Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Melupakan Masa Lalu

Posted by Farid Ma'ruf pada 3 Februari 2013

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Ibu Pengasuh Rubrik Konsultasi Keluarga yang saya hormati, saya hanya ingin bertanya dan mencari solusi hidup yang baik. Saya memiliki masa lalu yang buruk. Kalau saya ingat dengan masalah saya yang dulu-dulu rasanya putus asa. Kalau rasa penyesalan itu datang terkadang saya sampai menyakiti diri saya sendiri. Bagaimana cara  melupakan masa lalu agar saya bisa hidup lebih baik.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

AT

Sumut

Jawaban :

Wa’alaikumsalam Wr.Wb.

AT yang baik,

Masa lalu merupakan lembaran kehidupan yang sejatinya sudah berakhir. Hanya saja terkadang memang sulit untuk dilupakan. Sebagian dari kita bisa jadi memiliki masa lalu yang buruk. Memikirkan masa lalu yang buruk berkepanjangan, akan berdampak buruk pada diri kita sendiri. Kita akan semakin jauh berpikir ke dalam dunia masa lalu, yang terkadang akan membuat diri kita tertekan dan takut untuk bergerak lebih menuju masa depan. Jika itu masa lalu yang buruk maka semestinya dilupakan, diambil pelajaran, dan hikmahnya. Berusahalah untuk memperbaikinya dan jangan sampai terulang kembali.

AT  yang baik,

Keputusasaan akan mendatangkan kesia-siaan, bukan perubahan ke arah yang lebih baik. Orang yang putus asa biasanya tidak akan berbuat apa-apa. Putus asa dalam menjalani kehidupan ini tidak dibenarkan dalam ajaran Islam. Kita mesti selalu optimis dengan apa yang kita hadapi. Seorang mukmin semestinya memiliki sikap seperti yang digambarkan Rasulullah SAW dalam sabdanya:

“Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin ini, bahwa urusannya itu semuanya ada kebaikannya, dan yang demikian itu tidak dimiliki oleh siapapun kecuali orang mukmin, yaitu jika ia mendapatkan kegembiraan, ia bersyukur dan itu adalah suatu kebaikan baginya; dan jika mendapatkan musibah ia sabar dan itu pun satu kebaikan baginya”. (HR. Muslim)

 

AT yang baik,

Untuk melupakan masa lalu, cobalah jangan  banyak berpikir ke belakang. Sesekali teringat mungkin saja, tapi jangan kemudian dipikirkan terlampau dalam, karena akan membuat Anda hanyut sehingga masa lalu yang buruk akan teringat kembali. Masa lalu dapat bermanfaat apabila kita dapat mengambil pelajaran. Hadapi saja, dan jangan pernah takut karena sesuatu yang buruk telah meninggalkan bekas yang begitu dalam pada diri Anda. Ketakutan hanya akan mengurung Anda dalam trauma berkepanjangan, dan akan membuat Anda pesimis dalam memandang dan menjalani hidup. Masa depan adalah masa yang akan Anda lewati. Yakin dan berharap disertai doa. Syukuri segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT, dan terus berdoa agar diberikan kekuatan, kesabaran dan keberkahan dalam menjalani kehidupan ini.

AT yang baik,

Berprasangka baiklah pada Allah SWT. Allah sudah berjanji bahwa Dia tidak akan memberi cobaan di luar batas kemampuan hamba-Nya. Jika Dia menguji kita, maka itu artinya Dia masih sayang kita. Apa yang menurut kita baik belum tentu menurut pandangan-Nya baik, begitu pula sebaliknya. Selain itu, semakin mendekatlah pada Allah.  Salah satu cara untuk lebih mendekatkan diri pada Allah adalah dengan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah. Misalnya dengan melakukan shalat tahajud setiap malam. Pada saat itu Anda akan merasa sangat dekat dengan Allah. Dalam suasana sepi dan tenang Anda dapat mengungkapkan segala keinginan serta perasaannya pada Allah SWT. Saat itu juga merupakan waktu yang baik untuk memohon pada Allah SWT

“Tak  henti-hentinya seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan perbuatan sunnah-sunnah nafilah, hingga Aku mencintainya. (HR. Bukhari)

“Jika seorang hamba bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Ku sejengkal, Aku mendekatinya sehasta. Jika ia mendekatiku sehasta, Aku mendekatinya sedepa. Jika ia datang kepadaku dengan berjalan, Aku mendekatinya dengan berlari”. (HR. Bukhari).

Sumber : Tabloid Media Umat edisi 97, Februari 2013

About these ads

5 Tanggapan to “Melupakan Masa Lalu”

  1. Ferdi said

    Assalamualaikum, saya minta tolong untuk dijawab dan beri saya solusi.. Saya pacaran dg dia sudah 1tahun5bln kami sangat menyayangi dan mencintai dan keluarga kami sudah sangat dekat dia pun benar tulus syg dan cinta kpada ku, aku pun demikian slama aku pacaran dg dia aku tdk pernah sama skali dkat dg cewe lain bhkan sms cwe lain aku tdk pernah karena ak bnar” tulus menyayangi nyaa, dia pun sudh sangat dekat pada keluarga ku begitu juga aku, tapi dia sering skali menanyakan kpada ku sblm brpcaran dg nya apa aku prnah mlakukan hubungan intim dg mantan ku tapi ak jwb tdk, tapi dia menanyakan hal itu sering kali dan pada akhrnya aku pun jujur stlah pcran 1thun lbih aku mengakui bhwa ak pernah mlakukan hal itu tpi itu dulu jauh sblm knal dia dan aku bersumpah kpada ΏŲɑ bhwa ak hanya bnar” skali melakukan hal itu dulu , dan aku terus brusaha mnjelaskan pada nyaa bhwa ak bnar” skali mlakukan nyaa dan itu dulu aku yng skrng beda aku lbih baik dari yg dulu km mndptkan aku aku yg skrng bukan yg dlu ak skrng ak yg lbih baik dan lbh tau mana yng bnar dan yng salah, dan setelah kjadian itu aku bnar” mnyesal dan bertobat aku pun brjanji tdk akan mlakukan hal itu lg dan smpai skrng ak pun tdk prnah mlkukan hal itu lg. Tapi pacar ku ini dia sangat terpukul dan sakit hati mndangarnya dan dia minta unduk putus sementara dulu, tapi aku bnar” tulus kpada nyaa dan aku bnar” brubah ak bkan ak yg dulu . Tapi dia gak bisa menerima masa lalu ku. Apa yg harus aku lakukan ? Aku bnar” syg kpada nyaa ak bnar” mnjaga nyaa menyayangi nyaa dg tulus. Apa yg hrus ak lakukan? Tolong minta solusi nyaa yaa. Walaikumsalam wr wb

    • suryani said

      seharusnya kamu tidak jawab dan pacarmu itu tidak perlu menanyakan itu tetapi semua sudah berlalu ,kenapa kamu tidak balik bertanya dg hal yang sama ,jangan jangan pernah akan diperkosa walaupun tidak jadi diperkosa menjadi dia troma ,usul saya gak usah diteruskan hubungan ini karena akan menjadi bumerang dimasa yang akan datang dalam perkawinan kalian .cari perempuan yg mau mengusik masa lalu kamu karena takutnya masa lalumu adalah masa lalunya……

  2. Rizqy said

    Biar kan saja dlu mungkin dia masih btuh wktu buat trima smua ni . . . Dia blum bsa nrima knyataan . . !! emang gk mudah buat dia

  3. ary said

    assalamualaikum
    mhon jwban yg bijak..q pnya masa lalu yg smpe skrang g bz q lupakan..shabat dan cowok yg q cintai.g tao knapa q g bz lupain cowok it.q bner2 tlus mencintai dia,tp dia dan shabat q sndri terus membohongi q.dbelakang q mereka sering jalan.memang dulu mereka pernah pacaran,sesudah sahabt q tau kalo q ska sm cowok itu.berkali-kali mereka menyakiti q,tp q selalu memaafkan dan g pernah mmbenci mereka.hingga kebohongan yg trakhir ini,q bner2 muak.hngga q tramat membenci’a
    bagemana cara mnghilangkan rasa benci ini,q g mau jd pendendam,begemana jg cara agar q bz melupakan masa lalu

  4. dona said

    assalamu’alaikum wr wb

    bu, saya seorang pria 39 tahun yah masa lalu saya dahulu sering mengecewakan orang tua saya khususnya ibu saya , dan bapak saya telah meninggal saat saya duduk di bangku smp kelas 1 tepatnya tahun 1987, masalahnya bu memang diwaktu itu saya telah menjadi budak nafsu yang negatif tapi apakah karena masa lalu saya orang tua saya tidk melihat ataupun peduli kepada saya itu dibenarkan didalam hukum islam ? apalagi saya anak ke 3 dari 3 bersaudara yang laki2 satu2nya, sampai sekarang saya harus merelakan hak waris dari ayah saya hilang 1 bagian sehingga saya dengan istri saya yidak memiliki tempat tinggal dan tinggal di rumah saudara saya nomor 1 dikota tahu, jawa barat… Namun yang saya tanyakan justeri mereka (ibu, dan ke dua kakak kandung perempuan memicingkan sebelah mata dalam melihat ataupun menganggap saya….. Bu bersalahkah saya apabila saya mempertanyakan dan meminta tanggung jawab ibu saya atas hak waris saya dari bapak kandung saya yang hilang itu ? setiap di tanya dia selalu bilang mamah ditipu oleh si A , sudah saja minta saja sama si A. Ya Allah Kuatkanlah saya dan sekarang saya berjalan insya allah dijalan yang Haq jalan yang damai dalam arti saya tidak mau mencubit orang karena klo dicubit rasanya sangatlah sakit, Ibu, mohon do;akan saya semoga saya kuat menghadapi masalah saya ini. Ibu saya sering sekali mengenang masa lalu saya yang negatif. (Tapi saya belajar untuk berjalan di jalan yang haq dan bukan berjalan di jal;an yang bathil dan kemaksiatan….) Harus Bagaimana bu saya…. Walaupun ibu saya dan kakak hidup dalam keadaan ekonomi menengah namun tidak ada perhatian dan perdulinya kepada saya, bahkan saya mungkin dianggap sampah oleh saudara saya sendiri, Masya Allah , Allah Ya Karim…. Mohon masukan nya bu atau advice buat saya bu, terimakasih.

    Wassalam Wr. Wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 963 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: