Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Archive for the ‘Dakwah’ Category

Seputar bagaimana menyebarkan ajaran agama Islam

Apakah DPP HTI Memfatwakan Kebolehan Menonton Film Porno?

Posted by Farid Ma'ruf pada 5 Mei 2014

Pertanyaan :

Menurut salah satu media online (kemudian menjadi isu yang disebarkan oleh orang-orang yang benci kepada perjuangan Hizbut Tahrir) disebutkan bahwa salah satu pimpinan HTI yaitu Ustadz Syamsuddin Ramadhan telah memfatwakan bolehnya menonton film porno. Apakah benar? Baca entri selengkapnya »

Posted in Harakah, Pakaian-Penampilan | Dengan kaitkata: , , | 1 Comment »

Seputar Konferensi, Long March, Aksi, dan Diskusi. Apakah Hizbut Tahrir Mengubah Thariqahnya?

Posted by Farid Ma'ruf pada 18 Januari 2014

Pertanyaan:

a. Ummu ‘Ukasyah

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Syaikhuna al-jalil Atha’ bin Khalil Abu Rasytah:

Saya memohon kepada Allah SWT agar menolong Anda atas apa yang Anda kerahkan berupa daya upaya besar demi Islam dan kaum Muslimin, dan semoga Allah memberi imbalan upaya ini dengan deklarasi tegaknya al-khilafah melalui kedua tangan Anda, Allahumma amin. Baca entri selengkapnya »

Posted in Harakah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Jihad dalam Perjuangan untuk Menegakkan Daulah

Posted by Farid Ma'ruf pada 27 September 2013

Pertanyaan:                                      

Ada yang mengatakan bahwa Hizbut Tahrir bersandar pada fase Makkah dalam usahanya untuk menegakkan al-Khilafah dan bukan bersandar pada fase Madinah. Maka Hizbut Tahrir menilai aksi-aksi perang “jihad” pada fase dakwah untuk menegakkan al-Khilafah adalah menyalahi syara’, sebab Rasul saw tidak melakukan yang demikian … Dan orang yang mengatakan itu menambahkan, kenapa tidak diambil dalil-dalil penegakan Khilafah dari fase Madinah di mana jihad dilaksanakan dan diterapkan? Apakah ada jawaban yang mencukupi pada masalah ini? Semoga Allah memberikan balasan yang baik kepada Anda. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Cara Hizb Mengungkapkan Dirinya Sendiri

Posted by Farid Ma'ruf pada 8 Juni 2013

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu

Saya punya komentar terhadap salah satu halaman kitab Hizbut Tahrir yang di situ Hizb mengungkapkan dirinya dan ditulis pada tanggal 9 Mei 1985, pada halaman 20. Saya temukan bahwa cara Hizb dalam mengungkapkan diri membuatnya mendekatkan dirinya pada posisi ilah. Bisa jadi itu yang menjadi sebab tertundanya pertolongan untuk kita hingga sekarang. Baca entri selengkapnya »

Posted in Harakah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Penolakan Hizbut Tahrir dan Amirnya atas Berbagai Kritik dan Koreksi

Posted by Farid Ma'ruf pada 29 Mei 2013

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu.

Apakah benar yang terkenal di Indonesia bahwa Hizbut Tahrir dan amirnya menolak berbagai kritik, koreksi dan diskusi ilmiah hingga dikatakan: Jika Anda ingin mengubah Hizbut Tahrir, maka Anda harus jadi amirnya terlebih dahulu! Baca entri selengkapnya »

Posted in Harakah | Dengan kaitkata: | 1 Comment »

Pandangan Hizbut Tahrir Tentang Khawarij

Posted by Farid Ma'ruf pada 14 Mei 2013

Soal:  

Siapakah sebenarnya kaum Khawarij? Benarkah Hizbut Tahrir termasuk Khawarij? Apakah perjuangan yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir sama dengan apa yang telah dilakukan oleh kaum Khawarij? Baca entri selengkapnya »

Posted in Harakah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Apakah HT adalah Khawarij atau Muktazilah?

Posted by Farid Ma'ruf pada 7 Oktober 2012

Pertanyaan :

Ada pihak-pihak yang sering mengatakan bahwa HT adalah khawarij atau muktazilah. Benarkah tuduhan ini? Baca entri selengkapnya »

Posted in Harakah | Dengan kaitkata: , | 2 Comments »

Jawaban Tuntas Pertanyaan Berulang Seputar Khilafah dan Hizbut Tahrir

Posted by Farid Ma'ruf pada 5 September 2012

1. Benarkah tidak ada dalil tentang kewajiban Khilafah ?

Kewajiban adanya Khilafah telah disepakati oleh seluruh ulama dari seluruh mazhab. Tidak ada khilafiyah (perbedaan pendapat) dalam masalah ini, kecuali dari segelintir ulama yang tidak teranggap perkataannya (laa yu’taddu bihi). (Lihat Al Mausu’ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyyah, Bab Al Imamah Al Kubro, Juz 6 hlm. 163). Baca entri selengkapnya »

Posted in Harakah | Dengan kaitkata: , | 1 Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 957 pengikut lainnya.