Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Archive for Juni, 2009

Ingin Mendidik Anak Secara Islami

Posted by Farid Ma'ruf pada 26 Juni 2009

Pertanyaan :

Assalaamu’alaikum Wr.Wb.

Saya seorang ibu yang baru memiliki 1 orang anak perempuan usia 3 tahun. Alhamdulillah  anak saya sehat, pertumbuhan dan perkembanganya sangat baik. Saya merasa bersyukur dikarunia anak yang lucu setelah menunggunya hampir 5 tahun. Saya ingin mendidiknya dengan islami agar kelak menjadi anak yang shalih. Bagaimana saya harus memulainya? Apakah mungkin aturan-aturan  Islam bisa diajarkan kepada anak saya yang masih berusia 3 tahun ini? Saya sangat khawatir dia akan mudah terpengaruh lingkungan ditengah-tengah kehidupan yang tidak Islami seperti sekarang ini. Terima kasih untuk bantuannya. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Keluarga | Dengan kaitkata: , | 1 Comment »

Facebook Haram, Benarkah?

Posted by Farid Ma'ruf pada 15 Juni 2009

Tanya :

Ustadz, benarkah facebook hukumnya haram? (Ridwan, Banjarmasin).

Jawab :

Facebook adalah sebuah situs jejaring sosial di dunia maya yang memungkinkan para anggotanya untuk saling berinteraksi dalam berbagai bentuknya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Teknologi | Dengan kaitkata: | 2 Comments »

Doa Menghadapi Kesulitan Beban Keuangan

Posted by Farid Ma'ruf pada 14 Juni 2009

Banyak orang bertanya bagaimana doa dalam menghadapi kesulitan keuangan. Berikut ini doanya. Silakan dibaca.

Doa Nabi dalam menghadapi kesulitan beban keuangan, dibaca di depan rumah, sambil melihat ke langit dan menengadahkan tangan ke atas: Baca entri selengkapnya »

Posted in Doa, Ibadah, Umum | Dengan kaitkata: , | 3 Comments »

Menolak Amanah, Pengecut?

Posted by Farid Ma'ruf pada 10 Juni 2009

Pertanyaan :

Assalaamu’alaikum Wr.Wb.

Saya seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Saya merasa kalau saya ini orangnya lemah saat menerima suatu amanah. Maksudnya butuh waktu dan ketelatenan supaya bisa eksis melaksanakan amanah tersebut. Namun saya juga  sulit untuk menolak jika teman-teman sudah meminta saya. Akhirnya, benar terjadi, amanah yang dibebankan hanya bisa saya laksanakan setengah-setengah, tidak sempurna. Apakah sikap saya menolak suatu amanah, karena merasa belum mampu atau ada yang lebih mampu, sementara amanah itu bukan amanah yang remeh (terkait dengan dakwah) termasuk sikap pengecut? Baca entri selengkapnya »

Posted in Keluarga | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »