Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Agar Anak Senang Puasa Ramadhan

Posted by Farid Ma'ruf pada 28 Oktober 2009

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Tanpa terasa, Ramadhan hampir tiba. Bulan yang penuh rahmah dan berkah. Buat kita orang tua, yang telah berkali- kali menjalani puasa tentu sudah tahu apa tujuan, makna dan faedah puasa, tapi bagaimana dengan anak-anak kita? Anak saya masih berusia 6 tahun, saya ingin mulai melatih berpuasa. Apa saja yang bisa saya lakukan agar anak merasa senang berlatih berpuasa selama bulan Ramadhan. Terima kasih untuk saran-sarannya .
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Salma

Bandung

 

Jawaban :

Wa’alaikumsalam Wr.Wb.
Ibu Salma yang baik,

Ibadah puasa boleh saja dikenalkan pada anak usia dini. Kalau dia mau mencobanya tentu sangat bagus. Tapi sifatnya hanya latihan saja, dilakukan sesuai dengan kemauan dan kemampuan anak. Para sahabat Muslimah dijaman Rasulullah SAW juga telah mengenalkan puasa kepada anak-anak. Mereka merancang kreativitas bagi putra-putrinya, khusus untuk menggembirakan hati mereka agar melupakan waktu yang terasa berjalan lambat selama berpuasa. Seperti tampak dalam sebuah kisah, ketika Rasulullah SAW mengutus seseorang pada hari Asyura ke perkampungan orang-orang Anshar dan bersabda:

“Siapa yang pagi ini shaum hendaklah ia shaum dan menyempurnakan puasanya. Maka kami pun menyempurnakan puasa hari itu dan kami mengajak anak-anak kami shaum. Mereka kami ajak ke masjid, lalu kami beri mereka mainan dari benang sutra. Jika mereka menangis minta makan kami berikan mainan itu sampai datang waktu berbuka.”  (HR Bukhari-Muslim).
Ibu Salma yang baik,

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengenalkan Ramadhan pada anak beberapa hari sebelum Ramadhan datang. Misalnya dengan mengumpulkan kisah-kisah menarik seputar Ramadhan. Pilihkanlah kisah-kisah sahabat dan perjuangan Rasulullah SAW yang berhasil di bulan Ramadhan. Pengalaman-pengalaman masa kecil Anda pun akan sangat menyenangkan bagi anak-anak jika dikisahkan satu atau dua pekan sebelumnya.

Selain itu, hal yang Anda juga bisa lakukan adalah memberikan pemahaman yang memadai tentang keutamaan Ramadhan. Jika pengkondisian ini dilakukan berulang-ulang sejak sebelum Ramadhan tiba, sangat mungkin akan tumbuh niat yang kuat pada anak untuk berpuasa. Ajaklah anak untuk menyambut Ramadhan dengan keriangan dan keceriaan. Keriangan atau keceriaan dapat diciptakan misalnya dengan mengajak anak untuk mengikuti acara-acara penyambutan Ramadhan dengan berpawai keliling membawa poster-poster atau seruan-seruan untuk kesucian bulan Ramadhan.
Ibu Salma yang baik,

Perubahan jadwal sehari-hari selama Ramadhan juga memerlukan persiapan, agar tidak mengagetkan. Membiasakan anak bangun sahur, misalnya, bukan hal yang ringan.

Orang tua perlu merancang cara khusus dan istimewa untuk membuat anak mau membuka mata dengan gembira. Misalnya dengan menyediakan menu sahur yang istimewa. Waktu sahur sebaiknya diakhirkan (kira-kira satu atau setengah jam menjelang shalat Shubuh) sebagaimana anjuran Rasulullah. Perasaan senang tanpa tekanan dalam beribadah sangat penting bagi anak. Kondisikan lingkungan bermain dan kehidupan sehari-hari si anak selama Ramadhan dengan menyenangkan sehingga anak akan tertarik untuk mulai turut mencoba. Misalnya dengan mengundang kawan-kawan dekatnya berbuka puasa di rumah. Mengajak shalat tarawih berjamaah di masjid, mengaji dan mengkaji Alquran, menyimak ceramah-ceramah agama, menyuruh mereka mengantar makanan ke masjid untuk orang yang berbuka puasa, lebih menggemarkan berinfak, shadaqah dan lainnya. Sampaikan pada anak tentang pahala dan syurga yang dijanjikan Allah untuk orang yang berpuasa selama bulan Ramadhan.
Ibu Salma yang baik,

Melatih puasa pada anak dapat dilakukan dengan bertahap, misalnya mengizinkan anak berbuka sampai jam 10, lalu jam 12 dan seterusnya sampai akhirnya penuh sampai waktu berbuka. Berikan penghargaan dan pujian untuk anak yang sabar. Agar anak semangat dalam berlatih berpuasa, dekatkan dia dengan anak-anak lainnya yang tekun berlatih. Hal ini perlu dilakukan agar mereka memperoleh rasa kebersamaan, bukan keterasingan karena puasanya. Dan jauhkan dengan anak-anak yang malas berlatih berpuasa. Perhatian yang intens dan cara-cara yang bijak dalam mempersiapkan dan menjalankan puasa selama Ramadhan Insya Allah akan dapat menggugah kesadaran anak-anak untuk berpuasa dan beribadah lain dengan gembira. Selamat Berpuasa, semoga keberkahan Ramadhan akan Anda dan keluarga dapatkan. Amiin….

Sumber : http://mediaumat.com/konsultasi/898.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: