Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Hukum MLM

Posted by Farid Ma'ruf pada 3 Maret 2012

Pertanyaan :

  1. Apa hukum menjadi anggota MLM dengan tujuan untuk mendapatkan harga murah? Tidak ada maksud untuk mengembangkan jaringan, juga tidak ada maksud untuk menjual kembali produk-produknya.
  2. Bolehkah menjadi pelanggan/pembeli produk-produk MLM?
  3. Benarkah satu aqad dua transaksi itu haram? Karena ada hadis yang menyebutkan, ketika Nabi melakukan jual-beli unta di luar kota Madinah, ternyata si penjual mensyaratkan bahwa dirinya mau menjual jika si pembeli membolehkannya untuk menumpang sampai kota Madinah.
  4. Jika MLM memang bisnis yang haram, bisakah dibersihkan unsur-unsur haramnya? Misalnya : tidak ada satu aqad dua transaksi, tidak ada pemakelaran atas makelar, tidak ada penipuan harga yang keji, juga tidak ada pemberian bonus yang mengikat. Jika bisa, apakah kemudian MLM tersebut menjadi boleh kita ikuti?

Jawaban :

Pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas dijawab dalam Pengajian Tsaqofah Islam HTI Bantul, Jumat, 2 Maret 2012 di Masjid Agung Manunggal Bantul. Pembicara : Ust. Titok Priastomo, S.Pt.

Untuk lebih jelasnya, silakan download materi-materi berikut:

  1. Makalah : Hukum Syara’ Seputar MLM =>file PDF
  2. Presentasi : Beberapa Titik Kontrol yang Harus Diperhatikan dalam Menilai MLM =>file Powerpoint
  3. Rekaman audio : Pengajian bersama Ust. Titok Priastomo =>file MP3

Tulisan terkait :

1. Komisi dalam Transaksi Model MLM

2.  Seputar MLM Lagi

5 Tanggapan to “Hukum MLM”

  1. […] Posted: 4 March 2012 in Uncategorized 0 https://konsultasi.wordpress.com/2012/03/03/hukum-mlm/ Share this:Like this:LikeBe the first to like this […]

  2. pras said

    file mp3 nya kok ga bisa di download ya???

  3. Habiibullah said

    berikan solusi pengembangan ekonomi islam selain lewat MLM ?
    apakah saat ini islam sdh mengeluarkan solusi mmberantas kemiskinan umat ?
    apakah ini bisa mnjadi media pembodohan massal disaat ummat sdg mencari solusi perbikan ekonominya ?
    Fatwa Haram MLM boleh keluar, tapi kiranya skaligus uraikan solusi terbaiknya.

    • ayo tobat said

      Yha..terkadang kita dengan mudah mensalah2kan sesuatu, tapi lupa memberikan solusi yang sebenarnya sanagt dibutuhkan..

    • tommy said

      saya kira begini, kalo untuk solusi praktis tentu kalangan praktisi lbh mengetahui fakta bisnis. sedangkan untuk fiqh, siapa saja yg mengetahui metode ushul fiqh bisa tahu apakah suatu aktivitas itu terkategori wajib, sunnah, mubah, makruh ataukah haram. nah kajian ini saya rasa bukan bermaksud utk mengebiri orang2 yg ingin meningkatkan taraf hidupnya salah satunya dgn ikut MLM, tapi kajian ini lebih ke instrospeksi dan evaluasi krn sbg seorang muslim keterikatan thd hukum syara’ adlh mutlak, shg selayaknya seorang muslim mempunyai batasan2 syar’i dlm berbisnis. jadi, soal solusi praktisnya, ini merupakan pr kita bersama bukan cuma si pemateri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: