Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Hukum Orang Kafir Menjadi Anggota Partai Islam

Posted by Farid Ma'ruf pada 10 Juli 2010

Tanya :

Ustadz, bolehkah orang kafir (non muslim) menjadi anggota partai Islam? (M. Saiful Amri, Jakarta)

Jawab :

Tidak boleh secara syar’i sebuah partai Islam menerima keanggotaan non muslim. Dalilnya ada dua. Pertama, terdapat dalil khusus yang mewajibkan keanggotaan partai Islam hanya dari muslim, yaitu firman Allah SWT (artinya) : “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan (Islam), menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.” (QS Ali ‘Imran : 104).

Terkait ayat ini, Syaikh Abdul Hamid Al-Ja’bah berkata,”Kata “minkum” [di antara kamu] pada ayat di atas melarang sebuah kelompok atau partai dari keanggotaan non Islam, dan membatasi keanggotaannya pada muslim saja.” (Lihat Abdul Hamid Al-Ja’bah, Al-Ahzab fi Al-Islam, hal. 120; lihat juga Yasin bin Ali, Min Ahkam Al-Amr bi al-Ma’ruf wa An-Nahyu ‘an Al-Munkar, hal. 64; M. Abdullah al-Mas’ari, Muhasabah al-Hukkam, hal. 33).

Kedua, banyak dalil menegaskan amar ma’ruf nahi munkar adalah ciri khas umat Islam, bukan umat non muslim. Misalnya QS Ali ‘Imran : 110 dan QS At-Taubah : 71. Sebaliknya orang non Islam, khususnya Yahudi, tidak saling melarang berbuat munkar di antara mereka (QS Al-Ma`idah : 78-79), dan orang munafik bahkan menyuruh yang munkar dan mencegah dari yang ma’ruf (QS At-Taubah : 67). Jadi amar ma’ruf dan nahi munkar tak akan mampu dilaksanakan sempurna, kecuali oleh umat Islam.

Berdasarkan ayat-ayat ini, Syaikh Ziyad Ghazzal menyatakan anggota partai Islam wajib orang muslim. Sebab misi partai Islam –yaitu amar ma’ruf nahi munkar— telah mengharuskan keislaman anggotanya. (Ziyad Ghazzal, Masyru’ Qanun Al-Ahzab fi Daulah Al-Khilafah, hal. 46).

Memang ada yang berpendapat non muslim dapat menjadi anggota partai Islam, dengan alasan Islam agama untuk semua dan mengakui keberagaman (pluralitas). Namun dalil-dalil ini tidak sesuai dengan tema (maudhu’) yang dibahas.

Benar bahwa Islam agama untuk semua karena Islam rahmatan lil ‘alamin (QS al-Anbiya` : 107), atau Islam risalah untuk seluruh manusia (QS Saba` : 28). (Abdullah al-Jibrin, At-Ta’amul Ma’a Ghairil Muslimin fi As-Sunnah an-Nabawiyah, hal 3; Munqidz as-Saqqar, Ghairul Muslim fi al-Mujtama’ al-Muslim, hal. 2).

Namun konteks ayat-ayat tersebut adalah menerangkan karakter risalah Islam sebagai risalah universal, bukan menerangkan karakter partai atau kelompok Islam.

Benar pula Islam mengakui keberagaman suku dan bangsa (QS Al-Hujurat : 13), juga mengakui keberagaman dalam bahasa dan warna kulit (QS Ar-Ruum : 22). (Lathifah Ibrahim Khadhar, Al-Islam fi al-Fikri al-Gharbi (terj.), hal. 167).

Namun konteks ayat seperti ini adalah menerangkan tanda-tanda kekuasaan Allah yang menjadi sunnatullah di muka bumi, bukan menerangkan karakter partai Islam.

Jadi tidak tepat berhujjah dengan ayat-ayat di atas untuk membolehkan keanggotaan non muslim dalam partai Islam. Karena ayat-ayat tersebut tidak ada hubungannya dengan keanggotaan non muslim dalam partai Islam. Wallahu a’lam.

Yogyakarta, 9 Juli 2010

Muhammad Shiddiq al-Jawi

Sumber : http://www.facebook.com/notes/m-shiddiq-al-jawi/

Iklan

7 Tanggapan to “Hukum Orang Kafir Menjadi Anggota Partai Islam”

  1. Iwa Kartiwa said

    Tujuan partai Islam khususnya PKS salah satunya selaras dengan Firman Allah “Amal Ma’ruf Nahyi Munkar” seperti yang Ustadz sebutkan tapi menurut saya kandungan dari tujuan itu sangat kompleks yang melahirkan tujuannya sendiri secara kontekstual, strategi,metode,jangka waktu,SDM yang memadai serta profesional,peralatan dan seabreg sarana yang akan dibutuhkan demi tercapainya cita2. Oleh karena itu,melihat situasi dan kondisi bangsa secara umum,birokrasi,pemerintahan,umat Islam dan tentunya secara khusus umat Islam yang mempunyai loyalitas dan keistiqomahan terhadap Islam dan partai Islam, maka saya fikir keikut sertaan orang2 diluar umat Islam untuk bergabung dengan partai Islam bukanlah suatu hal yang haram dengan catatan mereka yang akan bergabung memiliki visi kenegaraan yang sama,profesional,bermoral baik dan memilki track record yang baik ditempat profesionalismenya. Intinya selektifitas harus dikedepankan. trima kasih.

    • afiska prima dewi said

      itu kn berdasarkn pemikiran antum aj.. sudahkah pks mengkaji lebih dalam keputusan mrk bnr2 dari segi hukum islam? melihat riwayat kekhalifahan nabi & sahabat? ataukah semua itu msh cm brdasarkan dalil aqli, pemikiran manusia semata, yg qt tahu, bisa jd salah /keliru dlm pandangan islam..
      bagaimanapun pengetahuan manusia sgtlah terbatas, semua hrs kembali pd Al Qur’an & hadist..
      klu memang keputusan tsb tidak hny didasarkn pd landasan aqli sj, tolong sebutkan dalil dalam islam yg membenarkan keputusan pks tersebut..
      sy harap antum tau & mampu menjelaskn secara rinci krn sy liatny sprt antum simpatisan berat pks, atau bahkan mungkin kader pks sendiri..
      sukron.

    • afiska prima dewi said

      o’y ada satu hal menggelitik di comment antum..

      “…maka saya fikir keikut sertaan orang2 diluar umat Islam untuk bergabung dengan partai Islam bukanlah suatu hal yang haram dengan catatan mereka yang akan bergabung memiliki visi kenegaraan yang sama,profesional,bermoral baik dan memilki track record yang baik ditempat profesionalismenya. Intinya selektifitas harus dikedepankan….”

      lantas koq terang2an pks mau nerima luna-ariel msk menjadi kader pks?
      http://www.jakartapress.com/www.php/news/id/14253/Ariel-Luna-Masuk-PKS-Partai-Porno.jp

      smpe org ammah bilang pks tu partai porno..
      luna-ariel aj menyatakan ingin bergabung dgn pks aj ga, koq ini malah udh buat prnyataan siap /mau nerima mrk duluan…
      itukah yg antum sebut sebagai azas selektif ???

  2. […] full post on Konsultasi IslamTulisan TerkaitJuly 4, 2010 — Hukum Menonton Film PornoMay 23, 2010 — Hukum Donor Mata […]

  3. Jhon said

    Afiska, tolong dikasih dalil Islam dong, masa bahas guna akal saja.
    Mana mungkin orang kafir menyeruh ke arah “amal makruf dan mecegah kemungkaran”

  4. […] Filed under: Politik Tagged: kafir, parpol Konsultasi Islam […]

  5. lawanthaghut said

    semua partai islam yanh masuk ke sistem demokrasi telah masuk kedalam kekafiran. terutama para anggota DPR yang menjadikan dirinya tandingan bagi ALLAH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: