Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Menjual Barang Stok Lama dengan Harga Baru

Posted by Farid Ma'ruf pada 11 Februari 2007

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum wr. wb

Istri saya berjualan gas untuk memasak, informasinya harga gas akan naik, sementara stok gas dg harga lama masih banyak, bolehkah stok gas yang lama dijual dg harga yg baru dan apakah itu termasuk menimbun barang ?

terima kasih.

( Trio)

 

Jawaban :

Penimbunan secara mutlak dilarang dan hukumnya haram. Hal ini karena adanya larangan yang tegas di dalam hadis. Diriwayatkan dalam shahih Muslim dari Sa’id bin Al-Minsaib dari Ma’mar bin Abdullah Al-Adawi, bahwa Nabi SAW bersabda : “Tidak akan melakukan penimbunan selain orang yang salah”.

Penimbun adalah orang yang mengumpulkan barang-barang dengan menunggu waktu naiknya harga barang-barang tersebut, sehingga dia bisa menjualnya dengan harga yang tinggi. Akibatnya warga setempat kesulitan untuk mendapatkan barang-barang tersebut. Syarat terjadinya penimbunan adalah sampainya pada suatu batas yang menyulitkan warga setempat untuk membeli barang yang ditimbun. Barang yang ditimbun tidak hanya berupa makanan, tetapi juga barang-barang lain.

Atas dasar inilah, syarat terjadinya penimbunan tersebut adalah bukan pembelian barang. Akan tetapi sekedar mengumpulkan barang dengan menunggu naiknya harga sehingga bisa menjualnya dengan harga mahal.

Pertanyaan berikutnya, apakah aktivitas istri anda termasuk penimbunan? Jika istri anda menyimpan gas dalam jumlah banyak yang berakibat kelangkaan gas di masyarakat sehingga harga gas meningkat, maka itu termasuk penimbunan yang diharamkan.

Dalam kasus istri anda, kenaikan harga gas bukan disebabkan istri anda menimbun gas tetapi karena harga jual dari produsen dinaikkan. Dengan demikian, istri anda tidak termasuk kategori menimbun barang yang diharamkan Allah.

Saran kami, untuk saat ini sebelum harga baru diberlakukan, juallah gas dengan harga yang berlaku saat ini. Kami khawatir, setelah mengetahui harga gas akan naik maka istri anda sengaja menunda penjualan untuk menunggu penetapan harga baru. Akibatnya masyarakat sekitar anda menjadi kesulitan mendapatkan gas. Kalau terjadi yang demikian, maka istri anda telah menimbun barang.

 Tim Konsultan Syariah Publications (Heru Cahyono, S.E.I.)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: