Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Menghadapi Teman

Posted by Farid Ma'ruf pada 5 Agustus 2010

Assalaamu’alaikum Wr.Wb.

Semoga ibu dalam keadaan sehat serta tidak kurang suatu apapun. Ibu pengasuh Rubrik Konsultasi Keluarga yang saya hormati, saya mempunyai teman kost. Dulu kami sangat akrab tetapi beberapa minggu ini, teman saya itu sering menjauh bahkan tidak mau berbicara dengan saya. Awalnya kami memang punya masalah kecil. Tapi saya merasa persoalan itu sudah selesai. Bagaimana seharusnya sikap saya agar pertemanan kami kembali baik? Saya sangat tidak nyaman dengan keadaan ini karena semakin lama rasa benci itu pun tumbuh pada hati saya kepadanya. Padahal kami tinggal serumah. Mohon saran dari ibu. Atas jawabannya, saya ucapkan jazakumullah khairan katsira, amin.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Nurul
Bogor

Wa’alaikumsalam Wr.Wb.

Nurul yang baik,

Insya Allah saya bisa memahami kegelisahan dan ketidaknyamanan Anda. Tidak enak memang kalau hubungan dengan teman yang sudah lama terjalin kemudian merenggang. Apalagi dia pernah sangat akrab dengan Anda, teman satu kost pula. Anda bisa setiap saat melihat, bertemu, dan mengamati setiap gerak-geriknya. Saya bisa membayangkan bagaimana tidak enaknya perasaan Anda. Teman dekat adalah orang yang sangat berarti dalam kehidupan kita masing-masing. Seseorang memang terkadang membutuhkan yang namanya sahabat atau teman dekat. Teman akan membantu kita menyelesaikan masalah, mengingatkan kalau berbuat salah atau hanya sekadar tempat bercerita, menumpahkan uneg-uneg, saling bertukar pengalaman dan sebagainya. Kita bisa bayangkan kalau tidak pernah punya teman karena sekuat apapun seseorang akan membutuhkan orang lain.
Nurul yang baik,

Dalam berteman biasanya memang tidak senantiasa berjalan mulus. Namanya juga kehidupan, kecil atau besar akan ada saja persoalan yang muncul. Persoalan dengan teman biasanya terjadi karena salah paham. Besar atau kecil sebuah persoalan seharusnya memang segera diselesaikan, apalagi Anda tinggal satu rumah. Anda memang merasa masalah kecil yang dulu pernah terjadi sudah selesai. Tapi belum tentu demikian halnya dengan teman Anda. Cobalah bangun komunikasi kembali. Komunikasi sangat penting, karena kita tidak selamanya bisa membaca pikiran orang lain. Segera selesaikan dan sampaikan sekiranya masih ada sesuatu yang mengganggu teman Anda.
Nurul yang baik,

Ada baiknya Anda juga melakukan introspeksi, barangkali tanpa Anda sadari, Anda juga turut andil dalam persoalan ini sehingga teman Anda semakin menjauh. Segeralah meminta maaf padanya. Tidak mudah memang memulai komunikasi. Tapi ingatlah kalau tidak ada yang berani memulainya, persahabatan yang selama ini sudah dijalin cepat atau lambat akan berakhir. Bahkan menimbulkan kebencian seperti yang sekarang mulai Anda rasakan.  Sayang kan kalau sampai seperti itu. Segera jauhkan kebencian yang mulai muncul. Selain akan membuat tidak nyaman, yang pasti saling membenci sesama Muslim tidak dibenarkan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Janganlah kalian saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, saling membenci, saling mendengki. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak dihalalkan bagi seorang Muslim menjauhi saudaranya lebih dari tiga hari”. (Mutafaq ‘alaih).

Insya Allah teman Anda juga ingin persahabatan kembali dijalin seperti dulu. Kalau toh memang Anda menemukan sifat atau sikap dari teman yang tidak berkenan, maka segera sadari bahwa tidak ada  manusia yang sempurna, setiap orang mempunyai sifat dan sikap yang kadang tidak seperti yang kita harapkan. Menerima kelemahan antara satu sama lain akan membantu mempererat persahabatan.

Nurul yang baik,

Ada beberapa hal yang Insya Allah bisa dilakukan untuk melanggengkan persahabatan. Cobalah selalu pikirkan apa yang dapat Anda berikan kepada teman atau sahabat Anda, bukan apa yang dapat Anda peroleh darinya. Hargailah sahabat Anda, seperti halnya Anda juga ingin selalu dihargai. Berikan selalu dukungan pada teman Anda karena teman yang baik selalu saling menyemangati dan mendorong supaya bisa bersama-sama menjadi yang terbaik bukannya saling menjatuhkan apalagi membencinya. Bersedia untuk saling memaafkan, jangan biarkan luka terus berkembang karena hal ini akan menghancurkan persahabatan yang ada. Dan yang tidak kalah penting jangan tinggalkan sahabat Anda saat dia berbuat kesalahan. Bersabarlah dan tuntunlah dia untuk berubah. Mudah-mudahan persahabatan Anda akan kembali terjalin. Semoga…[www.konsultasi.wordpress.com]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: