Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Nyanyi dengan Musik Selain Rebana

Posted by Farid Ma'ruf pada 14 April 2007

SOAL :

Assalaamu’alaikum wr.wb.. Bagaimana hukumnya menyanyi menggunakan alat musik selain rebana (gitar/organ) walaupun nyanyiannya Islami?

 Adhe

[Kendari]

 JAWAB :

‘alaikumussalam wr.wb.

Dik Adhe, ada satu jenis alat musik yang diterangkan kebolehannya secara jelas, yaitu rebana (Arab: duff atau ghirbal), sesuai sabda Nabi saw. :“Umumkanlah pernikahan dan tabuhkanlah untuknya rebana (ghirbal).” (HR Ibnu Majah) (al-Jaziri, Al-Fiqh ‘Ala al-Madzahib al-Arba’ah, II/52).

            Adapun selain rebana, ulama berbeda pendapat. Ada yang mengharamkan dan ada pula yang menghalalkan. Pengasuh cenderung kepada pendapat Nashiruddin al-Albani yang mengatakan hadits-hadits yang mengharamkan alat-alat musik seperti seruling, gendang, dan sejenisnya, seluruhnya dha’if (lemah).

Memang benar, ada beberapa ahli hadits yang memandang hadits-hadits itu shahih. Seperti Ibnu Shalah dalam Muqaddimah ‘Ulumul Hadits, an-Nawawi dalam Al-Irsyad, Ibnu Katsir dalam Ikhtishar ‘Ulumul Hadits, Ibnu Hajar dalam Taghliqul Ta’liq, as-Sakhawy dalam Fathul Mughits, ash-Shan’ani dalam Tanqihul Afkar dan Taudlihul Afkar, juga Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayim dan masih banyak lagi. Tetapi al-Albani lebih setuju pendapat Ibnu Hazm dalam Al-Muhalla bahwa hadits yang mengharamkan alat-alat musik adalah munqathi’ (terputus sanadnya) (Nashiruddin al-Albani, Dha’if al-Adab al-Mufrad, hal. 14-16).

            Imam Ibnu Hazm dalam kitabnya Al-Muhalla (VI/59) berkata: “Jika belum ada perincian dari Allah Swt. maupun RasulNya tentang sesuatu yang kita perbincangkan di sini [dalam hal ini adalah nyanyian dan memainkan alat-alat musik], maka telah terbukti bahwa ia halal atau boleh secara mutlak.” (Al-Baghdadi, Seni Dalam Pandangan Islam, hlm. 57)

            Kesimpulannya, memainkan alat musik apa pun, adalah mubah. Inilah hukum asalnya, sesuai kaidah fiqih: Al-ashlu fi al-asy-yaa` al-ibahah maa lam yarid dalilu at-tahrim [Hukum asal benda adalah boleh selama tidak terdapat dalil yang mengharamkannya].

Maka jika ada dalil syar’i tertentu yang mengharamkan, pada saat itu suatu alat musik hukumnya haram dimainkan. Misalnya:

(1). Jika suatu alat musik diduga kuat akan mengantarkan pada perbuatan haram, atau mengakibatkan dilalaikannya kewajiban, hukumnya haram. Sebab kaidah fiqih menetapkan : al-wasilah ila al-haram haram [Segala sesuatu perantaraan kepada yang haram, hukumnya haram juga]. Misalnya saja  alat musik yang dimainkan mengakibatkan ikhtilath (campur baur pria wanita) atau dilalaikannya shalat wajib.

(2). Jika suatu alat musik digunakan untuk mengiringi lagu yang syairnya bertentangan dengan Islam, hukumnya haram. Sebab syair yang dinyanyikan wajib syair Islami atau yang dibolehkan Islam. Jika suatu alat musik digunakan mengiringi lagu yang syairnya tidak dibolehkan Islam, misalnya menyerukan nasionalisme, hukumnya haram.

(3) Jika suatu alat musik digunakan secara khusus oleh orang kafir dalam upacara keagamaan mereka, hukumnya haram. Sebab haram hukumnya muslim menyerupai orang kafir (tasyabbuh bil-kuffar), sesuai hadits Nabi SAW,”Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk ke dalam golongan mereka.” (HR. Abu Dawud).

Demikian, semoga bermanfaat.[] (www.konsultasi.wordpress.com)

sumber : Majalah Sobat Muda

Iklan

9 Tanggapan to “Nyanyi dengan Musik Selain Rebana”

  1. eriks said

    Antum mau perjelas.
    bukankah dalam AL QUR’AN sudah jelas pelarangannya musik hukumnya haram,

  2. deden ms said

    assalamu’alaikum.sesungguhnya albani tidak pernah mengatakan bahwa hadis tentang musik dhoif,bahkan albani sendiri yang mengatakan bahwa hadis tentang pengharaman musik shahih,tolong beri tahu dari kitab apa anda mengambil pendapat albani

  3. deden ms said

    assalamu’alaikum.sesungguhnya albani tidak pernah mengatakan bahwa hadis tentang musik dhoif,bahkan albani sendiri yang mengatakan bahwa hadis tentang pengharaman musik shahih,tolong beri tahu dari kitab apa anda mengambil pendapat albani dan sesungguhnya banyak sekali hadis yang mengharamkan musik

  4. muslim said

    tolong berikan dasar hukum yang jelas mengenai hukum bermusik bagi muslim dengan dasar yang sah yaitu al quran dan hadis!jangan hanya mempertentangkan pendapat dari ahli kitab dahulu kala!
    -musisi muslim-

  5. Shabirin said

    Saya seorang guru seni musik di sebuah smk negeri di bintan, pendapat saya, kita jangan terlalu larut dalam perdebatan haram atau halalnya bermusik. Penikmat musik dan musisi pasti dapat meresapi tujuannya bermusik. Jika untuk kebaikan menurut islam pastilah hal itu halal, jika untuk kemudhoratan pastilah hal itu haram. Tanyakan pada hati kecil kita masing-masing, untuk apa kita bermusik dan bagaimana cara kita bermain musik, maka akan kita temukan jawaban halal atau haramnya.

    • Untuk menentukan suatu hukum tidak bisa hanya menggunakan hati kecil (perasangka), melainkan dengan ijtihad. Dan hanya para Mujtahid-lah yang mampu melakukannya. Silahkan lihat syarat2 menjadi mujtahid, salah satunya harus bisa bhs Arab.

  6. Sulthan said

    bagaimana dengan hadist rasulullah…??
    “Sungguh, benar-benar akan ada di kalangan umatku sekelompok orang yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan alat musik.” (HR Bukhari)

  7. sembilan benua said

    kalau utk jaman sekarang kebanyakan haramnya main musik akui ajalah dgn jujur..yg halal sedikit buangettttt……liat ajalah bagaimana jaman sekarang ini….mulai dari syair..tempat dan waktu…penanynyinya ,,pakainnya…kebanyakan mengumbar aurat,,,sadarilah…wlpn berhijab …hijabnya g kayak mana….sesuai syariah apa tidak…liat aja jaman skrg ini teman2….jgn sampai kita ribut….bk berdoalah…demi umat ini….mohon petunjuknya……

  8. sembilan benua said

    kalau utk jaman sekarang lebih byk haramnya main musik itu…akui ajalah…dgn jujur…mulai dr tempat waktunya…penyanyinya…tanpa hijab syariah…..itukan aurat…syairnya….akui ajalah……kecuali mmg benar2 syariah semuanya baru halal tu musik….liat hadist nabis semuanya,,,,,,,cocokan…kesana…….jaman skrg lebih byk mudharatnab dan melalaikan ……apapun yg ,medan melalaikan kita neraka ujungnya…bukan hanya musik aja……cari hadistnya masing2…sebaiknya kita sama2 mendoakan umat muslim ini..agar mendapat rahmat dan hidayahnya bagi yg belum sadar dan blm mengetahuinya…itu saja cukuplah…kita saling tolong menolong dalam kebaikan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: