Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Agar Pengajian Terus Bertahan

Posted by Farid Ma'ruf pada 3 Februari 2010

Assalamua’alaikum Wr Wb

Ibu Pengasuh Rubrik Konsultasi Keluarga yang saya hormati, di tempat kerja kebetulan baru merintis pengajian sepekan sekali, bentuknya pengajian umum dan pesertanya dari berbagai kalangan. Ada yang pengajar, karyawan kantor, pelajar dan dari masyarakat umum. Permasalahannya ketika saya dan teman-teman mencoba untuk merekrut massa lebih banyak, ternyata dari pengajian-pengajian yang sudah berjalan muncul banyak keluhan. Di antaranya  mengenai personel pengisi. Ada yang mengeluhkan penyampaiannya monoton, jadi bosan, materinya tidak menarik, dan masih banyak keluhan lainnya. Ketika saya coba bicarakan dengan ustadznya ternyata hasilnya kurang memuaskan. “Sang Ustadz” menjawab dengan jawaban-jawaban  yang sifatnya pembelaan diri. Menurut Ibu, kira-kira bagaimana cara yang paling tepat untuk mengingatkannya demi untuk keberlangsungan pengajian di sini. Terima kasih banyak atas kesediaan Ibu untuk menjawab pertanyaan ini.

Wassalamu’alaikum Wr Wb.

Akbar

Jakarta

Wa’alaikumsalam Wr.Wb.

Akbar yang baik,

Alhamdulillah, Anda menjadi bagian dari kaum Muslimin yang peduli dengan perbaikan umat. Sebagian besar kaum Muslimin sekarang ini dalam keadaan yang begitu menyedihkan, mengalami kemunduran dalam segala bidang. Setidaknya ada dua hal yang menyebabkan demikian.  Pertama, karena gencarnya serangan dari luar umat,  yakni orang-orang yang tidak menyukai kebenaran Islam tegak. Mereka menyebarkan pemikiran  sekulerisme ke tengah umat Islam secara samar atau terang- terangan. Kedua, banyak umat Islam yang telah meninggalkan ajarannya.Tidak sedikit di antara kaum Muslimin yang jangankan mengamalkan dan memperjuangkan, memahami ajaran Islam pun mungkin tidak. Ia Muslim, tapi tak ada bedanya dengan orang non Muslim, karena kemuslimannya tidak tampak dalam cara hidupnya sehari-hari. Atau banyak pula umat yang melaksanakan ajaran Islam tapi cuma sebagian dan meninggalkan sebagian yang lain. Melaksanakan ibadah dan meninggalkan masalah muamalah.

Akbar yang baik,

Melihat kondisi umat yang demikian itu, maka diperlukan dakwah. Pengajian yang Anda dan teman-teman lakukan merupakan bagian dari aktivitas dakwah yang tentunya bertujuan agar umat terbina dan memiliki kepribadian Islam. Yakni seorang yang akan senantiasa berpikir dan bertindak secara Islami. Dalam melakukan dakwah biasanya akan banyak tantangan yang dihadapi. Salah satunya seperti yang Anda alami. Apa yang Anda keluhkan, sering juga terjadi pada banyak kelompok pengajian. Dalam menyampaikan sesuatu (Islam) kepada orang lain memang banyak hal yang perlu dipersiapkan. Antara lain  materi kajian dan pembicara. Dua hal ini  sangat penting. Materi haruslah yang menarik, sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh pendengar. Kajiannya mendalam dan bisa menggugah akal dan perasaan. Kemudian dari sisi pembicara, ia harus menguasai materi dan mampu menyampaikan dengan baik. Sistematis, memiliki retorika dan bahasa yang komunikatif. Tanpa ini, sangat wajar kalau peserta merasa bosan dan gugur satu persatu.

Akbar yang baik,

Dalam pengajian umum seperti yang Anda selenggarakan, faktor pembicara perlu diperhatikan. Materi yang bagus jika tidak disampaikan dengan baik akan membosankan. Langkah yang Anda lakukan sebetulnya sudah baik, walau ternyata ditanggapi Sang Ustadz tidak sebagaimana mestinya.  Hal seperti ini sering terjadi, meski  seharusnya tidak demikian. Seorang Muslim yang baik jika diberi nasihat semestinya  akan berterima kasih dan menerimanya dengan baik pula. Karena dari situlah akan terjadi perbaikan-perbaikan. Malah terkadang justru pembicaranya yang minta untuk dievaluasi demi kemajuan sebuah pengajian. Apalagi kalau dia  pembicara tetap. Cobalah Anda lihat kembali apakah cara menegurnya sudah tepat? Apakah pilihan kata yang Anda gunakan sudah baik? Atau suasana saat itu yang kurang bersahabat, sehingga Sang Ustadz menanggapinya seperti itu. Katakan dengan bijaksana keinginan para peserta pengajian. Ungkapkan dahulu kelebihan-kelebihan beliau, baru kemudian disampaikan kelemahannya dan dicari solusinya bersama-sama. Kalau semua ini sudah Anda lakukan, dan beliau tidak mau menerimanya, yah coba saja cari pembicara yang lain. Mungkin Ustadz itu memang tidak cocok memberikan pengajian di tempat Anda. Sayang kan, kalau pengajian yang Anda selenggarakan tidak berjalan optimal hanya karena pembicara. Mengumpulkan orang itu tidak mudah. Apalagi untuk orang-orang yang baru mulai mempelajari Islam. Kita harus mengemasnya dengan baik. Baik dari sisi materi, maupun pembicaranya. Selamat berjuang… (Dra (Psi) Zulia Ilmawati)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: