Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Doa dan Qadla Allah

Posted by Farid Ma'ruf pada 11 Mei 2009

Pertanyaan :

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

Saya anak ke tiga dari lima bersaudara. Keluarga kami hidup dalam kesederhanaan. Tapi kami hidup bahagia. Saya sekarang sudah kelas III SMU. Setelah lulus rencananya ingin melanjutkan kuliah. Hanya saja, saya kadang ragu apakah keinginan ini bisa terkabul. Pernah saya berkonsultasi dengan guru agama,  kata beliau belajar saja kamu baik-baik dan jangan lupa berdoa.  Saya sudah lakukan itu semua, tapi sampai saat ini tidak ada perubahan pada diri saya. Nilai ulangan masih biasa-biasa saja, dan kehidupan ekonomi keluarga kami tidak berubah. Saya jadi berpikir, apakah Allah memang sudah mentakdirkan saya seperti ini. Lalu apa sih sebetulnya fungsi doa itu? Apakah benar doa-doa kita itu bisa merubah ketetapan Allah? Soalnya saya merasa selama ini doa-doa saya tidak dikabulkan oleh Allah, akhirnya lama-lama saya merasa bosan berdoa karena merasa tidak ada hasilnya. Apa yang sudah saya lakukan selama ini tidak ada yang berhasil. Sekolah biasa-biasa saja, melamar pekerjaan juga belum ada hasil. Apa yang seharusnya saya lakukan.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

JK

Cianjur

Wa’alaikumussalam Wr.Wb.

Jawaban :

JK yang baik,

Doa adalah permohonan seorang hamba kepada Tuhannya. Doa merupakan aktivitas ibadah yang paling agung. Imam Tirmidzi telah meriwayatkan sebuah hadits yang berasal dari Anas ra: “Doa itu adalah otaknya ibadah”. Berdoa sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Banyak hadits yang menunjukkan keharusan berdoa yang berupa permohonan hamba kepada Tuhannya untuk mendapatkan sesuatu.

“Siapa saja yang tidak mau memohon (sesuatu) kepada Allah, maka Allah akan murka kepadanya” (HR. Tirmidzi dari Abu Hurairah).

Dalam Alquran terdapat banyak ayat yang menunjukkan adanya perintah untuk berdoa, antara lain adalah:

“(Dan) Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Aku kabulkan bagimu” (QS. Al Mukmin:60).

JK yang baik,

Dengan melihat dali-dalil di atas, menjadi jelaslah bahwa berdoa di dalam Islam merupakan perintah dari Allah SWT. Allah SWT menganjurkan pada setiap Muslim agar berdoa kepadaNya, baik di saat sempit maupun lapang, di dalam hati maupun terang- terangan, sehingga ia memperoleh pahala dari Allah. Jadi apa yang telah Anda lakukan  selama ini adalah tindakan yang benar. Anda harus yakin bahwa setiap doa pasti akan dikabulkan oleh Allah SWT. Kalau toh belum dikabulkan saat ini, bukan berarti Allah tidak akan mengabulkannya.

“Tidak ada seorang Muslimpun di muka bumi ini yang berdoa kepada Allah, kecuali akan dikabulkan doanya, atau dijauhkan suatu keburukan/musibah yang serupa”. (HR. Tirmidzi dan Hakim dari Ubadah Ibn Shamit).

“Tidak ada seorang Muslimpun yang berdoa dengan doa yang tidak mengandung dosa dan memutus hubungan sillaturrahmi, kecuali Allah akan memberikan kepadanya satu diantara tiga hal: dikabulkan doanya; ditangguhkan hingga hari kiamat; atau dijauhkan dari suatu keburuk-an/musibah yang serupa”. (HR. Ahmad dari Abi Said Al Khudri).

“Sesungguhnya doa itu dapat memberi manfaat (bagi pelakunya) untuk sesuatu yang telah terjadi dan yang belum terjadi. Maka wahai hamba Allah, lakukanlah doa itu”. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Umar)

JK yang baik,

Berdoa itu jelas lebih baik dari pada berdiam diri, merupakan manifestasi dari kepatuhan dan ketundukkan kepada Allah SWT. Akan tetapi, patut diketahui bahwa menurut Muhammad Ismail dalam buku Bunga Rampai Pemikiran Islam,  doa tidak akan merubah ilmu Allah dan tidak dapat menolak qadla yang sudah ditetapkan oleh Allah. Keduanya tidak ada kaitannya. Tujuan doa semata-mata adalah untuk memperoleh pahala dari Allah. Doa adalah bagian dari ibadah, sama halnya dengan kita melakukan shalat, puasa dan sebagainya. Doa dilakukan sebagai bukti ketundukkan kepada Allah dan usaha manusia untuk mendapatkan pahala dari Allah, sekaligus melaksanakan perintah-perintahNya. Apabila keinginannya terpenuhi, maka itu merupakan anugerah dari Allah SWT, tetapi jika tidak juga terpenuhi, Insya Allah Anda akan tetap mendapat pahala. Perlu diyakini bahwa doa bukan satu-satunya jalan untuk memenuhi kebutuhan, walaupun Allah mengabulkannya. Jadi tetaplah belajar dengan baik dan berdoalah terus, jangan bosan meminta pada Allah SWT. Semoga doa-doa Anda akan dikabulkanNya.[]

Sumber : http://mediaumat.com/konsultasi/476.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: