Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Jilbab Tidak Sama dengan Kerudung

Posted by Farid Ma'ruf pada 7 Juli 2009

Tanya :

Ustadz, apa bedanya jilbab dan kerudung?

Jawab :

Memang dalam pembicaraan sehari-hari umumnya masyarakat menganggap jilbab sama dengan kerudung. Anggapan ini kurang tepat. Jilbab tak sama dengan kerudung. Jilbab adalah busana bagian bawah (al-libas al-adna) berupa jubah, yaitu baju longgar terusan yang dipakai di atas baju rumahan (semisal daster). Sedang kerudung merupakan busana bagian atas (al-libas al-a’la) yaitu penutup kepala. (Rawwas Qal’ah Jie, Mu’jam Lughah Al-Fuqaha`, hal. 124 & 151; Ibrahim Anis dkk, Al-Mu’jam Al-Wasith, 2/279 & 529).

Jilbab dan kerudung merupakan kewajiban atas perempuan muslimah yang ditunjukkan oleh dua ayat Al-Qur`an yang berbeda. Kewajiban jilbab dasarnya surah Al-Ahzab ayat 59, sedang kewajiban kerudung (khimar) dasarnya adalah surah An-Nur ayat 31.

Mengenai jilbab, Allah SWT berfirman (artinya),”Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min,’Hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ (QS Al-Ahzab : 59). Dalam ayat ini terdapat kata jalabib yang merupakan bentuk jamak (plural) dari kata jilbab. Memang para mufassir berbeda pendapat mengenai arti jilbab ini. Imam Syaukani dalam Fathul Qadir (6/79), misalnya, menjelaskan beberapa penafsiran tentang jilbab. Imam Syaukani sendiri berpendapat jilbab adalah baju yang lebih besar daripada kerudung, dengan mengutip pendapat Al-Jauhari pengarang kamus Ash-Shihaah, bahwa jilbab adalah baju panjang dan longgar (milhafah). Ada yang berpendapat jilbab adalah semacam cadar (al-qinaa’), atau baju yang menutupi seluruh tubuh perempuan (ats-tsaub alladzi yasturu jami’a badan al-mar`ah). Menurut Imam Qurthubi dalam Tafsir Al-Qurthubi (14/243), dari berbagai pendapat tersebut, yang sahih adalah pendapat terakhir, yakni jilbab adalah baju yang menutupi seluruh tubuh perempuan.

Walhasil, jilbab itu bukanlah kerudung, melainkan baju panjang dan longgar (milhafah) atau baju kurung (mula`ah) yang dipakai menutupi seluruh tubuh di atas baju rumahan. Jilbab wajib diulurkan sampai bawah (bukan baju potongan), sebab hanya dengan cara inilah dapat diamalkan firman Allah (artinya) “mengulurkan jilbab-jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Dengan baju potongan, berarti jilbab hanya menutupi sebagian tubuh, bukan seluruh tubuh. (Taqiyuddin An-Nabhani, An-Nizham al-Ijtima’i fil Islam, hal. 45-46).

Jilbab ini merupakan busana yang wajib dipakai dalam kehidupan umum, seperti di jalan atau pasar. Adapun dalam kehidupan khusus, seperti dalam rumah, jilbab tidaklah wajib. Yang wajib adalah perempuan itu menutup auratnya, yaitu seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, kecuali kepada suami atau para mahramnya (lihat QS An-Nur : 31).

Sedangkan kerudung, yang bahasa Arabnya adalah khimar, Allah SWT berfirman (artinya),”…Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya…” (QS An-Nur : 31). Dalam ayat ini, terdapat kata khumur, yang merupakan bentuk jamak (plural) dari khimaar. Arti khimaar adalah kerudung, yaitu apa-apa yang dapat menutupi kepala (maa yughaththa bihi ar-ra`su). (Tafsir Ath-Thabari, 19/159; Ibnu Katsir, 6/46; Ibnul ‘Arabi, Ahkamul Qur`an, 6/65 ).

Kesimpulannya, jilbab bukanlah kerudung, melainkan baju jubah bagi perempuan yang wajib dipakai dalam kehidupan publik. Karena itu, anggapan bahwa jilbab sama dengan kerudung merupakan salah kaprah yang seharusnya diluruskan. Wallahu a’lam.

Jakarta, 6 Juli 2009

Muhammad Shiddiq al-Jawi

Tulisan terkait :

1. Jilbab dan Khimar, Busanah Muslimah dalam Kehidupan Sehari-Hari

2. Hukum Wanita Muslimah Menampakkan Auratnya di Depan Wanita Kafir

3. Berpakaian Sesuai Syariat Islam

4. Kerudung Wajib Diulurkan Ke Atas Dada, Tidak Boleh Diikat Ke Belakang atau Dimasukkan Ke Dalam Baju

5. Bekerja Menjual Pakaian Seksi

About these ads

9 Tanggapan to “Jilbab Tidak Sama dengan Kerudung”

  1. masih banyak yang menyangka jilbab adalah penutup kepala bagi para wanita sehingga menyamakan jilbab dengan kerudung.

  2. mumukenz said

    assalammu’alaikum,
    alhamdulillah akhirnya saya telah mendapat wajaban yg benar dengan membaca artikel2 ini. selama ini saya cari-cari .. Allahu akbar .. Subhanallah .. Alhamdulillah .. InsyAllah saya akan menjalaninya tanpa ragu2 lagi & pastinya dengan hati yang ikhlas & insyAllah Allah selalu meridhoi & meringankan langkah ku & memudahkan segala urusan ku .. amin 99999999999999999999999x .. thx a lot saudara2 ku .. wassalam

  3. isyrak said

    tQ.. jazakallah..

  4. hmm artikel yang menarik .sangat membantu…keep update yaa…ikut memantau …salam

  5. Af'ilham said

    mungkin bisa diberi tambahan lg tntang wanita yg menutupi aurat.y dgn jilbab itu layak.y seorang ratu yg tinggi derajat.y dan sngt terhormat dan trjaga kehormatanya. . .agar bnyak para kaum hawa yg ingn memakai jilbab tsbt. . .trimakasih

  6. [...] : http://konsultasi.wordpress.com/2009/07/07/jilbab-tidak-sama-dengan-kerudung/#more-522 Share this:TwitterFacebookLagiPrint & PDFLike this:SukaBe the first to like this [...]

  7. [...] : http://konsultasi.wordpress.com/2009/07/07/jilbab-tidak-sama-dengan-kerudung/ Share this:TwitterFacebookLagiPrint & PDFLike this:SukaBe the first to like this [...]

  8. pengin nanya apakah wanita itu harus bercadar.dan bagaimana dengan wanita pada zaman nabi Muhamad,saw

  9. cowok ganas said

    DAN HENDAKLAH MEREKA MENGULURKN JILBABNYA KE SELURUH TUBUH MEREKA ……APAKAH KEPALA BUKAN TERMASUK TUBUH WANITA.? YANG BENAR MENURUT IMAM QURTHUBI INSYA ALLOH JILBAB ADALAH KAIN YANG DIJULURKAN DR ATAS KEPALA SAMPAI KE KAKI….JADI KHIMAR DI PAKAI DIBALIK JILBAB BERSAMA BAJU RUMAH. LIHAT JUGA PENDAPAT SYAIKH BIN BAZ….LEBIH BAIK MEMILIH PENDAPAT YG LEBIH SELAMAT DR PADA SENGSARA DI AKHIRAT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 953 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: