Tanya :
Ustadz, saya ingin menikah tapi ada hambatan dana. Orang tua saya juga tidak bisa membantu. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengumpulkan dana. Bagaimana solusinya ustadz? Baca entri selengkapnya »
Seputar tahapan menuju pernikahan dan hubungan suami istri.
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 18 Maret 2009
Tanya :
Ustadz, saya ingin menikah tapi ada hambatan dana. Orang tua saya juga tidak bisa membantu. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengumpulkan dana. Bagaimana solusinya ustadz? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Pernikahan dan Seks | Bertanda: nikah | 9 Komentar »
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 14 Maret 2009
Soal :
Saat ini masih ramai pembicaraan tentang nikah siri. Pro-kontra pun terjadi. Bagaimana sesungguhnya pandangan Islam tentang nikah siri?
Ditulis dalam Pernikahan dan Seks | Bertanda: nikah siri | 13 Komentar »
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 16 Februari 2009
Pertanyaan :
Assalamualaikum Wr Wb.
Ustadz, apabila ada seorang wanita sedang berta’aruf dengan seorang laki-laki yang tentu dengan tujuan untuk menikah, kemudian datang laki-laki lain ingin juga berta’aruf dengan wanita tersebut. Bolehkah wanita itu menerima yang kedua pada saat bersamaan, dengan tujuan untuk memilih mana yang lebih baik dalam hal agamanya? Adakah dalil yang menyatakan kebolehan/ketidakbolehan dalam hal tersebut di atas? Mohon dijelaskan ustadz. Terima kasih atas perhatiannya
Wassalamualaikum Wr Wb.
Akhwat Surabaya Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Pernikahan dan Seks | 3 Komentar »
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 30 Januari 2009
Pertanyaan :
Ustadzah yang saya hormati,
Ada teman akhwat pernah ta’aruf dengan ikhwan. Ternyata si ikhwan memutuskan untuk tidak melanjutkan proses ini dengan alasan belum diberi keteguhan hati. Dia takut dengan sesuatu yang akan terjadi ke depan, karena dia pernah gagal berproses dengan orang lain. Sekarang si akhwat menutup diri dengan ikhwan lain karena dengan berbagai ikhtiarnya, telah yakin (mantap) dan tidak melupakan dengan ikhwan yang pertama. Bagaimana Solusinya? Jazakallah…
Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.
Hamba Allah Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Pernikahan dan Seks | Bertanda: khitbah, nikah, taaruf | 2 Komentar »
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 19 Januari 2009
Tanya :
Ustadz, bolehkah ikhwan mengkhitbah akhwat lewat SMS? Adakah batas waktu khitbah? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Pernikahan dan Seks | Leave a Comment »
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 13 Januari 2009
Pertanyaan :
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Saya EF, asal Yogya. Beberapa waktu yang lalu saya hampir menikah dengan ikhwan satu harokah. Dalam proses taaruf, ternyata orang tua tidak merestui pilihan saya, karena melihat ikhwan tersebut belum punya pekerjaan tetap (walau masih tetap kerja). Orang tua saya telah menyiapkan calon suami yang lain, belum ngaji dan sampai sekarang masih kerja di salah satu bank konvensional. Apakah boleh saya memilih calon suami pilihan orang tua saya dengan resiko saya diberi nafkah dari jalan yang saya tahu tidak diperbolehkan dalam Islam demi untuk mendapatkan restu dari orang tua? Satu sisi saya juga tidak ingin merusak kebahagiaan mereka. Jazakalloh atas jawabanya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
EF
Ditulis dalam Pernikahan dan Seks | 1 Komentar »
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 13 Januari 2009
Pertanyaan :
Assalaamu’alaikum Wr.Wb
Ustadzah Zulia yang dirahmati Allah, Saya seorang aktivis gerakan dakwah, tinggal di Yogya dan sudah mengajar. Benarkah aktifis dakwah kalau sudah menikah semangat dakwahnya menjadi berkurang? Bagaimana mengantisipasinya? Sementara keinginan saya untuk menikah semakin besar, tak jarang antara akal dan naluri terus berbenturan. Minta sarannya ya.
Wassalaamu’alaikum Wr.Wb.
TA
Yogya Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Pernikahan dan Seks | Leave a Comment »
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada 6 Desember 2008
Tanya :
Seorang perempuan yang diajak menikah mensyaratkan agar calon suaminya memiliki harta dengan batasan tertentu, baru bisa menikah. Apakah ini boleh dalam pandangan Islam? (Ujang, Bogor). Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Pernikahan dan Seks | Bertanda: nikah, suami | 4 Komentar »