan takut terjerumus dalam perzinahan. Sunnah bagi orang yang nafsunya telah mendesak lagi mampu kawin, tetapi masih dapat menahan dirinya dari berbuat zina. Dan menikah baginya lebih utama. Haram bagi seseorang yang tidak mampu memenuhi nafkah batin dan lahirnya kepada isteri dan bisa menahan nafsunya. Makruh bagi mereka yang lemah syahwat, dan mubah bagi yang tidak terdesak oleh alasan-alasan yang mengharamkan, mewajibkan, menyunahkan dan memakruhkan (Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah jilid 7)

 

Adik WG,

Rasulullah SAW memberikan tuntunan kepada kita tentang wanita seperti apa yang harus dipilih:

 

“Seorang perempuan biasanya dinikahi karena empat perkara: Harta, nasab, kecantikan dan agamanya. Maka utamakan memilih wanita yang beragama, kamu akan merugi (bila tidak memilihnya).” (HR. Bukhari)

 

Adik WG, yang memiliki empat-empatnya memang langka. Tapi diakhir hadits tersebut ditekankan pada yang agamanya baik. Karena wanita yang shalihah Insya Allah akan dapat menjadi isteri dan ibu yang baik buat anak-anaknya.       Untuk mendapatkan wanita shalihah di jaman seperti sekarang ini memang gampang-gampang susah. Rasa-rasanya jauh lebih banyak yang tidak/belum shalihah. Yang jelas, wanita shalihah tidak akan mungkin didapat di jalanan, di tempat-tempat hiburan, atau di tempat maksiat. Mereka biasanya akan mudah ditemui di masjid-masjid, mushala, pengajian-pengajian atau di tempat-tempat yang di dalamnya sarat dengan aktivitas keIslaman. Karena Islam tidak mengenal pacaran, maka untuk mendapatkan calon isteri adik bisa minta bantuan teman, orang tua, atau orang yang dapat dipercaya. Kalau benar-benar dia wanita shalihah Insya Allah akan memahami cara yang adik lakukan. Satu hal yang harus selalu diingat bahwa jodoh seseorang Allah yang mengatur. Kalau selama ini usaha yang adik sudah lakukan belum mendapatkan hasil jangan putus asa, teruslah mencoba dan berdoalah agar diberikan jodoh yang terbaik.

 

Adik TJ,

Dalam pernikahan ada syarat-syarat yang wajib dipenuhi. Salah satunya adalah kerelaan calon isteri. Wajib bagi wali untuk menanyai terlebih dahulu kepada calon isteri, dan mengetahui kerelaannya sebelum diaqad nikahkan. Perkawinan merupakan pergaulan abadi antara suami isteri. Kelanggengan, keserasian, persahabatan tidaklah akan terwujud apabila kerelaan pihak calon isteri belum diketahui. Islam melarang menikahkan dengan paksa, baik gadis atau janda dengan pria yang tidak disenanginya. Akad nikah tanpa kerelaan wanita tidaklah sah. Ia berhak menuntut dibatalkannya perkawinan yang dilakukan oleh walinya dengan paksa tersebut (Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah jilid 7).

 

      “Janda lebih berhak kepada dirinya sendiri (memberikan keputusan tentang pernikahan) dari pada walinya. Dan gadis hendaknya dimintai izinnya dalam perkara dirinya. Dan izinnya adalah diamnya”. (H.R. Jama’ah, kecuali Bukhari)

    

      Dengan melihat hadits tersebut di atas, maka sikap orang tua calon adik untuk  tidak menyampaikan perjodohan  adik  dengan alasan agar ta’aruf berjalan alami menurut mbak tidak tepat. Kalau memang sudah berniat untuk menjodohkan dan adik juga sudah bertekad akan mencobanya, segera saja ditanyakan langsung kepada wanita tersebut agar semuanya menjadi jelas dan segera bisa merencanakan langkah selanjutnya. Apalagi menurut adik wanita tersebut Insya Allah memenuhi kriteria seperti yang dituntunkan Rasulullah. Sampaikan kepada kedua orang tua adik dengan cara yang baik. Katakan pada mereka kalau sikap yang adik ambil adalah bagian dari penghormatan adik pada beliau atas perhatian yang sudah mereka berikan pada adik selama ini. Bukan begitu adik TJ? Ayo, tunggu apa lagi? Mbak tunggu undangannya ya….

About these ads

97 Tanggapan to “SEPUTAR JODOH DAN PERNIKAHAN”

  1. [...] http://konsultasi.wordpress.com/2007/01/18/seputar-jodoh-dan-pernikahan/ Comments » [...]

    • purwati said

      ass………………….
      nm sy purwati mar’atus sholihah
      sy ingn tw gmn crx qt bs tw prs’n orng i2 ska / g 5 qt???????????????

  2. junaedi said

    ass wr wb,, mba kawin lari tu boleh ga dalam islam?? kasusnya sepasang kekasih sudah saling cinta,sudah siap fisik, psikis dan agama tetapi ortu dari pihak perempuan tidak setuju. so, solusinya gimana??? apa harus tetap nikah dengan wali hakim tanpa restu ortu!??. tolong dalilnya…Please (T_T)

  3. budi said

    truz

  4. DZ said

    Haramkah percintaan pranikah?
    Para penentang pacaran islami berlandaskan dalil. Para pendukung pacaran islami pun berdasarkan dalil. Manakah dalil yang lebih kuat antara keduanya?
    Baca http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/06/halal-haram-pacaran-dalil-mana-yang-lebih-kuat/

  5. oLien said

    assalamualaikum

    saya seorang gadis 18 tahun.da seorang ikhwan yang mau berniat menikahi saya tapi orang tua saya blm bs mengizinkan kami dengan alasan secara ga langsung g mengizin kan dengan alasan yang banyak tututan saya harus bekerja dl lah inilah irulah,jadi jalan terbaiknya gmn???kita pun harus gmn kita ingin d segerakan untuk berada di jalan yang suci terimakasih mudah – mudahan jawabannya bsa dkrim k email saya.saya sangat membutuhkan jawabannya

  6. Ardy said

    Cinta,Agama tidak menolaknya dan syariatpun tidak melarangnya, karena hati di tangan Tuhan, Dia yang membolak-baliknya.” Tuhan sudah menentukan dan menetapkan siapa jodoh kita sebelum kita di lahirkan dan sudah disepakati bahwasannya kita akan mencarinya walau pun keberadaannya tidak kita ketahui. Kewajiban kita adalah mencari dan mencari, maka bila ada keraguan minta bantutuan kepada-Nya dan rasul_Nya semoga kita termasuk golongan orang-orang yang taat….amin

    Tanggapan anak-anak jaman sekarang tentang cinta dan jodoh itu hanyalah sifat emosional yang menguasai kejiwaan mereka tapi cepat atau lambat mereka pasti akan menyadari itu, ternyata dan ternyata meninggalkan bekas yang teramat sangat pedih,,,itulah penyesalan … dan jika suda begitu semua yang berlalu apa mungkin bisa kembali??? bisakah?????……sulit mendapat jawabanya.

  7. dessy said

    Ass
    sy seorang uhkti (perempuan), sy sdh ada yang mo melamar, tapi ortu sy tdk setuju, dg alasan beda latar blk pendidikan, pdhl calon sy sdh bekerja. Sy dari jurusan eksak, sdgkan calon sy dari jur. sosial. Sy sungguh mengharapkan restu dari ortu sy. Mohon penjelasan dalil-dalil nya menurut Islam
    Wasalam

    • hidayani said

      klu gtu prinsip/pndngan..ortunya…salah..dong…buat pernikhan/brrmhtngga…prnikhn…itu dng tjuan..tdk mnju dunia smt sj donk ttp lbh dtitik brtkn pd akhirat..brlh trcpi rmh tngga yng mawaddah dn warahmah itu.ltr blkng pnddikn yng sm atu tdk sm antr psngn blm tntu menntkn kebhgian ddlm rmh tngga yng pntng niat tls dn ridho brmh tngganya pra nikah.

  8. andi saputra said

    assalamualaikum
    Mbak Saya mau tanya
    saya orang muallaf dan saya mencintai seorang gadis yang begitu baik dari fisik dan rohaninya namun orang tuanya tidak setuju dengan hubungan kamii berdua
    saya sangat tersinggung dengan perkataan orang tuannya
    dia dengan keras menentang saya untuk berpacaran dengan dirinya walau saya orang muallaf dan ortunya menghina saya agar saya meninggalkan islam dan anaknya dengan mengatakan “akan saya bayar berapun asalkan kamu meninggalkan islam dan anak saya” seperti itu mbak
    apakah menurut islam itu benar
    padahal dia seorang islam
    bagaimana seharusnya saya mbk tolong tanggapannya

    • Agus said

      Hai saudaraku pertama kamu harus tanyakan dulu alasanya apa sampai-sampai orang tuanya melarang kamu harus keluar dari islam, dan bisa saja ortunya si wanita yang kamu suka itu menguji keimanan kamu, apakah bener2 kamu akan terus masuk islam / malah justru keluar dari islam, saran saya kamu harus percaya akn kebesaran Allah, Berdoalah kepada Allah..kalu memang wanita itu jodoh kamu berdoalah supaya di dekatkan tapi kalu bukan jodoh kamu dan kedepanya tidak baik tolong jauhkanlah Ya Allah bgitu bunyi berdoanya,,dan berusaha jangan mneyerah. ingat!!! kalau ingin hidupmu seimbang bahagia dunia dan akhirat carilah wanita yg sholeha, wanita sholeha adalah harta yg paling baik di dunia, wanita seperti inilah yg km cari supaya kamu bahagia di dunia dan akhirat. menikah adalah puncak dari dari bahtera rumah tangga jadi jangan main2 dengan yang satu ini,,karena pilihan/keputusan yg tidak tepat akn fatal akibatnya,,saran saya supaya kamu lebih mengerti dan paham. kamu sering2 ke majlis dan tanya2kan dengan ustazt. semoga bermanfaat. terimakasih. wasalamu’alaikum wr.wb.

  9. kenul said

    Selama masa sekolah, kuliah, saya menghabiskan waktu saya untuk belajar dan belajar. Ikut aktif di organisasi kampus. Sampai tidak sedikitpun terbesit dipikiran saya untuk bergaul dan mencari teman laki – laki. Sampai kini setelah saya lulus S1 dan telah bekerja, mulailah kegelisahaan itu muncul. Di umurku yang hampir 26 tahun, dan disaat sayaa telah siap untuk menikah…barulah saya mulai bimbang…..Semoga Allah mendekatkan Jodoh buat saya Amiiiin. Bagaimana dan apa yang harus saya lakukan mbak…untuk menghilangkan gundah dan gulana saya. Jazakumullah Khoiron Katsiron.

  10. Akhwat said

    Aku seorang wanita berumur 19 tahun, sejarah hidupku begitu panjang untuk kuceritakan singkatnya dahulu sebelum aku mengenal Islam aku hanya remaja yang seperti biasa. Ketika aku mengenal sosok seorang akhwat aku seperti mendapat HIDAYAH dari Allah SWT.
    Yang aku bingungkan bayang2 masa laluku selalu saja menghantuiku apalagi ketika aku bertemu dengan mantan pacarku (dahulu) perasaan itu begitu menyiksaku aku tak ingin cinta serendahnya cinta dalam ISlam terus menghantuiku.
    Bagaimana caranya agar aku tidak lagi melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya yaitu berdekatan dengan lawan jenis. dan menghilangkan rasa cintaku terhadapnya?

    • barakallah fik..
      anda harus banyak berdoa kpd Allah agar terlindung dari hal2 yg dulu kurang berkenan..dan sibukkan diri anda dengan ilmu agama dan bergaullah dg teman2 yg solihah
      satu hal lagi lupakan masa lalu dan jalani hidup anda yg baru,,,
      dan anda harus memahami bhwa dunia ini hanya tempat ujian dan akherat kehidupan yg sebenarnya.
      maaf itu hanya saranku dan tak lepas dari kesalahan dan belum tentu aku sanggup menjalani apa aku sarankan kecuali dg pertolongan Allah,,,
      mdah2an kekuatan untuk istiqomah sijalan Allah

  11. fadliah said

    aku seorang wanita yang penuh dengan lumpur dosa….aku sangat mengasihi diriku sendiri karena buta akan agama aku terlalu jauh berada dalam lingkup hatiku yang hitam.umurku 26 tahun sampai sekarang aku belum menikah…aku ingin mengakhiri semua nya. aku mempunyai pcar dia baik walau sudah menghianati aku dengan pacaran sama sahabatku sediri dan bawahanku. sampai sekarang aku msih jalan tetapi orang tua dan kelurganya tidak dapat menerima aku, entah karema faktor apa, dan sekarang aku tidak menjalin hubungan apapun dengan dia tetapi perasaan kami masih sama dan masih sering bertemu hanya bedanya tidak ada status. aku coba dengan pacaran dengan yang lain dia baik banget dan keluiarganya menerima aku tetapi umur dia jauh lebih muda 3 tahun dari aku….dia serius akan melamar aku di tahun depan..tetapi hati ini masih setengah karena takut dengan perbedaan umur yang akan menghancurkan aku….sedangkan kalau bersama yang pertama aku jauh takut dengan rintangan keluarganya dan perbuatanya yang akan terulang…jujur aku sayang keduana.apakah aku harus membina dengan yang pertama dengan kondisi keluarga nya yang tak suka dengan aku…atau apakah aku akan menerima pacarku yang kedua dengan lebih muda 3 tahun akan kah saling mengisi secara aku pingin mendapatkan seorang pemimpin yang dapat membawa aku ke surga…. bagaimana sih caranya untuk mendapatkan jodoh yang ALLAH ridhoi dan dapat membawa aku ke JAlan yang benar

    • Agus said

      Asalamu’alaikum wr.wb mbak begini ya yang namanya jodoh umur tidak masalah, yg jadi masalah adalah keraguan, dan anda harus banyak mencari tahu tentang calon kamu, karena laki2 ditutut harus bisa menjadi kepala rumah tangga yg nantinya bisa membimbing kamu, dan mendekatkan diri dengan sang khalik. cobalah konsultasikan dengan pemuka agama /ustazt begitu. terimakasih semoga bermanfaat.

  12. wawa said

    tolong donk….
    sebernya sejauh apa sih yang diperkenankan dalan islam berusaha untuk jodoh.
    saya wanita usia 23 thn, dah pacaran 2,5 tahun…..sayang banget ma dia…
    orang tua saya maunya saya nikah muda, tapi dikeluarga dia gak ada sejarah nikah muda…jadi bingung….
    apa masih boleh dipertahankan? saya juga ngerasanya orang tuanya gak welcome ke saya…
    boleh gak sih minta sama Allah dia yg jadi jodoh saya?
    terima kasih

  13. muslimah said

    salam…
    saya masih duduk di bangku sma. jg pacr sya sekelas. kami sama2 aktivis dakwah. daripada pacaran mending nikah skr jg dalam notabene qt yg masih peljar. namun, pernikah ini scr sirih dan tidak ad hubungan suami isteri nantinya mengingat qt msh ingin kuliah. slg menjaga n mencintai utk mendapat ridho Allah. bgamana menurut islam dan dalilnya??apa diperbolehkan????

    • hambaallah said

      kalau sepasang insan yang tlah trikat tali prnikahan wajib deh atau dianjurkan untk behubungan suami istri,nah itulah yang dnamakan memenuhi nafkah bathin.jadi kalau mau nikah dpikir2 dan perlu prsiapan dulu ya…moga2 saling trcapai kebahagian.

  14. enNajmy said

    aku tidak pernah merasakan pacaran sampai saat ini,karena dalam hati tak ada keinginan, juga lingkungan tidak mendukung, namun aku juga pernah merasakan bagaimana mencintai. ya..rasa ini datang begitu tiba-tiba nama, wajah, dan kesan seorang ikhwan di kampus tempat aku menuntut ilmu telah bersemeyam di hatiku, aku tau berdosa bagiku menatapnya walau tanpa sengaja dengan perasaan seperti ini. sayang aku bukan seorang aktivis dakwah,,,

  15. ina said

    assalamualaikum
    saya pernah taaruf dengan seorang ikhwan yang insya Alloh baik agamanya. tapi saya menolak meneruskan taaruf dengan alasan keluarga masih belum siap imannya. keluarga saya masih percaya beberapa ritual jawa jadi saya kawatir jika nanti pernikahannya dilaksanankan dengan ritual-ritual jawa. daripada saya dan keluarga berdosa karena melaksanakan hal yang tidak syar’i jadi samapai saat ini saya tidak mau menikah dulu sebelum keluarga saya mendapat hidayah. bolehkah wanita menolak meneruskan taaruf dengan alasan tersebut? atau harus bagaimana?
    syukron

  16. assalamualaikum
    apakah boleh pada masa setelah taaruf, calon suami diperkenalkan dan keluar bersama dengan saudara laki2 si perempuan. sehingga si perempuan tau sifat dan sikap calon suami tersebut dari cerita saudara laki-lakinya tersebut

  17. Dewi said

    Ass..
    Sy cuma mau tanya aja,gimana hukumnya melangkahi kakak perempuan menikah.. Karna insya allah sy n calon swami sy akan menikah tahun depan..Tp kakak sy blm punya pasangan/calon. Tk

  18. syarifah said

    assalamualaikum wr.wb

    mbak saya adlah seorang wanita yang keturunan arab……
    kata keluarga saya, saya ini harus menikah dengan orang yang sebangsa juga……

    trus bagaimana ya mbak, karena akan ada seseorang yang mau melamar saya tapi dia orang yang tidak sebangsa dengan saya…saya sendiri sebenarnya tidak cinta tapi saya ingin menjalankan sunnah rosul untuk menikah….
    dulu alm. abah saya pesan kalo saya harus nikah ama orang yang sebangsa….dan kakak saya sedang mencarikan calon yang sebangsa buat saya…

    apa yang harus saya lakukan????apakah saya harus menjalankan amanat abah saya dengan menolak lamaran seorang laki2 ??????

  19. maya said

    malem mbak, saya mau tanya apa hukum nya apabila pernikahan saya seperti pasangan yg sedang pacaran.. klo sedang ribut suami mengatakan talaq, dan apabila sudah reda dia minta rujuk.. dan hal tersebut berulang2 terjadi, selama 2 thn pernikahan saya mungkin lebih dari 20 kali dia talaq saya.. saya bertahan karna anak saya yg masih berumur 11 bulan, saya takut klo saya benar2 cerai anak saya akan mendapatkan akibat dari keegoisan orang tuanya, dan apa yang harus saya lakukan apabila suami saya menyuruh saya untuk melakukan hal2 yang menurut ajaran islam tidak diperbolehkan.. terkadang saya tidak mengerti jalan pikirannya, sejujurnya saya sangat mencintai suami saya, tapi terkadang saya merasa sudah tidak sanggup untuk menjalaninya..

  20. nanang setiawan said

    sudah sekian lama saya menjomblo, apakarena saya kurang perfect atau gimana terhadap pasangan saya?

  21. Eric Martin said

    Teman2 aku sudah mo nikah nih, doa restuinya yee

  22. ella said

    saat ini saya dekat dengan duda beranak 1 umur5 tahun.saya dekat dan akrab ma mereka sampe2 anaknya udah anggap saya sebagai ibunya. tiap saya mau pulang selalu dilarang anaknya, tapi terpaksa saya pulang karena harus bekerja akhirnya anaknya mengerti, tapi tiap saya telpon anaknya selaluu tanya kapan saya pulang…..anaknya tiap hari dirumah sendiri, saya ingin menemani dan membimbingnya….tapi hubungan saya ini ditentang ortu karena status duda padahal saya pilih dia bukan karena harta atopun fisiknya, saya pilih karena agamanya…bahkan ortu pake dukun!!!!!saya yakin dia bisa bimbing saya mendapat kebahagiaan dunia akherat….maklum selama ini saya kurang mendapat pendidikan agama dari ortu…apa yang harus saya lakukan?klo ada yang bisa kasih saran kirim ke dj_ella55@yahoo.co.id

  23. Tia said

    ???

  24. firdaus1985 said

    semoga dimudahkan 4 all….

  25. lia said

    Assalamualaikum mba,

    Saya perempuan berusia 23 thn, saya sdh menjalani hub dgn pacar saya selama 2 th, sejak awal hub kami uda berencana utk menikah, cm selalu bnuk sekali mslh yg dtg menghampiri kami mba, terakhir skrg kami terlilit hutang.Gmn ya mba solusinya, saya hrs selesaikan hutang dulu, atau menikah dgn kondisi skrg, sya tdk mengharapkan sebuah pernikhan yg besar, sya hanya ingin sah dlm pernikahan, mengingat hub kami sdh ckp lama, sya tkt mendekati zina mba,ortu pcr sya dulu sgt setuju tp krn ada satu hal skrg jd agak kurang setuju dgn sya, itu jg jd slh satu kendalanya, dan pcr sya skrg dlm kondisi bingung hrs memikirkan semua pihak agar tdk ada yg tersakiti, gmn ya mba jalan keluar yg baik,sa mohon jln keluar secepatnya mba…krn pcr sya dlm kondisi tertekan memikirkan semuanya. terima kasih.

  26. Came said

    ass.
    saya came dari medan.
    q mw nanya,klu kita suka sama cewek yang umurnya 2 tahun diatas kita gimana ya cara ta’arufnya mbak?tolong beri tanggapannya mbak.masalahnya q suka dan mw serius sama dy tapi kadang2 q suka minder klu ketemu dy karena masalah umur itu.ma’assalam

  27. sri said

    assalamualaikum,Wr,Wb
    mbk saya mau nanya…
    saya seorang gadis berumur 25 thn bulan april depan 26
    saya udah jalin hub 7 th. dia udah mengajak saya nikah tapi saya belum siap dalam arti banyak hal dan masalah yang harus saya jalani.terutama saya pengen dapat kerja tetap dulu karena saya sekarang masih karyawan kontrak ditambah lagi saya ingin bantu orang tua.apakah pantas menolak karena masalah – masalah seperti tu.tolong kasih saya solusi dan bantuan ya..mbk.balas ke email saya aja.
    makasih sebelumnya

  28. Nurul Chasanah said

    assalamualaikum wr,wb
    Saya Nurul 26th… mbak saya brhubungan dengan cwok yg trnyata sdah punya istri. hubungan saya hanya sekedar bersahabat curhat lewat telpon tapi kita sama2 saling menyayang. saya takut hbngan ini dimurkai Allah karena sudah menyakiti hati istrinya tapi istrinya ikhlas karena sudah 7th mnikah blum dikaruniai anak istrinya 3x kegu2ran dan bilang dokter susah.suaminya ikhlas nrima keadaan tapi istrinya sifatnya keras dan judes sring dimarahi didepan umum itu yang buat dia tidak sabar dan berpaling ma cewek lain.

  29. Rizal said

    Assalamu’alaikum Mbak, saya laki-laki 29 th, saya sdh 4,5 Th menjalin hubungan dg seorang wanita, kami ingin menikah, tapi yg jadi persoalan saya permintaannya untuk uang antaran yg jlhnya cukup besar buat saya,apa yg harus saya lakukan mbak?Apakah tetap menjalin hubungan atau tidak?Saya sangat sayang sama dia,apakah dia benar2 sayang sama saya, karena dia pernah bilang kalau saya gak punya uang dlm jlh tertentu, lebih baik hubungan kita diakhiri saja. Ditunggu jawabannya mbak. Wassalam

  30. rena said

    assalamualaikum,…. mbak saya ikhwan 22th.saya yang sebelumnya adalah orang yang benar benar rusak,hingga akhirnya saya temukan seorang wanita yang merubah seluruh jalan hidup saya,…..dia selalu mengingatkan saya tentang segala kebaikan,dia mengajarkan saya salat tahajjud,melupakan semua dendam saya,mengajarkan untuk menjadi orang yang lebih optimis.dia membuat saya benar2 menjadi orang yang jauh lebih baik. Tapi,….. akhirnya saya ketahui bahwa dia telah bertunangan,haruskah saya melepasnya?lalu apa yang harus saya lakukan?mohon jawaban dari mbak,..wassalamualaikum../

  31. Tika said

    assalamualaikum mba,
    saya tika umur 20 tahun saat ini saya sedang taaruf dengan seorang ustd kami ingin melangsungkan pernikahan namun terlebih dahulu kami ingin meminta petunjuk pada allah dengan melalukan shlt istikharah ketika kami melakukan shlt istikharah dalam mimpi kami bertemu namun hilang lagi apakah itu artinya kami tidak jodoh??? dan apakah mimpi itu adalah benar petunjuk dari allah??? lalu apa yang harus kami lakukan mba karena kami tidak ingin kehilangan satu sama lain dan kami sangat saling mencintai lalu kami memutuskan untuk menjalani kehidupan kami masing-masing dan berpasrah semuanya pada allah jujur mba saya tidak sangup jika hidup tanpa dia karena di hidup saya sangat membutuhkan dia tanpa dia saya tidak tahu harus bagaimana lagi tolong bantu permasalah saya mba,,,

    wasalam

  32. syahking said

    Good enough,
    Segeralah menikah jika kamu memeang sudah mampu baik secara mental dan materil. dan La takrobujinna

  33. Krist said

    assalamualaikum wr,wb

    saya Krist 30 th. Saya mempunyai masalah seperti ini :
    Saya sdh menikah dan memiliki 1 anak akan tetapi sebelum menikah saya mempunyai pacar dan sekarang dalam keadaan hamil.

    Apa yang harus saya lakukan ????

    Saya sangat buyuh saran dan bantuannya.

    wasalam

  34. Fds said

    Assalamu’alaykum,…
    mbak,…Saya adalah seorang laki-laki yang sekarang berumur 23th dan telah bekerja sebagai Karyawan swasta di salahsatu Perusahaan perminyakan. saya mempunyai seorang pacar yang dulu seangkatan waktu SMA dan usia kami pun hanya berbeda beberapa bulan saja. kami mulai menjalin hubungan sejak ia kuliah di Akademi Keperawatan semester-I. meski dibilang pacaran, namun kami sangat menjunjung tinggi syari’at islam. tidak sekalipun kami melanggar aturan2 tsb. setelah ia menyelesaikan study nya dan mendapatkan pekerjaan di sebuah RSU daerah, ia mengusulkan untuk sama2 melangkah ke jenjang pernikahan. yang menjadi masalah, meskipun kami sudah sama2 bekerja, namun urusan finansial kami sangatlah terbatas dan orang tua kami belum mengetahui akan hal ini, dan juga saya takut di usia yang muda ini kami akan begitu labil dalam menghadapi permasalahn. Mohon bantuan mbak, bagaimana pendapat mbak tentang permasalahan saya ini dan apa sebaiknya yang harus saya lakukan.
    Jazakallah khairon,…

  35. Garcia said

    mbak saya sedang dalam masalah mengenai calon pendamping aku dimana ibu aku ngak setuju dengan pilihan aku hanya dengan alasan si gadis pilihan itu adalah dari keluarga suangi, nah dari sini gw mohon penjelasan dari mbak untuk masalah yang sedang saya hadapi ini.

  36. sinthya said

    assalamu’alaikum mbak
    saya ingin menanyakan..bagaimana klo ortu punya calon untuk kita..sedangkan kita sudah punya pilihan sendiri..tapi orang tua tidak setuju karena saya akan dijadikan istri ke dua..apakah salah bila menjadi istri ke dua? istri pertamanya juga sudah mengetahui hal ini..apa yg harus saya lakukan mbak..sedangkan hati saya tidak tergerak dengan calon2 dari orang tua saya

  37. MIRANDA LUBIS said

    saya seorang gadis berusia 20 tahun, ingin menikah dengan seorang laki – laki yang usianya 13 tahun diatas saya………….

    sejujurnya saya tidak mencintainya, karna saya tlah lebih dulu mencintai orang lain sebelum bertemu dengan dia… tapi, saya merasa nyaman tiap kali bersama nya, dan sedikit demi sedikit saya mampu melupakan cinta lama saya…………

    saya, ingin tanyakan sama mbak……….

    apakah, cukup menikah dengan seseorang hanya bermodal kan yakin bukan cinta??????

  38. dini said

    menurut saya masalah pacaran tergantung pribadi kita masing2. pacaran bukan berarti bermaksiat, pacaran tak harus bermesraan melepas hasrat. jadi pacaratn it’s OK

  39. dini said

    Bagaimana hukumnya jika seorang perempuan melihat lelaki yang mengagumkan.apakah ia diperbolehkan mendatangi suaminya lalu mengajaknya jima’

  40. ASSALAMIALAIKUM

    SAYA SEORANG GDIS YG SLALU D ATUR KEHIDUPAN Q OLEH OARNG TUA.SEMUA URUSAN KPEBADIAN Q SLALU ORANG TUA IKUT CMPUR

    …SAAT NECH SAYA PNYA CWO
    KMI UDH BERHUBUNGAN SELAMA 7 BULAN
    NMUN HBUNGAN INI SLALU D LARANG OLEH ORANG TUA
    PDAHAL KITA UDH SERIUS MENJLIN HBNGN NECHHHHH

    ….SAYA PNGN TANYA KE MBAK…???

    APAKAH BOLEH MENJALIN HUBUNGAN TANPA RESTU DARI ORANG TUA…???

  41. febri said

    Assallamu’alikkum mbak,

    saya mau menanyakan sama mbak ……? apakah menurut islam perhitungan weton itu ada?
    kata orang jaman dulu kalau mau menikah wetonnya jjelek itu akan merusak rumah tangga yang akan dijalani, pakah itu benar mbak……….?

    itu saja yang saya tanyakan.

  42. atun said

    sya seorang akhwat.selama ni sya menyukai seorang ikhwan yg insya allah baik agamanya.kta tdk pacaran cma kenal sja tnpa ada kontak langsung.sya berusaha melpakannya dr kehidupan sya tpi ga bisa palagi setiap mau ta’arufan ma ikhwan lain psti dia dtg dlm mimpi sya.sya bingung disisi lain sya msh berhrp dia adalah jodoh saya.apakah sya slh menyukai ikhwan dan berharap dia mjdi jodoh sya?

  43. asep index said

    saya minta pendapat dari rekan-rekan mengenai :
    1.ciri2 pernikahan yang tidak dilandasi rasa cinta atau terpaksa ?
    2.apa terlihat ciri tersebut pada saat kita melakukan hubungan intim dengan istri kita ?

  44. fihsa said

    Saya pemuda islam umur 24 tahun, selama pacaran lebih dari 2.5 tahun saya menganggap pacar saya seperti istri saya sendiri kami melakukan hubungan spt suami istri tetapi tdk melakukan penetrasi penis k vagina, lainnya kami lakukan semuanya. sebelumnya kami menjalankan perintahnya spt sholat, puasa dll tetapi maksiat jg jalan. setelah ada masalah diantara kami saya mencoba untuk bertanggung jawab menikahi diameskipun saya tdk menghamili dia, saya ceritakan semuanya hubungan saya dgn si dia kepada orang tua dia. Tetapi dr pihak orang tua tidak ada respon. Setelah saya putus dgn si dia saya seperti lebih mendekatkan dr dgn Allah sebelumnya tdk pernah sholat sunah skrang jd melakukannya. Saya ingin kedepan saya lebih baik lagi. Kita hidup di dunia ini hanya sementara, kita hidup di dunia ini hanya menunggu ajal tiba. Kenapa kita tidak berlomba-lomba untuk mencari bekal di akhirat nanti. Saya hambamu yang paling Hina ya ALLAH…

    • saroh said

      Tidak ada hamba yang hina didunia ini, yang hina adalah perbuatannya. Setiap manusia pernah melakukan kesalahan. Dan waktu untuk sadar pun berbeda-beda tergantung peristiwa yang dapat menyadarkannya menimpanya.Zina yang fihza lakukan telah melewati batas. Tapi sekali lagi, Allah maha pengampun, dosa yang sebesar apapun termaafkan dengan ke-Maha annya selama hamba-Nya tersebut taubat dengan taubatan Nasuha. Dengan kejadian tersebut fihza harus dapat mengambil hikmah sedalam-dalamya.

      • hambaallah said

        aduh,,aneh juga ya,kok seperti itu? masih ingat melaksanakan ibadah tp brbuat ma’siat ingat juga.dsarankn untk slanjutnya shalat,puasa yng kamu lakukan mohon kekhusukkan dan niatkn untk mendptkn pahala dn kebaikan dr allah swt niscaya allah akan menunjuki kjalan benar dn lurus.

  45. Muchammadun said

    Assalamualaikum Wr,Wb
    istri SAya sebentar lagi akan melahirkan pertanyaan saya
    1.sunnah sunnah apakah yang harus saya lakukan sebagai seorang bapak.
    2.bagaimana hukum nya membacakan adza cdan iqomah saat bayi lahir.
    Atas penjelasanya saya ucapkan terima kasih

  46. tata said

    assalamualaikum……..
    saya seorang remaja yang baru berusia 17 tahun. saya belum pernah punya pacar.tapi sudah berkali kali saya patah hati. teman teman saya sudah pada punya pacar.dan itu terkadang membuat saya iri,merasa minder,bahkan sering saya merasa putus asa.salahkah bila saya merasa seperti itu?apa yang harus saya lakukan?…terima kasih.

  47. nana said

    bagaimana jika kriteria calon yang kita inginkan tak sejalan dengan keinginan orangtua kita?

  48. evi kustiara oktavia said

    askm mbak gini mbak saya mau tanya knapa saya sangat sulit menentukan pilihan hati saya padahal sangat bnyak yg menawarkan diri tuk jd suami saya tp tetap aja saya bingung…..jd apa yg harus saya lakukan agar saya dapat tergerak untuk menikah secepatnya.

  49. ferry said

    ass.mba,sy mau nanya,sy duda usia 33 thn.sy punya pasangan yang sampe saat skrag ini hub kami sudah terlalu jauh,bahkan dia skrang sedang hamil 2 bulan,saya ingn sekali menikahi dia dn bertanggung jawab,tp dia tdk mau di nikahi dngn alasan :
    1.dia belum ykin atas ststus sy duda apa bukan,tp sy udah berusaha membuktikan ke dia.memang perceraian kami tdk smp ke pengadilan,
    yang ingn sy tanyakan,apa yang hrs sy lakukan skrg.apa sy harus pergi tinggalin gt aja dia,sdngkan dia sdng mengandung anak sy?

  50. ocha said

    Ass.Wr.Wb
    mbag, ,saya mau tanya..
    saya punya pasangan dan skrg hub Qta udah terlalu jauh..Saya ingin skali melakukan nikah sirih..Tapi tanpa wali, ,karna orang tua Qta tidak akan setuju karna kami masih sma2 sklh..Klau berpacaran orang tua kami sama2 setuju..Tapi beliau tidak tahu hub Qta yang sudah terlampau jauh..Yang ingin saya pertanyakan apa boleh kami melaksanakan nikah sirih tanpa wali dari orang tua saya (perempuan), ,di gantikan dengan wali lain..Saya angin menikah sirih agar dosa saya tidak bertambah lagi..Mhon jbri saya solusi y mbag..
    makasih..
    Wss.Wr.Wb

  51. Santosa said

    Pak, saya tanya, bagaimana cara membuat istri sadar dan mau kembali ke suami lagi. Istri saya minta cerai dan kita sudah punya anak 3. Mohon doa dari pak Ustadz dan mohon amalan doa yang bisa saya bacakan akan istri bisa kembali baik. Terimakasih.

  52. rere said

    knp tiap aq jtuh hti pasti pda akhirny kphitan yg aq trima,,,,,pdhal aq udh brhati2 bngt mngenal cowok

  53. ayu said

    assalamualaikum, saya gadis berumur 27 tahun, saya ingin menanyakan bagaimana cara saya bertemu dengan jodoh yang baik dan setia karena sampai saat ini saya belum bertemu jodoh dan kadang saya iri melihat teman saya yang sudah menikah, punya pacar, saya takut sekali menjadi perawan tua, mohon beri petunjuk agar hati saya tidak gundah lagi

  54. meylan said

    Ass,.mba aq mau tanya,saat ni umurku 23th,n aq sdh mjalin hub dgn pacar slm 2th,dy berumur 26th..kami pny plan utk menikah segera krn takut akan hal2 yg berdosa krn berzinah,tetapi sy pny kakak perempuan yg blm menikah,sdgkan sblmnya sdh pnh dlangkah kk sy yg ke 2,dy blg ikhlas bila sy yg menikah dluan,tetapi ortu ingin kk sy dlu yg menikah,wlpn dy blm ad plan n jg blm jelas sampai kpn sy hrs menunda plan sy,krn alasan kasihan n adat jawa yg blg qlo anak prmpuan tdk blg dlangkah 2x..sdgkn yg sy tau dlm islam,apabila seorang anak sudah minta dnikahkan,maka hrs dsegerakan?mhon solusinya,trmksh.wass

  55. Dhevie said

    Ass… mba saya mau tanya sekarang kan saya berumur 18 thn dan pasangan saya berumur 30 thn, dan rencananya jika kita ada jodoh dia mau serius dan ngajak saya married max 1 thn lagi… berarti kan tahun depan dia sudah berumur 31 thn dan saya 19 thn . kira -kira passangan saya pantas nggak ya dengan umur yang jauh lebih tua dari saya dan umur saya yang jauh lebih muda dari dia thx.

  56. titin k said

    saya seorang perempuan yg sudah cukup berumur. karena fisik saya yg terlalu besar membuat saya selalu minder saat ada lawan jenis mendekati saya. saya pikir mereka pasti tidak serius.
    sampai pada akhrinya ada sebuah keluarga datang ke ortu saya yg intinya ingin meminta saya untuk di jadikan istri dari anaknya…
    saya bingung harus ngapain … karena yg datang bukan calonnya sendiri melainkan orang tuanya yg saya yakini tanpa sepengetahun ananya tersebut…

    kalo seperti ini apa yg harus saya lakukan .????

  57. rachma said

    Terima kasih sebelumnya. Nama saya Rahma umur 21 thn dan masalah saya sbb :

    Saya mempunyai pacar berusia 25 thn. Dia seorang yg posesif ,egois dan cemburuan dan sedikit pelit. Saya sdh menjalani hubungan selama 2 thn. dan sekarang saya dan dia ingin melanjutkan kearah pernikahan. Tapi saya khawatir sesudah nikah sifat pacar saya tidak berubah. Masalah yg sering datang saya sadari krna komunikasi yg kurang. Entah knpa pacar saya sangat cuek atau mgkn tdk peduli dngan saya. contohnya,dia sangat jarang sms tw telp. klw pun ada komunikasi itu krna sy yg telp / sms dia. selebihnya tdk ada. Saya sdh membahas mslh ini dngn dia,tp alasan dia ” lebih baik sms/telp-an atau dia datang kerumah? “. Memang dlm 1 minggu dia bisa dtng 3x, tp masa selebihnya saya tdk tahu keberadaan dia..?? alasan lainnya tdk ada pulsa. Ya sudah saya mengalah. Lalu dia sangat pencemburu, saya punya akun Facebook dan sekarang2 dia menyuruh saya utk menon-aktifkan FB saya. Alasanya krna tkt saya selingkuh. Padahal dia tahu siapa saja teman saya dan untuk lebih jelasnya saya kasih Password saya. Tp dia tetap ingin utk saya tdk usah pnya FB. Padahal dia sendiri pnya FB walaupun jarang dipakai. tapi kan tetap tdk adil dan saya tdk bisa bersosialisasi dngan teman2 saya. Saya pernah curhat masalah ini dngn sahabat saya. Jawaban dari dia knpa ga putus aja..??? Sekilas memang ada pikiran saya utk mengakhiri, tp saya sdh terlalu jauh dngn dia. Dan saya sayang dia. Dalam hal kekeluargaan, saya juga sdh sering diajak ke rumah Orang Tuanya dan saudara2nya. Dia pun sdh sering menginap dirumah saya. Dan banyak tetangga yg tanya kapan nikah..?? Ini yg menjadi pertimbangan saya knpa tdk mau putus. Masalah baru yg saya hadapi dan belum ada jalan keluarnya yaitu masalah keuangan. Saya memang bekerja dan mempunyai pendapatan sendiri. Entah apa mungkin pacar saya itu pelit / mau nabung utk nikah, selama ini dia tidak ada pemikiran utk mengerti kebutuhan2 saya, mungkin dia pikir karena saya sdh mempunyai pendapatan sendiri. dan Sekarang dia ingin melamar saya dan dia tanya adat / tradisi keluarga saya seperti apa? Saya dari suku Betawi dan saya jelaskan semuanya. Mungkin dia keberatan / ga tahu pikiranya apa yg pasti masalah yg dtng sekarang2 ini ga jauh dr persoalan keuangan. Mungkin dia keberatan dngn adat saya yg banyak aturan, tp mau bagaimana sdh tradisi. Saya mengerti, dia membiayai kehidupanya sendiri bahkan utk menikah pun sendiri, tp saya bilang kita sama-sama menabung. Saya sdh terbuka untuk masalah keuangan saya / utk apa saja uang saya, tapi klw dia sepertinya masih ada yg disembunyikan dari saya. ini yg membuat saya bingung, apa sampai berumah tangga nanti masih seperti ini..??

    mungkin ini saja pertanyaan dari saya.. saya mohon jawabanya.
    Terima Kasih.

  58. Chintya said

    Saya seorang Wanita, dimana saat ini saya menjalin hubungan dengan anak dari saudara kandung ( Adek )ayah saya sendiri.
    yang ingin saya tanyakan apakah itu dibolehkan, kemudian apa dampaknya pada kesehatan anak nantinya….
    Atas jwbanya terima kasih….

  59. marwa said

    assalamu alaikum…

    pak kbr mbk,,,?? mg allah senanntiasa meridohi lankah mbk.mbk sekarang ana lg di uji Allah ni mengenai jodah.kemarin ana dihitbah salah satu ikhwan teman jammah jg si,namun seiring waktu yg berjalan ada maslh dgn kelurganya.kelurgaku sudah bertanya-tanya kpan dia dtg menentukan hari pernikahan.sy bingung mau jwb apa??? pertanyaan saya apa yang harus sy lakukan? padahal sy menerimanya dr hasil istikhoraku.mbk apakah jwbnku itu salah.mohon masukannya mbak biar ana bs melewatinya dengan penuh kei,hlasa….amin

  60. agus luthfi said

    asalamualaikum,saya agus dari bandung
    mba maaf saya mau nikah tapi masih belum siap,

    mau bertanya :
    - siapa saja yang berhak menjadi wali dakam pernikahan menurut syariat islam?
    -

  61. Husna Nur I said

    Assalamu’alaikum Wr. Wb
    Ustazdah, Afwan dlm Al-Qur’an Allah berfirman: “… perempuan-perempuan yang baik untk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untk perempuan-perempuan yang baik…” (QS. An Nur:26). Itu maksudnya seperti apa ustadzah? Soalnya ada temen saya yang insya allah dianya baik tapi kok malah dapatnya ikhwan yang belum sefaham. Apakah itu merupakan ketentuan Allah bagi dia? Jazakillah khoir atas jawabannya.
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

  62. Ariyanto said

    Ass.saya mau konsultasi dan maaf sbelumya jka da kata2 yg g enk.
    Saya sudah nikah 2thun dan punya anak 1thun,tp prnikahn kami siri dan saya punya keinginan bangun nikah.pada suatu hari.saya jengkel pd istri saya dan dia saya ejek,dan saya sruh dia cri suami yg lbh mampu dri saya,saya da di kalimantan dan istri saya di jawa.saya selalu curiga klo istri saya selingkuh karna sring keluar malam,makanya dia saya ejek dan cri laki2 lain.yang saya tanyakan!apakah dmgan mengejek dan menyuruh cri laki2 lain,saya telah beri talak dia!mohon jwbanya dan solusinya,tlg dikirim ke email saya.thanks

  63. adelina said

    mbak,saya sudah pacaran dengan cowok selama 3 tahun katakan namanya MA, dulu waktu kecil saya disukai teman mengaji NAMAMYA CM.teman mengaji saya itu suka sama saya sampai sekarng, kurang lebih 6-7 tahn yg lalu.pada acara akhir sanah saya bertemu sama teman saya itu dan akhirnya saya kagum karena saat itu dia menjadi MC dan saya selalu suka saat dia membaca shalawat.saya akhirnya dekat ga CM, saya merasa tenang dg dia, bahkan saya berharap dia jodoh saya. selama ini dia hanya menyimpan cintanya karena merasa tidak imbang, saya lulusan D3 keb, sedangkan dia hanya MTS.tapi dia menjadi seorang ustadz disebuah pondok.sedangkan MA dia jg lulus D3 T.sipil.tudak hanya itu CM jg merasa dia tidak imbang dg saya krena materi.
    msalahnya skrang saya sedang jtuh cinta pada CM krena saya merasa dg motivasi dia sya skrang alhamdulillah lebih suka dg shalawat, jg dia yg memutivasi sya hingga skrang sya berjilbab.sya mrasa dg dia sya akn bisa jd lebih baik & DKAT DG ALLAH,tapi ortu sya sepertinya condong ke MA. dg alasan dg CM jrak rumah terlalu dekat, & jg kasihan pd MA yg sudah 3 thun dg sya.tetapi orang tua tetap menyerahkan kputusan akhirnya di saya,krena bgaimanapun sya yg menjalani.
    apkah bila saya tetap memilih CM sya tidak dosa dg orang tua sya???apkah sya durhaka bila tak menuruti org tua sya??bukankah ridho allahterletak pada ridho org tua???atau apkah sya hrus nurut orang tua saja, meskipun dg paksaan dlm hati krena sya saat ini udah tidak suka sama MA yg sya suka skrang CM & sya berharap jodoh dg dia.

    mohon balasannya……………
    semoga silaturahmi ini menjadikan saudar diantar kita

  64. [...] Menyanyi dan Musik dalam Fiqih IslamAPAKAH BUNGA BANK TERMASUK RIBA?Hukum Menonton Film PornoSEPUTAR JODOH DAN PERNIKAHANEuthanasia Menurut Hukum IslamHUKUM ORANG BERBUAT ZINAHukum RebondingHukum Ikut [...]

  65. amir said

    aslam. saya mau tanya apa kiat-kiat yang dilakukan oleh seorang laki-laki, jika berulangkali gagal dalam mengarungi pernikahan

  66. Puteri said

    waw…..ruwet……Ustadzah, mau nanya, bagaimana caranya kita tahu kalau kita bertaubat dari suatu dosa tobat kita tersebut sudah diterima Allah/diampuni?

  67. Arum said

    assalamu’alaikum …..
    saya usia 40 th dan mpe sekarang lasih merindukan pernikahan, diwaktu usia saya dibawah 30 th dan diatas 20an saya 2 kali mengalami penolakan sewaktu ada yang serius dgn saya karena saya masih komitmen utk menyelesaikan kuliah adik2 saya hingga sarjana disamping saya tidak merasa srekk dgn mereka.
    Saat ini saya dah selesai dengan tanggungan jawab terhadap adik2 dan saya sangat meraa kesepian ….. semua jalan dah saya tempuh a.l. sholat malam, puasa sunah menambah akses pertemanan dan sekarang menyibukan diri dgn ambil S2 namun tak jua bisa menjawab kesepian ini untuk merasa dibutuhkan oleh keluarga ……
    mohon bantuannya dan terima kasih ……

  68. YY said

    Assalamualaikum Wr.Wb
    salam kenal mbak…. saya mhon jawabanya ya mbak..begini mbak saya seorang gadis berusia 23 tahun. paman saya menjodohkan saya dengan keponakan istrinya yang berusia 29 tahun. orangnya sangat religius, tanggung jawab, tampan, baik, dan mapan. akan tetapi, bolehkah jika saya menolak menikah dengaanya karena saya belum siap untuk menikah?

  69. NT said

    Assalamualaikum Wr.Wb
    saya seorang perempuan usia saya saat ini 27 tahun, saya sudah ingin menikah tetapi entah kenapa setiap saya berkanalan dengan laki2, selalu gagal titegah jalan…! semua jalan dah saya tempuh a.l. sholat malam, puasa sunah,saya ingin menanyakan bagaimana cara saya bertemu dengan jodoh yang baik dan setia karena sampai saat ini saya belum bertemu jodoh dan kadang saya iri melihat teman saya yang sudah menikah, punya pacar, saya takut sekali menjadi perawan tua, mohon beri petunjuk agar hati saya tidak gundah lagi?????////

  70. budi said

    saya sudah ingin membina rumh tangga yang sakinah mawadah warohmah ustad.tapi setiap saya merasakan cocok dengan lawan jenis saya selalu ditentang hanya karena masalah yang tidah ada ujung pangkalnya saya turuti walau harus menyakiti.tapi sekarang saya sudah berpacaran lagi selama 2 thn terjadi lagi hal yang sama. apakah saya salah bila mempertahankan hubungan saya sampai kami menikah…saya juga sudah berusaha menyadarkan orang tua saya apakah saya juga salah

  71. Giant said

    Assalamualaikum Wr.Wb
    saya laki sudah menikah thn 2005 dan dikaruani 1 anak, pada thn 2009 kami bercerai talaq 1, karena persoalan kecil yang dibesar2kan mertua saya. semenjak anak saya lahir dikuasai mertua, tdk boleh kami bawa sampai sekarang. yg jadi pertanyaan saya, sewaktu thn 2009 setelah jatuh talaq 1 dan masih dalam masa idah istri datang kesaya ngajak rujuk dan saya terima dgn ikhlas. Rujuk itu hanya terucap atau secara lisan antara saya dan istri saya tanpa ada saksi lain. saya mau tanya itu hukumnya bagaimana sah atau tidak, karena msh dalam masa idah.

    Sampai saat ini kami berhubungan tanpa sepengetahuan orang tuanya.

    Terima kasih atas jawabannya.
    Salam,

  72. leman said

    assalamualaikum wr. wb
    saya laki2 usia 32 yang mempunyai adik akhwat 29th, pngen sekali mencarikan jodoh buat adik semata wayang, tidak muluk2 dalam stiap doa stlh sholat dn ketika berbuka hnya pengen adiknya dipertemukan dengan seorang laki2 yang terbaek buat dia menurut alloh…apakah alloh segera mnjawab pertanyaanku…
    waalaikumslm wr. wb

  73. Tahari Ari said

    Assalammualaikum wr.wb.
    usia saya 28 tahun.telah menikah agustus 2009 dan cerai Juli 2010. Alhamdulillah hub yg hny 1 thn itu saya telah dikaruniai seorang nak laki2 yg lhr juni 2010. Demi Allah Yg Maha Tahu baik buruk hamba-hambanya. Setelah berpisah kehidupan saya dan keluarga justru lebih baik. walaupun ank sy tnp perhatian ayahnya sjk dlm kandungan hingga sekrng tapi sosok ayah ia dptkan dr kakeknya. hal itulh yg membuat sy tenang, tidak ingin menikah lagi dan sy bisa meneruskan cita2 sy tuk menuntut ilmu lg serta bs memberikan ksh syang lbh kepd anak sy.

    “Trauma menikah” krn sy hrs sll mengalah, sy hny mendptkn rasa skt fisik maupn mental. terlbh lg keegoisan laki-laki mbuat sy kehilngn shbt, tmn2.dan dipojokkn. disisi lain sbg tulgn pungg klrg ku putuskn untk tdk akan menikah lg krn akn bertmbh pula tanggung jwb sy.

    apkh kputsn sy itu trmsuk egois ? ataukh sy hrs menikah lg demi ms depan anak sy dan jg untk mencoba menghndari fitnah dan mencegah gangguan manusia lain. terlbh lg dng status sy.

    mohon saran dan jawabannya. Jazakillah Khoir.
    Wassalammualaikum wr.wb

  74. vhee said

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Saya Wanita yang sudah menikah pada 28 maret 2011,sampai saat ini suami say tidak pernah meafkahi atau memenuhi kebutuhan lahir batin saya…..kami tinggal terpisah,dan dia menjalani hubungan dengan wanita lain….rumah tangga kami ga pernah harmonis,sering bertengkar dia kasar,saya baru mengetahuinya,dan saya yang dengan perasaan kesal membalas perbuatannya,dengan menjalani hubungan dengaN pria lain ,pria itu sangat mencintai saya,dan berharap saya segera bercerai dan menikah dengannya,teringat sikap suami saya kepada saya,saya berpikir segera minta di ceraikan tapi suami saya itu tidak mau,sedangkan sikapnya tetap seperti itu,akhirnya kini saya hamil dengan pria yg mencintai saya itu,saya bingung bagaimana saya bisa menikah dengan pria itu??padahal saya telah hamil 2 mgu,saya tidak mungkin menikah dalam keadaan saya masih bersuami tapi sikap suami saya yang seperti itu,ga mungkin saya bertahan,tapi dia yang seperti itu tidak mau menceraikan saya saja,saya harus gimana sebaiknya???

  75. tity said

    asslmualaikuumm wr.wb,,,

    sy seorang gadis 20th, sama halnya dgn psngan sy 20th.
    kami berdua masih kuliah smster 5 di kmpus dan jurusan yg sama pula,,
    kami sudah punya niat utk menikah, ttapi belum punya pnghasilan,,,pdhal hbngan kami sdah brjlan slma 3,5 thun.
    kami ingin menikah, krna kami sngat dekat dan hmpir stiap hari bertmu,,
    banyak hal yg ditakutkan dalam hubungan yg semakin lama ini..

    yg ingin sy tanyakan :
    1. apa hukum nikah, jika sikonnya sprti kami ?
    2. jika hukumnya boleh2 saja, bagaimana cara meyakinkan ortu akan niat kami tsb ?
    3. apakah dlm islam diperbolehkan menikah jika lelaki masih muda dan belum berpenghasilan/msih kuliah ?
    4. jika keluarga dari kedua belah pihak sudah menyetujui untuk menikah, apakah dlm islam diperbolehkan wali nikah (ayah mempelai wanita) mengucapkan ijab kpda mempelai pria via telepon ? dalam hal ini wali/keluarga mempelai wanita tidak bisa hadir dalam akad nikah karena jarak yang memisahkan (kota yg berbeda, selain itu wali/kluarga mmpelai wanita tidak bisa berkunjung di kota t4 terselenggaranya nikah, disebabkan oleh hal2 lain yg menghalangi mreka untuk dtg k t4 trsebut).

    mohon sarannya ya,,,
    thx b4

    wassalam :D

  76. Assalamualaikum Wr.Wb

    salam kenal nama saya deni cadeni,mengijak usiaku yg ke 30th saya ingin sekali menjalankan sunah rasulullah saw untuk mnyempurnakan ibdahku yaitu menikah,tpi knapa smpe sa’at ini aq blom mndapatkn jdoh?terus terang sja sya orang cacat fisik,yg sya tnyakn apakah sya slaku orng cacat pantas untk jdoh?adakah wanita yg mw menerima saya apa ada nya?

  77. Sa'ad Al Anshori said

    assalamu’alaikum….
    sebelumnya nama saya saad al anshori, saya tinggal di kudus…
    saya minta tolong saranya,…
    aku sudah berhubungan lama cukup lama dengan pacar kurang lebih udah 6 tahun aku pacaran, tetapi baru” ini trnyata orang tuaQ tidak merestui hubunganQ dengan pacarQ,……kataorang tuaQ dia gk sederajat dengan keluargaQ. tapi Q sudah janji akan selalu setia kepadanya, aku tak bisa hidup tanpa dia, dan diapun tak bisa hidup tanpaQ…….
    pertanyaan…

    1. Apa yang Harus Aku lakukan?
    2. bukankah derajat manusia itu sama?

    terima kasih…….
    wassalamu’alaikum

  78. boy lnt said

    mba tanks y to sulusi nya….
    stlah saya \mmbaca ktrangan dri mba saya sekarang faham tntang arti sbuah prnikahan mba…

  79. mesut oezil said

    halo mbak kenalkan nama saya ozil saya sudah menikah sekitar satu tahun akan tetapi saya masih belum bekerja dan mempunyai tempat tinggal sendiri sementara istri saya tidak betah tinggal dengan saya di rumah dan saya pun malas tinggal d rumahnya apakah kami harus berpisah ?

  80. Ticka said

    hallo mbak.. saya ticka, saya baru saja menikah 2 minggu yang lalu, baru sy ketahui bahwa suami saya masih saja menjalin hubungan/komunikasi dengan mantan kekasihnya (mrk berpacaran 4 tahun) sedangkan kami melalui proses taaruf kenal 3 minggu langsung menikah. saat saya tanyakan dia berkata jujur bahwa ada perasaan cemas karena menyesal dan tak tega kepada mantan kekasihnya karena suami sy telah meninggalkannya tanpa kesalahan yang dia lakukan.
    Hati saya hancur,, rasa cemburu dan kecewa, kadang ia memanggil saya dengan sebutan “dek” padahal panggilan sayang saya “yang”… pernikahan yang saya impikan didalamnya masih saja ada bara dalam sekam. Bagaimana menyikapi hal ini ?? bantu saya… alasan suami saya dia tetap milik saya tapi ia butuh waktu karena tidak mudah melupakan mantan kekasihnya..

  81. fani said

    Assalaamu’alaikum wr.wb.

    Nama sy Fani AR. Saya sudah pernah beberapA X pcran, n smpat2 cinta bgt ama pcr sya. Tp krn LDR sy ngrsa ksepian, n btuh tman bwat ngbrol,smua kgiatan yg mmbuat sy sbuk sdh sy coba.tp sy msh aja dpt prasaan galau.. Yg alAy. N smpe akhrnya sy. Coba. Utk lbh mndkatkan diri kpd Allah SWT.dnga cra rutin bca Al-quran, n sholat n sunah yg lain, melakukan smua itu mmbuat sy tenang,n sy mngambil keputusan. Utk putus ama cow sya. Dengan niat g’. Mw pcran lg. Niat itu sungguh krna Allah SWT. Yg mw sy tanyain. Apa. Mungkin ada orang. Yg mw menikah dngan sy tanpa proses pcran di zman skrang ne? Trimakasih.

  82. Assalamualaikum wr.wb..
    Mba sya punya curhatan
    ada hal yang ingin saya tanyakan dngan rekan2 disini yg mngerti hukum islam..
    saya brusia 26th.. saya sudah mnjalin hubungan ta’aruf dng seorang pria slama 5thn.. pria ini sudah saya cintai n ingin mnikahi saya.. pria ini baik, soleh n bertanggung jwb..namun yg menjadi halangan adalah restu dari ayah saya yg tak kunjung diberikan.. alasan ortu saya adalah pria yg saya cintai tidak selevel dengan saya, pendidikannya rendah jauh dbawah saya, n yg terlebih lagi ayah saya malu apabila punya menantu yg titelnya lebih rendah dari saya dan beliau.. ktika saya bradu argumen dngab beliau, bliau lebih memilih saya jd prawan tua drpd mnikah dngan pria pilihan sy tersebut..sebagai anak apa yg harus sya lakukan?? apa kah saya harus mngakhiri smuanya?. bukankah Allah memandang smua manusia sama? yg membedakannya hanya amal n akhlaknya?. bgaimana hukumnya apabila saya mnikah tanpa restu ayah saya? apakah saya harus mematuhi printah ayah saya itu? ayah saya tidak pernah solat, n saya tau beliau tidak punya ilmu agama yg baik.. apa saya ttp harus mnuruti keinginannya agar tidak d cap sbgai ank durhaka? tolong mba bisa memberikan solusi untuk saya.. trimakasih…

  83. ASS…maaf mba aku mau bertanya tentang hukum megagal kan
    pernikahan! sy dan orang tua saya sudah melamar seorang gadis untuk menjadi kan sebagai isteri sy dan akhir nya dia hamil dulu dgn orang laen apa kah sy tetep pantas menikah kab gadis tersebut apa sy gagal kan menikah dengan gadis tersebut dan apa sy bisa di tuntut secara hukum oleh pihak orang tua gadis tersebut karna megagal kan pernikahan sy dengan gadis tersebut! terima kasih mba sy tggu jawaban nya

  84. dedi wahyudi said

    Pagi ibu.
    Saya ingin bertanya sesuatu kepada anda.
    Saya mempunyai seorang pacar,sekarang hubungan kami sudah berjalan aelama 2 tahun,tetapi entah mengapa orang tua pacar saya tersebut selalu mendesak saya supaya saya menikah dengan anaknya.padahal saya sendiri aja masih berumur 22 tahun bagaimana cara menolaknya dengan baik .
    Terima kasih.

  85. rinari said

    Assalammualaikum….., setelah membaca kisah berbagaigai permasalahan diatas, saya memberanijan diri sharing mengenai masalah yang tengah terjadi sekarang dengan saya, saya wanita single usia 41 tahun, bertemu dengan laki laki beda negara, saat kami umroh. Dimana ternyata kami saling berdoa untuk mendapatkan jodoh. Statusnya duda beranak 3 dan prnah bercerai 2 kali dan dia seorang muallaf dimana hanya dia sendiri yang islam dikeluarganya. Dengan waktu yang sama setelah umroh…ada laki laki lain juga yang menyatakan cintanya pada saya, yaitu seorang ustad…tapi dari kedua laki laki ini, saya memilih dekat dengan laki laki yang pertama berstayus duda 3 anak. Dia sudah berniat melamar saya, tapi yang menjadi masalah adalah dia belum mengetahui usia saya yang sebenarnya, kami beda 6 tahun. Dia 35 tahun dan saya 41 tahun. Pasti banyak pertanyaan kenapa sampai dia mau berbiat melamar saya…dia tidak tau usia saya. Sebenernya dia open minded dengan kisah dirinya. Sewaktu di mekah dia sudah menanyakan usia saya..,tapi saat itu saya merasa tidak nyaman seorang asing yang baru saya kenal bertanya umur, kahirnya saya suruh dia menerka umur saya…dan saat itu dia menerka umur saya dibawah dia 32 tahun. Saat saya itu saya ingin berkata jujur tapi keburu ustad rombongan umroh kami datang dan berpisahlah kami hingga saatnya kamu pulang ke negara mading masing masalah umur dia belum tau. Singkat cerita……….akhirnya kamimkomunikadi lewat chat di wa dan sesekali dia telp saya. Hari demi hari komujikadi kami statusnya pacaran meski lewat chat di wa. Yang menjadi rasa bersalah saya adalah….tidak jujur dengan dia masalah umur, dan kok saya jadi takut kehilanfan dia ya….bila saya berkata jujur masalah perbedaan umur saya 6 tahun lebih tua dari dia. Bagaimana ya….seharusnya saya lakukan, dan bagaimana menghilangkan rasa yang sudah terlanjur suka dengan dia, apabila dia menghilang dengan alasan perbedaan umur ini. Makasih sebelumnya.

  86. Irman said

    Assalammualikum wr, wb…. Mba sy mau bertanya dan hukumnya apa didalam agama islam jika seorang wanita yg sudah menikah/bersuami mencomblangi seorang duda terhadp teman wanitanya, tanpa sepengetahuan suaminya. Sblmnya trimaksh mba… Sy tunggu jawabannya yah… Wassalamualaikum wr,wb…

  87. Eva said

    ass…. saya eva di Palembang. saya lagi punya hubungan dg seorang pria, tetapi setiap saya menanyakan status hubungan atau kelanjutan hubungan ini si Doi marah. Bagaimana saya menyikapinya saya bingung. Saya mohon bantuan dari mbak bgmn hubungan kami ini. terimakasih sebelumnya.

  88. hamba allah said

    Assalamualaikum, maaf saya tidak menyebutkan nama saya, yang pasti saya wanita berusia 19tahun yang belum menikah, kerja dan kuliah.. Jujur saya memang memiliki kekasih (pacar, 21 tahun) tapi dengan pria ini saya merasa berbeda saya merasa serius, dan saya merasa dia mampu menjadikan saya wanita sholehah (istri sholehah kelak), kami mempunyai sebuah harapan, bahwa kami dapat menikah siri. Alasan dari kami untuk menikah siri adalah supaya kami terhindar dari perbuatan-perbuatan yang menjerumuskan kami dalam perzinaan, namun fikiran lain kami tentang pernikahan dini yakni syarat-syarat atau perjanjian, ketika kami menikah siri, kami tetap tinggal dirumah orang tua kami masing-masing, kami tidak akan beruhubungan suami isteri hingga pernikahan secara negara (sah), pernikahan secara negara akan kami lakukan 4-5tahun ini. Karna kami masih sama-sama kerja dan kuliah (belum lulus). Namun, yag menjadi permasalahan besar kami untuk menikah adalah keluarga (terutama keluarga saya). Keluarga saya menginginkan saya kelak menikah dengan pria yang sudah mapan (tidak kurang ekonominya) dan lain-lain alasan, terutama masalah usia. memang saya akui keluarga saya masih kurang soal agamanya.
    pertanyaan saya :

    1. Apakah yang harus kami lakukan untuk meyakinkan keluarga kami (terutama keluarga saya) bahwasannya agama lebih penting dari pada harta dan duniawi?

    2. Salah atau benarkah apa yang kami rencanakan jika pernikahan siri tersebut terjadi (dengan syarat dan perjanjian)?

    terima kasih atas waktu dan jawabannya.

    wassalamualaikum.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 983 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: