Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Hukum Menonton Film Porno

Posted by Farid Ma'ruf pada 4 Juli 2010

Tanya :

Ustadz, apa hukumnya nonton film/video porno?

Jawab :

Film porno adalah gambar bergerak yang bertujuan untuk membangkitkan nafsu seksual penontonnya yang umumnya menampilkan adegan aktivitas seksual. Film porno secara umum dibagi dua kategori, softcore dan hardcore. Softcore adalah yang tidak menampilkan adegan seksual secara vulgar (misal penetrasi), sedang hardcore menampilkan secara vulgar. Film porno dijualbelikan dan disewakan dalam bentuk DVD, dipertunjukkan lewat internet, atau saluran TV khusus, layanan bayar tiap nonton (pay-per-view) lewat kabel dan satelit, juga lewat bioskop dewasa. (en.wikipedia.org).

Menurut Syaikh ‘Atha` Abu Rusytah, menonton film porno hukumnya haram, meski itu hanya gambar dan bukan kenyataan yang sebenarnya. Dalilnya kaidah fiqih : al-wasilah ila al-haram (Segala sarana yang mengakibatkan keharaman, hukumnya haram). Menurut beliau, pengamalan kaidah ini tidak mensyaratkan sarana itu akan mengakibatkan keharaman secara pasti, tapi cukup ada dugaan kuat (ghalabatuzh zhann) sarana itu akan mengakibatkan keharaman. Pada umumnya, film porno akan mendorong penontonnya melakukan keharaman, semisal zina. Maka kaidah fiqih tersebut dapat diberlakukan untuk kasus ini sehingga hukum menonton film porno adalah haram. (Ajwibah As`ilah, 10/10/2006).

Syaikh Ziyad Ghazzal juga menegaskan keharaman menonton film porno dalam kitabnya Masyru’ Qanun Wasa`il al-I’lam, hal. 75. Dalilnya sabda Rasulullah SAW,”Kedua mata dapat berzina, dan zina keduanya adalah melihat. Kedua telinga dapat berzina, dan zina keduanya adalah mendengar. Lidah zinanya dengan bicara. Tangan zinanya dengan menyentuh. Kaki zinanya dengan melangkah. Hati zinanya dengan berhasrat dan menginginkan. Dan kemaluan akan membenarkan atau mendustakannya.” (HR Muslim).

Syaikh Ziyad Ghazzal menjelaskan wajhul istidlal (cara penarikan kesimpulan hukum) dari hadis tersebut sebagai berikut. Kalau zina telinga yang diharamkan itu dengan mendengarkan cerita tentang zina, maka lebih-lebih lagi kalau melihat gambar orang berzina. Karena melihat gambar orang berzina lebih jelas dan lebih besar pengaruhnya ke dalam jiwa daripada sekedar mendengar cerita zina. Maka melihat film porno hukumnya haram. (Ziyad Ghazzal, Masyru’ Qanun Wasa`il al-I’lam, hal. 76).

Dikecualikan dari keharaman ini, pihak-pihak yang mempunyai keperluan syar’i (hajat syar’iyah), yaitu keperluan yang dibenarkan hukum syariah. Misalnya, polisi (syurthah), atau hakim (qadhi) yang akan menjatuhkan hukuman untuk pelaku suatu film porno. Dalam kondisi seperti ini, boleh hukumnya pihak-pihak tersebut melihat film porno dalam rangka pemeriksaan.

Dalilnya adalah hadis dan Ijma’ Shahabat. Diriwayatkan ketika Nabi SAW mengangkat Sa’ad bin Muadz sebagai hakim untuk menghukum mati kaum lelaki Yahudi Bani Quraizhah, Sa’ad telah membuka sarung mereka untuk mengetahui mereka sudah dewasa atau belum. (HR Al-Hakim dan Ibnu Hibban). Pada zaman Khalifah Utsman, seorang lelaki pencuri tertangkap. Khalifah Utsman memerintahkan para sahabat untuk melihat aurat di balik kain sarungnya. Ternyata rambut kemaluan pencuri itu belum tumbuh sehingga dia tak jadi dipotong tangannya. (HR Baihaqi). Hal ini diketahui para shahabat dan tak ada yang mengingkarinya sehingga terwujudlah Ijma’ Shababat. (Taqiyuddin an-Nabhani, an-Nizham al-Ijtima’i fi al-Islam, hal. 40).

Dalil-dalil ini membolehkan melihat aurat jika ada keperluan yang dibenarkan syariah. Kalau melihat aurat dibenarkan, maka melihat gambar aurat seperti film porno juga diperbolehkan, jika ada keperluan yang dibenarkan syariah, seperti pemeriksaan oleh hakim. Wallahu a’lam [ ]

Yogyakarta, 25 Juni 2010

Muhammad Shiddiq al-Jawi

shiddiq_aljawi@hizbut-tahrir.or.id

Tulisan Terkait :

About these ads

31 Tanggapan to “Hukum Menonton Film Porno”

  1. […] full post on Konsultasi IslamTulisan TerkaitMay 23, 2010 — Hukum Donor Mata Categories: […]

  2. […] under: Pernikahan dan Seks Tagged: porno Konsultasi Islam Categories: […]

  3. maria said

    oooh begitu!! lalu kalau suami istri nonton film blue, haram juga g? Tapi kita mending hati2 dan menghindari hal itu. lebih baik berfantasi sendiri buat para suami istri.

  4. Jabon said

    wah semuanya serba kontroversial ya ….

  5. arwin said

    sy mo brtanya mohon penjelasannya, ketika kita mau melakukan hubungan intim dengan istri yg sah dan cara satu-satunya untuk membangkitkan gairah yaitu dengan menonton film xxx apakah itu termasuk haram?? terimakasih

  6. ulum said

    askums…..
    Saya mau tanya, apa kalo kita nonton film porno kita di wajib kan mandi junub?

    Jawab :
    1. Nonton film porno hukumnya haram :

    http://konsultasi.wordpress.com/2010/07/04/hukum-menonton-film-porno/

    http://konsultasi.wordpress.com/2009/12/03/menonton-film-di-bioskop-dan-menonton-film-panas-porno/

    2. Jk sampai keluar mani, wajib mandi wajib. Tp tetap tdk menggugurkan dosa sebelumnya.

  7. info bagus… thanks…

  8. nurdin said

    Assmlakm
    Ust .sy mau tanya,klu suami istri sebelum hubungan,untuk menambah rangsangan terus nonton film porno dulu, apa itu jga haram???
    mohon jawabanya,terimakasih

  9. Assalamu’alaikum, ustad, ada pertanyaan seperti ini: kalo hukumnya onani/masturbasi bagaimana? saya bingung, haramkah atau diperbolehkan jika terdesak saat kbutuhan biologis tidak terpenuhi (hal ini sdh menjadi rahasia umum dikalangan pemuda). kiat apa yg bisa dilakukan untuk mengatasi ketergantungan?
    Jazzakallah ustad.

    • Hakim said

      Waalaikumsalam wr wb.
      Itulah mengapa dulu Rasulullah saw menyarankan para pemuda untuk menikah bila telah akhil balig, agar tidak terjadi hal seperti itu :)

      • Dirahasiakan said

        menikah belum siap mental dan keuang belum mampu buat nikah, tapi kok susah sebanget-bangetnya buat menahan hasrat seksual kalo punya libido yang sangat besar, dari pada jatohnya raping(perkosaan) ane tangkis pake nonton porno…. gitu boleh ga?

      • salim said

        berpuasalah(puasa sunah) … insya allah semua ada jalanya

  10. idhalifia said

    Assalamualaikum, pertanyaan saya jika seseorang sudah menjalankan sholat 5 waktu,mengaji & sholat2 sunnat lainnya namun masih suka nonton film porno apakah sia2 amal ibadah yg dia kerjakan selama ini?

    • salim said

      Walaikum salam, setiap amal kebaikan walapun sekecil biji buah zahara maka allah akan membalasnya dengan kebaikan(pahala) begitu sebaliknya….
      catatan
      1. apabila manusia melakukan dosa maka amalanya tidak akan terhapus tapi apabila manuisa melakukan amalan kebaikan dengan bertobat dengan allah maka insya allah dosa kita akan terhapuskan … baca al quran dan al hadis insya allah semua ada jawabnya …

  11. Ya Ustadz,.
    Mohon diberikan pencerahan pertanyaan dari payrollextream ??

  12. hardiantithestars said

    assalamualaikum jadi film porno di larang karena takut orang yg menonton mengikuti ataukah memang di larang?

    • salim said

      di haramkan ,Syaikh Ziyad Ghazzal juga menegaskan keharaman menonton film porno dalam kitabnya Masyru’ Qanun Wasa`il al-I’lam, hal. 75. Dalilnya sabda Rasulullah SAW,”Kedua mata dapat berzina, dan zina keduanya adalah melihat. Kedua telinga dapat berzina, dan zina keduanya adalah mendengar. Lidah zinanya dengan bicara. Tangan zinanya dengan menyentuh. Kaki zinanya dengan melangkah. Hati zinanya dengan berhasrat dan menginginkan. Dan kemaluan akan membenarkan atau mendustakannya.” (HR Muslim).

  13. mustakim said

    Assalamu’alaikum ustad…klo suami istri yg nonton film porno dgn tujuan utk merangsang atau apapun itu..hukumya gmn ustad?mks

    mhon di bals

  14. VENDRA said

    Jelas dosa. krn berdampak buruk. bkin pikiran ngeres. kalau liat cewek cntik dkit aja langsung ereksi. langsung berfantasi sex.

  15. muhammadzeindy@ymail.com said

    ASlmkm..
    Sya mw nyak nie pak ustadz,, sy mohon di jawab,,
    kalau seorang suka nonton film porno,,, tapi ia tidak terpengaruh dengan hal itu, atau dia tidak beronani karna nonton itu, ,, itu bagaimana pak ustadz ,, boleh kah?

  16. hukumislam said

    Dalam islam, semua sudah ada hukumnya.. dan semua sudah diatur agar manusia tidak ada yang terjerumus, karena al qur’an adalah panduan dan pedoman hidup. Yang tidak mentaatinya sudah pasti ada ganjarannya.

  17. Nur alim said

    Asalamualaikum ustd ma,af sya mu nanyak sya dulu sering onani tpi sekarg sya sudah tobat gk, akan onani lagi tpi aku punya penyakit ejakulasi dini sedangkan sya udah mu nikah apakah aku haruz kasi tau pda calon istri
    Dan apakah penyakit sya bisa sembuh lagi ustad mohon di jawab ustd trimakasih

  18. klau pn0n,tonya g didorong nafsu apa,kah msih haram pak uztad?

  19. agas said

    Kalo lagi puasa batal tidak?

  20. pak ustad,klosudah dibilangi berkali2 tetap nonton juga,tetapi dia cuma melihat ciumannya,auratnya tidak.itu hukumnya apa pak ustad?

  21. 133@yan said

    munafik kalian

  22. 133@yan said

    gak usah munafik kalian ya

  23. manusia said

    133@yan, kamu terlihat tolol dengan komentarmu.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 989 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: