Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Archive for September, 2007

Konsultasi Bisnis Syariah; Rubrik Baru Syariah Publications

Posted by Farid Ma'ruf pada 26 September 2007

Syariah Publications. Mengakomodasi banyaknya pertanyaan mengenai bisnis yang syar’i, maka redaksi memberikan satu rubrik baru, yaitu Konsultasi Bisnis Syariah. Kami memandang penting rubrik ini karena selama ini pertanyaan-pertanyaan yang mendominasi rubrik konsultasi adalah dua bidang yaitu : ekonomi syariah dan pergaulan pria wanita (problem suami-istri, pergaulan pra nikah, dll). Uniknya, banyak masalah keluarga yang sebenarnya berhubungan dengan ekonomi, misalnya : penghasilan suami lebih kecil, ikhwan merasa minder terhadap calon istri yang lebih kaya, suami sering bekerja keluar kota, dll. Baca entri selengkapnya »

Posted in Bisnis, Dari Kami | 1 Comment »

BELUM QADHA` PUASA, RAMADHAN SUDAH DATANG LAGI

Posted by Farid Ma'ruf pada 22 September 2007

Tanya :

1. Bagaimana cara mengqadha` puasa yang ditinggalkan? Masalahnya, belum sempat mengqadha’ ternyata bulan puasa sudah tiba kembali (081325703113).

2. Ustadz, kalau belum bayar hutang puasa tahun kemarin, tapi sudah ketemu Ramadhan lagi, bagaimana hukumnya? (081578729499) Baca entri selengkapnya »

Posted in Ibadah | 5 Comments »

Jual Beli Saham dalam Pandangan Islam

Posted by Farid Ma'ruf pada 14 September 2007

Pertanyaan : Apakah hukum perdagangan saham di pasar modal? Baik saham perusahaan yang memproduksi barang haram (misalnya  pabrik  miras) ataupun perusahaan yang memproduksi  barang halal. Bolehkah kita bekerja di sektor ini? Baca entri selengkapnya »

Posted in Ekonomi | 32 Comments »

MENYOLATI JENAZAH ORANG YANG MATI BUNUH DIRI

Posted by Farid Ma'ruf pada 14 September 2007

Tanya : Ustadz bagaimana hukum menyolati jenazah seseorang yang mati bunuh diri? (Danuz, Bantul).

Jawab :

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum menyalati jenazah orang-orang fasik (al-fussaaq), seperti orang yang tidak shalat dan tidak berzakat (namun masih meyakini akan kewajibannya), orang pezina, peminum khamr, termasuk juga yang bunuh diri. Sebagian ulama seperti Umar bin Abdul Aziz dan al-Auza’i berpendapat bahwa jenazah orang fasik tidaklah dishalati. Imam Abu Hanifah dan para sahabatnya menyetujui pendapat itu khusus untuk orang yang memberontak (al-baaghi) dan orang pembegal (al-muharib). Dalam salah satu riwayatnya, Imam Syafi’i sepakat dengan pendapat itu khusus untuk para pembegal (qathi’uth tahriq). Baca entri selengkapnya »

Posted in Ibadah | 6 Comments »

Kiat Mengakses Internet di Rumah untuk Mendapatkan Informasi Terkini Rukyatul Hilal Internasional

Posted by Farid Ma'ruf pada 11 September 2007

Syariah Publications. Informasi hasil rukyat seringkali harus kita terima menjelang subuh atau bahkan setelah adzan subuh. Itu pun harus dengan susah payah. Ada seorang syabab yang rela harus berkali-kali pulang balik antara rumah – warnet sejak pukul 02.00 dinihari sampai subuh. Ia pun harus mau bertambah sedikit kerepotan untuk menerima telepon dari syabab-syabab lain yang jauh dari akses internet. Jika ada informasi bahwa hilal terlihat, maka ia segera menyebarkan berpuluh-puluh sms kepada syabab-syabab yang lain. Gembiranya mengetahui ada syabab yang rela berkorban seperti ini. Baca entri selengkapnya »

Posted in Teknologi | 6 Comments »

Penentuan Awal-Akhir Ramadhan

Posted by Farid Ma'ruf pada 11 September 2007

Konsultasi Islam. Ada yang menyatakan, bahwa menentukan awal-akhir Ramadhan tidak harus dengan rukyat, tetapi bisa dengan hisab (perhitungan astronomi), sebagaimana yang digunakan dalam menentukan waktu shalat. Apakah memang boleh demikian? Jika tidak, mengapa? Bukankah, hisab boleh digunakan dalam menentukan waktu shalat, berarti seharusnya boleh juga digunakan untuk menentukan awal-akhir Ramadhan? Baca entri selengkapnya »

Posted in Ibadah | 1 Comment »

HUKUM BERPUASA PADA PERTENGAHAN AKHIR SYA’BAN

Posted by Farid Ma'ruf pada 1 September 2007

Tanya : Saya berpuasa Senin Kamis tidak dawam tapi sering, bolehkah diteruskan pada pertengahan akhir bulan Sya’ban? (08125025631)

Jawab :

Terdapat ikhtilaf di kalangan ulama dalam hal hukum berpuasa sunnah (tathawwu’) pada pertengahan akhir dari bulan Sya’ban. Ada tiga pendapat. Jumhur ulama membolehkan. Namun ada yang memakruhkan, seperti Imam Ar-Rauyani dari ulama Syafi’iyah; dan ada pula ulama yang mengharamkan, seperti pendapat banyak ulama Syafi’iyah (Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid, I/249; Wahbah Az-Zuhaili, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu, II/583; Imam Shan’ani, Subulus Salam, II/171; Imam Syaukani, Nailul Authar, Beirut : Dar Ibn Hazm, 2000, hal. 889). Baca entri selengkapnya »

Posted in Ibadah | 2 Comments »