Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Arsip untuk Agustus, 2007

Memutuskan Pertunangan Atau Menunggu 2 Tahun?

Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 7 Agustus 2007

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum wr wb.

Pak Farid yang baik, sebelumnya saya minta maaf atas ‘kelancangan’ saya, mengirim personal massage. Setelah browsing home page bapak, saya rasa bapak bisa memberi saran atas persoalan yang tengah saya hadapi. Mohon bantuannya…. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Pergaulan Pria-Wanita, Pernikahan dan Seks | 3 Komentar »

MEMBATALKAN “BAIAH” (QASAM)

Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 2 Agustus 2007

Tanya : Saya seorang mahasiswi tinggal di Sukabumi. Dulu saya pernah bergabung dengan sebuah gerakan perjuangan yang telah meyakini bahwa Khilafah ‘ala Minhajin Nubuwwah telah tegak sejak tahun 1953. kedua orang tua saya tergabung dalam kelompok tersebut. Akhirnya tahun 2004 saya pun berbai’ah dan tergabung dalam kelompok tersebut. Setelah menginjak kelas 2 SMA saya bertemu dan berdiskusi dengan seseorang yang meyakinkan saya bahwa khalifah itu sesungguhnya belum ada. Di SMA saya berada pada kegamangan, sampai pada suatu saat saya benar-benar yaqin atas apa yang disampaikan sahabat saya itu, dengan berbagai dalil dan fakta yang sangat tidak bisa dibantah. Ustadz, saat ini saya tengah mengikuti kajian Islam tempat sahabat saya itu mengkaji. Saya sangat ingin untuk benar-benar menjadi anggota di sini. Namun saya masih dihantui oleh bai’ah yang telah saya ikrarkan dulu. Ustadz, apa hukum bai’ah tersebut dalam kedudukan syara’? Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menghapus bai’ah itu? Apakah ketika saya bergabung dengan gerakan perjuangan yang lain yang lebih shahih, berarti saya juga menghianati janji saya kepada Allah karena bai’ah itu? Saya sangat menantikan jawaban dari Ustadz , berharap setelah konsutasi ini saya akan benar-benar mantap untuk bergabung dengan gerakan Islam yang lebih shahih itu. (X, Sukabumi) Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Umum | 1 Komentar »

MEMBAIAH KHALIFAH TANPA PENERAPAN SYARIAH

Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 2 Agustus 2007

Tanya : Teman dialog saya pernah menyampaikan bahwasannya dia mengaku sudah membai’at atau memiliki khalifah. Meskipun, ketika saya tanya, mana wilayahnya, militer, dsb. Dia menjawab belum ada dan lagi diusahakan. Karena menurut dia, yang penting adalah membai’at atau mengangkat khalifah dulu, soal perangkatnya (wilayah, militer, dll) menyusul. Jika harus nunggu militer dan wilayah dulu ada, maka akan terlalu lama. Keburu nanti jika mati, maka matinya terkategori mati jahiliyyah. Jadi angkat dulu khalifah meskipun belum ideal (bisa dikatakan khalifah darurat). Menurut dia lagi, pemahaman di atas berangkat dari hadits rasul SAW “Barang siapa yang mati dalam kondisi tidak berba’iat kepada khalifah maka matinya mati jahiliyyah”. Pertanyaan saya : 1. Benarkah pemahaman teman dialog saya tadi diatas, yang penting “person khalifah” dulu, bukan “wilayah atau kekuasaan” ? 2. Bagaimana penjelasan soal hadits yang dijadikan dalil oleh teman dialog saya tadi ? Mohon ustad berkenan untuk menjawabnya (Amin, Purbalingga) Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Politik | 1 Komentar »