Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Skandal Korupsi Politik dan Finansial yang Mengguncang Pemerintah Turki

Posted by Farid Ma'ruf pada 3 Januari 2014

Pertanyaan:

Erdogan pada 25/12/2013 mengumumkan pembentukan kabinet baru. Ia mengganti sepuluh orang menteri. Hal itu setelah tiga orang menteri mengundurkan diri. Di antaranya adalah menteri lingkungan yang diminta Erdogan agar mengundurkan diri. Hal itu akibat skandal kerusakan politik dan finansial yang mengguncang pemerintah Turki sejak sepuluh hari terakhir. Sebelumnya pada 20/12/2013, sebanyak 24 orang dari 49 orang yang dekat dengan pemerintah dan partainya Erdogan telah ditangkap dan diajukan ke tahap penyelidikan pada 17/12/2013 atas tuduhan melakukan korupsi … Setelah itu, perdana menteri melancarkan serangan keras kepada orang-orang yang menyebabkan terbongkarnya mereka dan menyebabkan mereka ditangkap. Ia menjauhkan puluhan orang manajer keamanan yang diasosiasikan kepada kelompok Fathullah Golan. Erdogan menumpahkan kemarahannya terhadap kelompok ini … Demikian juga ia mengajukan kritik kepada duta besar Amerika di Turki. Pertanyaannya, apa yang sabenarnya terjadi sehingga membalikkan hubungan kerjasama dan dukungan antara Erdogan dan kelompok Fathullah Golan menjadi hubungan perseteruan? Mohon dapat dirinci sedapat mungkin, sebab masalahnya menjadi rancu bagi kami setelah tindakan-tindakan Erdogan terhadap kelompok itu. Kemudian apa konotasi pernyataan Erdogan terhadap dubes AS, padahal hubungan Erdogan dengan Amerika adalah hubungan yang sangat hangat sampai pada tingkat ia digambarkan sebagai orangnya Amerika di Turki?

 

Jawab:

Jawaban pertanyaan tersebut akan menjadi jelas dengan memaparkan pendahuluan dan hasil-hasil yang terjadi.

1. Pengumuman tentang penyelidikan dan penangkapan ini berpengaruh terhadap pemerintah, partai pemerintah, dan Perdana Menteri Erdogan. Sebab, penyelidikan dan penangkapan itu diarahkan kepada person-person yang diasosiasikan kepada pemerintah dan partai berkuasanya. Diantara mereka adalah empat orang anak menteri di pemerintahan, walikota al-Fatih Istanbul dan direktur Bank Rakyat … Diantara mereka juga para pengusaha yang dekat dengan partai berkuasa. Pengumuman itu datang menjelang pemilu daerah tiga bulan lagi pada 30 Maret 2014. Erdogan berharap pemilu itu akan bisa menguatkan popularitasnya untuk mencalonkan diri menjadi presiden yang pemilihannya akan berlangsung beberapa bulan kemudian pada 26 Agustus 2014, di mana pemilihan Presiden itu dilakukan secara langsung oleh rakyat; berbeda dengan yang selama ini terjadi dimana Presiden dipilih oleh Parlemen. Karena itu reaksi Erdogan sangat marah. Ia melakukan langkah-langkah perubahan di direktorat keamanan dan para pengikut kelompok Fathullah Golan. Ia mengancam tokoh-tokoh kelompok tersebut di pengadilan seperti yang dilansir di koran Milliyet 18/12/2013. Erdogan mengatakan, “Akan tetapi bagi orang-orang yang bekerja di wilayah pengadilan wajib menghormati hak-hak dan undang-undang. Mereka tidak boleh bergerak dengan arahan dari pihak tertentu … Tidak layak bagi siapa pun yang bekerja di wilayah pengadilan melakukan tekanan dan memberikan perintah dan instruksi-instruksi terhadap eksekutif dalam perkara yang tidak biasa dilakukan pengadilan. Jika Anda melakukan mengarahkan pengadilan untuk mengadakan suatu jenis tekanan terhadap masyarakat, maka kami akan melakukan kewajiban yang wajib kami lakukan, dan telah kami lakukan.“ Ia mengisyaratkan dengan ucapannya, “telah kami lakukan,“ ia mengisyaratkan kepada pencopotan sejumlah manajer keamanan… Supaya Erdogan bisa meraih simpati dengan sikapnya terhadap kelompok Golan itu, ia membuat pernyataan yang memberi pengertian bahwa ada konspirasi luar negeri. Ia mengatakan, “Kejadian-kejadian di hari-hari terakhir ini memiliki hubungan dengan pihak internasional. Hal itu merupakan ungkapan dari aktivitas yang dilakukan oleh para pelaksana di dalam negeri yang tunduk kepada luar.“ Hal itu seperti yang ada di surat kabar yang sama… Kemudian pada waktu belakangan dalam persinggahannya di Samson selama perjalanannya untuk menggalang opini umum di pihaknya pada 20/12/2013 ia menyatakan, “Dubes masuk dalam wilayah beberapa aktifitas konspiratif. Lalu Erdogan menyampaikan seruan kepada dubes agar melakukan tugasnya, dan jika Anda keluar wahai dubes, dari wilayah tugas Anda, maka pemerintah kami akan bertindak sampai kewenangan terjauh yang dimiliki…“ (Miliyet, 21/12/2013). Dengan pernyataan itu ia menunjuk kepada dubes AS. Pernyataannya itu merupakan komenter terhadap berita yang dilansir oleh beberapa surat kabar Turki “Star, Shafq al-Jadid, dan al-Masa‘“ tentang pertemuan dubes AS di Ankara Ricciardone dengan beberapa perwakilan Uni Eropa pada 17/12/2013 … Berita tersebut mengandung isyarat-isyarat yang menunjukkan intervensi dubes AS dalam kejadian-kejadian yang ada… Begitulah, Erdogan berada di puncak kemarahan dalam pernyataan-pernyataannya terhadap kelompok Golan. Dia juga berada di puncak peringatan terhadap dubes AS.

2. Adapun kelompok Golan, sudah diketahui bersama bahwa kelompok ini mendukung Erdogan dan partainya sejak ia menerima tampuk pemerintahan pada tahun 2002… Pemerintah telah mengijinkan kelompok ini masuk ke banyak lembaga disamping memegang sejumlah besar pusat-pusat bimbingan belajar yang menghimpun harta dari para mahasiswa untuk kelompok tersebut. Pada saat yang sama, kelompok itu menyiapkan banyak orang dari mahasiswa untuk bekerja bersama kelompok tersebut… Semua itu terjadi secara terbuka dan tidak sembunyi-sembunyi. Erdogan juga tidak mengkhawatirkan bahaya dari kelompok tersebut. Apalagi realita kelompok tersebut lebih mirip dengan gambaran seorang syaikh bersama murid-muridnya, yakni bukan organisasi politik yang memiliki program dan menyesaki pemerintahan untuk menerapkan programnya itu… Karena itu, Erdogan tidak memberi perhatian besar kepada mereka. Lebih khusus lagi, kelompok tersebut adalah bagian dari tangan-tangan Amerika sebagaimana Erdogan, meski berbeda cara dan peran… Keduanya telah berkontribusi dalam mengontrol lembaga-lembaga dan menghancurkan infrastruktur nasional yang loyal kepada Inggris. Semua itu atas kemampuan Amerika menginfiltrasi masuk ke lembaga-lembaga melalui kelompok tersebut. Demikian juga Amerika bisa menembus militer dan lingkungan politik melalui Erdogan dan partainya… Begitulah, partainya Erdogan dan kelompok Golan itu merupakan dua tangan Amerika di Turki. Hubungan keduanya adalah hubungan kerjasama, teman dan sama-sama loyal kepada satu rujukan… Terlebih lagi Amerika, pada awal pemerintahan Erdogan, menginginkan satu kelompok kuat dan bersatu terdiri dari orang-orangnya di Turki, sebab kekuatan Inggris pada waktu itu masih memiliki kekuatan berpengaruh di dalam pengadilan dan militer yang diperhitungkan Amerika … Semua ini membuat Amerika menaruh perhatian agar hubungan antara Erdogan dan partainya dengan kelompok Fathullah Golan, menjadi hubungan yang harmonis tanpa ketegangan. Kondisi itu terus berlangsung sampai awal 2010 … dimana terjadi insiden-insiden pada tahun itu yang menyemai benih-benih perbedaan di antara Erdogan dengan Fathullah Golan. Yang pertama adalah surat Fathullah Golan mengenai insiden kapal Mavi Marmara yang diserang oleh entitas Yahudi pada pagi hari tanggal 31 Mei 2010. Di dalam suratnya Golan mengatakan, “Berlayarnya kapal tersebut dan masuk ke perairan Israel merupakan kesalahan fatal. Dan penting untuk mendapat izin dari Tel Aviv.“ Golan menyalahkan posisi kapal. Ia berpihak pada tindakan entitas Yahudi dan haknya untuk membunuh beberapa penumpang kapal tersebut. Sementara pada saat yang sama, Erdogan memihak misi kapal dan penumpangnya. Maka Erdogan menganggap surat Fathullah Golan diarahkan kepada dirinya secara personal. Meski demikian, keduanya melupakan insiden itu dan hubungan keduanya kembali baik. Fathullah mendukung referendum yang diserukan oleh Erdogan pada tanggal 12 September 2010 atas amandemen konstitusi… Fathullah Golan memiliki pengaruh dalam menguatkan sayap “ya“ dalam referendum itu. Golan dari markasnya di Ankara menyeru rakyat Turki, beberapa minggu sebelum tanggal referendum, untuk menyetujui amandemen konstitusional. Ia menjelaskan, “Amandemen ini meski terbatas namun penting untuk setelahnya dan referendum ini merupakan titik pergerakan ke arah kebebasan yang lebih dan praktek demokrasi.“ Erdogan meraih kemenangan dalam referendum itu dimana persetujuan terhadap amandemen mencapai 58% dan dibuatlah perayaan massal di depan kantor pusat partai berkuasa…

Akibat dari persetujuan itu terjadi perubahan signifikan pada berbagai institusi yang menyebabkan terisinya jabatan kosong setelah dikosongkan dari orang-orang nasionalis dengan masuknya orang-orang kelompok itu. Demikian juga terjadi perubahan pada struktur dewan tinggi pengadilan dan jaksa penuntut umum, serta kabatan-jabatan baru yang dibuat. Semuanya untuk keuntungan kelompok tersebut yang membuat kelompok itu memiliki pengaruh kuat di institusi-institusi berpengaruh. Akhirnya kelompok tersebut mengontrol sejumlah pengadilan penting dan pengadilan khusus di bawah Dewan Tertinggi Hakim dan Jaksa Penuntut Umum.

3. Kemudian terjadi krisis diantara keduanya setelah awal tahun 2011, di mana Erdogan memperhatikan bahwa penetrasi kelompok itu di dinas keamanan dan peradilan menciptakan tekanan padanya dan ada upaya untuk mendominasi … dan bukan lagi seperti sebelumnya, berupa dukungan kepadanya. Sejak waktu itu, mulailah terjadi sejumlah catatan aksi reaksi diantara Erdogan dan kelompok Golan, di antaranya:

  1. Sejak awal tahun 2011, Erdogan mulai bekerja melemahkan pengaruh kelompok ini. Erdogan menggugurkan orang-orang yang diasosiasikan kepada kelompok ini dari daftar calon anggota parlemen pada pemilu 2011. Kemudian Erdogan mencopot beberapa orang yang berafiliasi kepada kelompok ini dari pusat-pusat keamanan dan beberapa pengadilan…
  2. Akibat hal itu, media massa kelompok ini melancarkan serangan kapada Erdogan … Tidak cukup dengan itu, mereka menyebarkan rekaman pada Juli 2011 tentang pembicaraan antara kepala dinas intelijen nasional, Hakan Fidan, dengan pemimpin-pemimpin Partai Buruh Kurdistan dan Partainya Ochalan di Oslo antara tahun 2009 dan 2010 dalam rangka menyelesaikan isu Kurdi. Pembicaraan-pembicaraan yang dilakukan pada waktu itu bersifat rahasia untuk menyiapkan suasana sebelum diumumkan… Maka tuduhan pun diarahkan kepada kelompok ini, bahwa kelompok ini memiliki hubungan dengan penyebaran rekaman itu. Kepala Jaksa Penuntut Umum yang pro kepada kelompok ini pada 7 Februari 2012 meminta dilakukan investigasi terhadap Fidan, kepala intelijen …
  3. Erdogan menganggap masalah ini masalah vital baginya, sebab akan bisa menyentuh perdana menteri dan mengungkap rahasia-rahasia berkaitan dengan komunikasi negara melalui intelijennya dengan Partai Buruh Kurdistan. Maka Erdogan melindungi kepala intelijen dari tuntutan hukum apapun. Hal itu dia lakukan dengan meminta dikeluarkan undang-undang khusus dari parlemen untuk itu: bahwa “Tidak boleh dilakukan penyelidikan terhadap orang-orang yang bekerja di kawat intelijen dan orang-orang yang dibebani tugas khusus oleh perdana menteri kecuali dengan izin dari perdana menteri.“ Dampak dari insiden penyebaran rekaman itu, Erdogan juga melikuidasi direktorat-direktorat intelijen di Ankara, Istanbul dan Azmir seperti halnya Erdogan melakukan hal itu di jalur pendidikan dan pengadilan terhadap orang-orang yang diasosiasikan kepada kelompok Golan …
  4. Kemudian datanglah langkah yang berpengaruh kuat terhadap kelompok tersebut, yaitu rencana Erdogan untuk menghapus pusat-pusat bimbingan belajar dan mengubahnya menjadi sekolah-sekolah swasta yang mengajarkan kurikulum negara atau mengubahnya menjadi sekolah-sekolah SMU. Kelompok tersebut membawahi hampir seribu pusat bimbingan belajar. Lembaga bimbingan belajar itu memungut biaya tinggi dari para orang tua siswa yang mereka kunjungi untuk memperkuat tingkat pembelajaran mereka yang rendah di sekolah negeri sehingga mereka bisa masuk ke perguruan tinggi. Kelompok Golan memiliki dua tujuan utama di balik pusat-pusat bimbingan belajar itu: mendapatkan harta dan merekrut pelajar ke perguruan tinggi. Maka pemerintah Erdogan ingin melakukan perubahan dalam sistem pendidikan dan mengubah pusat-pusat bimbingan belajar menjadi sekolah-sekolah swasta yang mengikuti kurikulum negara dan berada di bawah pengawasan negara. Pemerintah Erdogan juga ingin mengubah sistem masuk ke perguruan tinggi dengan menghapus tahun persiapan untuk masuk ke perguruan tinggi setelah menyelesaikan SMU. Akibat dari sistem lama itu, banyak orang tua terpaksa mengirimkan anak-anak mereka ke pusat-pusat bimbingan belajar supaya bisa masuk ke perguruan tinggi dan untuk mendapatkan nilai tinggi yang memungkinkan mereka masuk ke jurusan yang mereka inginkan. Jika pusat-pusat bimbingan belajar itu dihapus atau ditutup maka kelompok Golan akan rugi dalam dua segi, mendapatkan harta dan merekrut individu. Karena itu, kelompok itu menjadi “gila“ ketika Erdogan mengumumkan rencananya menghapus pusat-pusat bimbingan belajar dan mengubahnya menjadi sekolah-sekolah swasta yang mengikuti kurikulum negara… Seolah-olah kelompok tersebut mulai berpikir untuk bereaksi terhadap Erdogan dan partainya untuk mempengaruhi kemenangannya di pemilu lokal yang akan diadakan tiga bulan lagi pada tanggal 30 Maret 2014.
  5. Setelah itu, tibalah skandal korupsi dan penagkapan-penangkapan yang mencakup anggota-anggota pemerintahan Erdogan, partainya dan orang-orang yang dekat dengannya… Tudingan pun diarahkan oleh kelompok Fathullah Golan. Reaksi kelompok Golan mengarahkan telunjuk tudingan kepada mereka. Kelompok tersebut memperlihatkan rasa senang luar biasa atas penangkapan-penangkapan dan berbagai penyelidikan itu. Media massa kelompok itu menyebarkannya dan mengharapkan kegagalan untuk Erdogan… Akan tetapi langkah-langkah cepat Erdogan dengan perubahan-perubahan yang dia lakukan di direktorat keamanan dalam bentuk pencopotan dan pemindahan … di mana Erdogan mencopot sejumlah direktur keamanan yang loyal kepada kelompok tersebut… Perubahan-perubahan ini membalikkan kegembiraan kelompok itu menjadi kesedihan dan ratapan. Maka kelompok itu berusaha menghalangi atau mengacaukan perubahan-perubahan ini dan menunjukkan bahwa itu ilegal dan tidak transparan. Media-media massa yang mendukung kelompok tersebut menyebarkan berita bahwa keputusan perubahan para direktur keamanan sejak Juli 2013 hingga hari ini ditolak dan tidak disetujui oleh presiden. Maka kantor kepresidenan pada tanggal 20 Desember 2013 segera menyiarkan penjelasan yang keluar dari presiden Abdullah Gull yang tidak membenarkan berita kelompok Golan itu… Begitulah, upaya kelompok tersebut dalam menampakkan bahwa ada perbedaan dan perselisihan antara Abdullah Gull dan Erdogan gagal! Setelah itu, pecahlah kemarahan kelompok tersebut terhadap Erdogan karena merasa bahwa perubahan-perubahan ini langsung menusuk jantungnya. Maka ketua kelompok itu, Fathullah Golan, dari markasnya di Pensylvania menyiarkan pidato kemarahan dalam bentuk audio yang disebarkan oleh media massa kelompoknya pada 21 Desember 2013. Pidatonya memuat doa di antaranya, “Ya Allah tenggelamkan orang yang membiarkan pencuri dan justru menangkapi orang-orang yang menangkap pencuri, tenggelamkan orang-orang yang memalingkan pandangan dari para penjahat dan mendistorsi potret orang-orang yang menangkapi penjahat, bakarlah rumah-rumah mereka, hancurkan tempat tinggal mereka, cerai-beraikan perkumpulan mereka dan potonglah langkah mereka, dan jadikan bencana menyebar di antara mereka dan tolonglah kami untuk mengalahkan mereka…“ Tampak bahwa pukulan yang diarahkan kepada kelompok tersebut menyakitkan jika bukan malah fatal atau mematikan.

4. Begitulah, perkara-perkara berbalik sejak 2010 antara Erdogan dan Fathullah Golan. Intensitasnya meningkat pesat pada tiga tahun terakhir hingga hari ini… Tampak bahwa apa yang diajukan oleh kelompok tersebut dan ketuanya yang bermukim di Pensylvania dalam bentuk pelayanan-pelayanan kepada Amerika, merupakan bentuk kelancangan terhadap agama Allah dan permusuhan terhadap sistem khilafah. Kemudian itu merupakan dukungan kepada kepentingan-kepentingan Amerika hingga hembusan nafas terakhir menurut kelompok itu… Semua itu menjadikan Golan menduga bahwa dengan pengabdiannya yang menyaingi Erdogan bahkan melebihi, ia menduga akan mendapatkan keridhaan Amerika, lalu Amerika mengambilnya sebagai pengganti untuk Erdogan dan mendukungnya dalam menghadapi Erdogan … Maka akhirnya kelompok tersebut dan ketuanya melakukan tekanan-tekanan terhadap Erdogan seperti yang telah kami sebutkan … Adapun pengabdian kelompok tersebut kepada Amerika yang karenanya kelompok itu menduga bahwa Amerika akan mendukungnya sebagai pengganti Erdogan dan Amerika akan meninggalkan Erdogan, maka di antara pengabdian itu adalah:

  1. Seruan Fathullah Golan yang begitu cepat kepada apa yang disebut Islam moderat, atau lebih tepat campuran antara ide-ide sekuler dan demokrasi. Dia membela dengan kuat ide-ide ini dan mengarahkan orang ke arahnya dan menggunakan media-media massa kelompok tersebut dalam hal itu.
  2. Aktivitas kelompok tersebut yang terus bergerak dalam topik dialog antar agama, khususnya dengan Yahudi dan Nashrani dan penyamaan mereka dengan kaum muslimin dengan menganggap semuanya sebagai orang beriman. Juga seruannya untuk dibangun tempat ibadah bagi Yahudi dan Nashrani berdampingan dengan masjid.
  3. Serangannya kepada semua kelompok yang menyerukan tegaknya al-Khilafah dan Daulah Islamiyah. Dia menuduh kelompok-kelompok tersebut sebagai ekstremis dan teroris. Dia menyiarkan seruan-seruannya melalui media-media massa yang dimiliki kelompok tersebut dan disebarkan oleh pihak-pihak keamanan dan pengadilan.
  4. Pemimpinnya menjadikan Amerika Serikat sebagai tempat mukim sejak 1999. Dia juga memperluas pertemuan dengan para pejabat Amerika dan intelijen Amerika… Kemudian ia menyampaikan ceramah-ceramah di Amerika yang mengandung sikap, ide dan pandangan-pandangan yang menguntungkan kepentingan Amerika. Sebelumnya ia tidak pernah mengingkari invasi Amerika ke Irak dan Afganistan. Pada saat sekarang berbagai madia massa kelompok tersebut menyerang gerakan-gerakan Islam yang melakukan revolusi di Suria dan menganggapnya sebagai teroris. Media-media massa kelompok itu bekerja mendistorsi potret gerakan yang melakukan revolusi di Suria serta mendukung sikap Amerika melawan revolusi Suria.
  5. Sikap-sikapnya mendukung entitas Yahudi. Ia mengingkari pengiriman kapal Mavi Marmara untuk membantu penduduk Gaza pada akhir April 2010. Ia memberi hak kepada Yahudi untuk menyerang kapal tersebut. Dia juga tidak berbela sungkawa pada korban warga Turki dan tidak menganggap mereka sebagai syuhada‘. Sebelumnya, ia mengingkari serangan Shadam terhadap entitas Yahudi pada tahun 1991 dan ia menunjukkan kesedihannya untuk korban tewas dari orang Yahudi akibat serangan itu … Situsnya menyebarkan gambarnya, yakni gambar Fathullah Golan. Ia bertemu dengan Rabi Yahudi bersama entitas Yahudi Yahoo Doron tahun 1998.

Pengabdian Fathullah Golan kepada kepentingan Amerika yang sudah disebutkan itu hanyalah puncak dari gunung es … Kelompok itu dengan semua pengabdiannya menduga akan mendapat tempat di Amerika yang dikedepankan terhadap Erdogan. Dan yang rajih adalah bahwa dugaannya itu akan menjerumuskan dia. Amerika melihat Erdogan sebagai pemimpin partai politik yang lebih mampu merealisasi kepentingan-kepentingan Amerika daripada kelompok Golan dengan murid-muridnya…! Karena itu, Amerika tidak bisa merealisasi apa yang sudah dicapai di dalam Turki dan mengokohkan pengaruhnya di sana kecuali melalui partai politik yang dipimpin oleh Erdogan. Karena itu, Amerika mendukung Erdogan untuk merealisasi rencana-rencana politik Amerika melalui Erdogan khususnya implementasi rencana Amerika berkaitan dengan masalah Kurdi dan rencana-rencana Amerika lainnya di dalam dan luar negeri termasuk masalah Suria… Hingga jikalau bertambah tekanan terhadap Erdogan lalu ia mengundurkan diri misalnya, maka yang lebih rajih Amerika akan mencari orang kuat lainnya dari Partai Keadilan dan bukan memilih Fathullah Golan. Hal itu karena realitas kelompok Fathullah Golan adalah gerakan non politik yang terus bernaung di bawah parta-partai politik berdasarkan ungkapan “dia bersama pihak yang menang“. Dahulu ia berjalan bersama Partai Ibu Pertiwi Torghot Ozal pada delapan puluhan abad lalu. Setelah itu ia mendukung Partai Refah, kemudian Partai Demokrat Sosialis pimpinan Ajawed tahun 1998 setelah jatuhnya Partai Refah pimpinan Erbakan. Dan setelah didirikan Partai Keadilan dan Pembangunan, ia pun masuk di bawah naungannya. Karena itu, kelompok tersebut dipandang sebagai kelompok oportunis mendukung partai-partai berkuasa untuk merealisasi kepentingan-kepentingan kelompok itu sendiri. Atas dasar itu, maka yang mungkin bahwa kelompok tersebut akan berusaha berdamai dengan Erdogan, sebab ia akan merugi jika tidak melakukan hal itu… Upaya berdamai itu telah tampak pada tindakan-tindakan kelompok dan para pengikutnya. Golan telah menurunkan tingkat serangannya kepada Erdogan. Setelah ia sebulan lalu menggambarkan Erdogan sebagai Fir’aun dan Namrudz, Golan dalam rekaman audio yang dilansirnya menyeru para pengikutnya, “Jika Fir’aun dan Namrudz menentang kamu maka kamu di atas kebenaran…“. Kemudian dia sangat menurunkan tensi serangan ketika Golan belakangan mengusulkan agar pusat-pusat bimbingan belajar itu tetap dipertahankan dan ditempatkan di bawah pengarahan negara, dalam langkah konsesifnya. Akan tetapi Erdogan tetap berkeras pada keputusannya… Hingga orangnya Fathullah di peradilan dan dinas keamanan tidak lagi banyak menghadang Erdogan. Sejumlah orang dari mereka telah ditangkap dan mereka yang masih bertugas dipermasalahkan dalam keputusan-keputusannya. Beberapa pengadilan setuju dengan keputusan Erdogan untuk tidak langsung menerima kasus dari manajer keamanan tanpa persetujuan pimpinan mereka. Dan sejumlah pengadilan lainnya terus berusaha menghindar dari keputusan tersebut seperti diungkap di stasiun televisi NTV berita-berita khusus pada tanggal 27/12/2013, “bahwa Mahkamah Tinggi Turki menghapus keputusan pemerintah yang mengharuskan para perwira polisi menyampaikan penyelidikan-penyelidikan kepada pimpinan mereka“. Meski demikian, Sky News telah mengutip pada tanggal 26/12/2013 bahwa Jaksa Agung Muammar Akash yang memimpin penyelidikan pada tuduhan-tuduhan korupsi beberapa menteri di kabinet Turki mengatakan bahwa “ia menghadapi banyak tekanan“ pada kasus ini. Ia mengisyaratkan bahwa ia “dihambat melakukan penyelidikan“…

Erdogan masih terus mengancam dan memperingatkan para pendukung kelompok Golan di dinas keamanan dan pengadilan. Ia mengatakan selama kunjungannya ke pengadilan Fatisha propinsi Urdu: “saya sampaikan seruan saya kepada pengadilan! Anda mengatakan kepada eksekutif: bersihkan kotoran di antara kalian. Akan tetapi Anda tidak bersih benar. Kami punya apa yang kami ketahui.“ (Hirriyet, 21/12/2013). Begitulah, posisi Erdogan adalah lebih kuat dari posisi Fathullah Golan, minimal pada waktu yang bisa diperkirakan, khususnya bahwa pengaruh Erdogan di militer akhirnya menjadi berpengaruh. Media-media massa Turki menyebutkan bahwa angkatan bersenjata Turki mengeluarkan keterangan yang di dalamnya dinyatakan “angkatan bersenjata Turki menjauhkan diri dari pandangan dan organisasi politik apapun dan murni mengabdi kepada umat Turki.“ Hal itu seperti yang dilansir di UBA dan di situs Al-Hayah pada 27/12/2013.

5. Adapun sinyal Erdogan dalam pernyataannya kepada dubes AS seperti yang dilansir oleh surat kabar Milliyet pada 21/12/2013, maka masalahnya adalahnya sebagai berikut:

a. Selama penangkapan-penangkapan pada kasus korupsi yang disebutkan sebelumnya … tiga surat kabar -Star, Shafaq al-Jadid dan al-Masa‘- menyebutkan berita tentang pertemuan dubes AS di Ankara, Ricciardone, dengan beberapa wakil dari Uni Eropa pada 17/12/2013… Berita itu mengandung isyarat adanya intervensi dubes AS dalam kejadian-kejadian yang ada. Surat-surat kabar itu mendakwa bahwa menteri luar negeri Davud Oglu akan menghubungi menlu AS John Kerry dan menampakkan ketidaknyamanannya dan kementerian luar negeri terhadap tindakan-tindakan dubes …

Dubes Ricciardone sendiri menyatakan klaim-klaim surat kabar yang menyebarkan berita itu tidak benar dan dia menafikan adanya hubungan apapun antara Amerika dengan aksi-aksi penangkapan terkait korupsi itu. Hal itu ia ungkapkan melalui akunnya di tweeter. Ia mengatakan: “Amerika tidak memiliki hubungan apapun dengan aksi penangkapan terkait dengan korupsi baik suap dan cara ilegal. Berita itu hanya kebohongan yang dibuat-buat. Siapapun tidak bisa menjerumuskan hubungan Turki Amerika ke dalam bahaya dengan klaim-klaim yang tidak ada asal usulnya. Pertemanan dan kerjasama antara kedua negara mendatangkan arti penting yang vital untuk kedua negara“ (Milliyet, 21/12/2013). Meski demikian, Erdogan memanfaatkan masalah ini. Seolah-olah ia sudah siap dengan berita-berita surat kabar itu. Hal itu mendorong sebagian analis mengatakan bahwa tidak mustahil berita itu disiapkan untuk Erdogan agar ia manfaatkan dalam mengatakan bahwa kejadian-kejadian yang ada memiliki ekstensi internasional. Hal itu untuk mendapatkan simpati masyarakat dengan menganggap bahwa di sana ada konspirasi luar negeri! Atas dasar itu, Erdogan telah menyatakan dalam kunjungannya untuk menghimpun opini umum di pihaknya… Dalam persinggahannya di Samson tanggal 20/12/2013 ia mengatakan: “Dubes masuk dalam wilayah sebagian aktifitas konspiratif. Ia mengarahkan seruah kepada dubes: agar melakukan tugasnya. Dan jika Anda keluar (wahai dubes) dari wilayah tugas Anda maka pemerintah kami akan pergi sejauh kewenangan yang dimiliki“ (Miliyet, 21/12/2013)… Akan tetapi yang terjadi adalah bahwa Davud Oglu tidak menghubungi John Kerry. Pernyataan Erdogan juga tidak berlanjut. Akan tetapi, wakil ketua umum Partai Keadilan dan Pembangunan Husain Tashlik menyampaikan pernyataan berikut: “Keterangan Dubes Amerika Serikat Frank Ricciardone melalui tweeter yang tidak membenarkan berita-berita terkait pernyataannya dan yang dilansir oleh beberapa surat kabar, kami jadikan pegangan“ (Hurriyet, 21/12/2013).

b. Tradisi protes negara-negara terhadap intervensi negara lain adalah kementerian luar negeri mengirimkan nota protes resmi ke negara lain itu, atau meminta penarikan dubes … Demikian juga biasanya ketika seorang dubes tidak membenarkan berita tentangnya dari negara dimana ia bertugas adalah dengan mengirimkan surat kepada kementerian luar negeri negara yang berita tentangnya tidak dia benarkan … Meski begitu, namun yang terjadi adalah bahwa perdana menteri mengeluarkan pernyataan verbal … dan dubes Amerika bereaksi melalui tweeter! Hal itu menunjukkan bahwa pernyataan Erdogan “yang keras“ terhadap dubes Amerika adalah sekedar keributan saja. Dan pada hari di mana surat kabar Milliyet melansir pernyataan Erdogan yakni pada tanggal 21/12/2013, surat kabar yang sama menyebarkan berita yang di antara isinya: “yang menarik dan selama berlanjutnya aksi penangkapan korupsi yang memiliki ekstensi internasional, penasehat Amerika seorang pejabat intelijen terkait terorisme dan finansial di bawah kementerian keuangan Amerika, David Cohen, yang dikenal kedekatannya dengan Israel telah tiba di Istanbul dan melakukan pertemuan dengan para direksi bank-bank di Turki… dan membahas masalah-masalah finansial dan sanksi-sanksi terhadap Iran… Penasehat pejabat Amerika itu tidak melakukan pertemuan dengan pejabat berwenang di pemerintahan“! Hal itu menunjukkan bahwa lafazh-lafazh Erdogan adalah letusan kosong yang tidak memiliki makna akan tetapi nyaring bunyinya. Pejabat Amerika masuk ke negeri dan melakukan pembahasan dengan orang-orang yang diinginkan tanpa bertemu dengan seorang pejabat Turki!!

c. Sudah dikenal luas Erdogan memiliki ikatan dengan Amerika dan mengimplementasikan rencana-rencana Amerika di dalam dan luar Turki. Rencana-rencana ini, khususnya rencana dalam negeri menuntut penuntasannya, dan jika ia pergi mungkin akan berhenti… Dan Amerika menilai Erdogan termasuk orang kuatnya yang mengokohkan pengaruhnya di Turki sejak ia memegang tampuk pemerintahan. Sebelum itu pengaruh Inggris dominan di Turki melalui militer selama dekade-dekade sebelumnya sejak Mustafa Kemal menghapus Khilafah menuruti permintaan Inggris, musuh sengit Islam dan kaum Muslimin, dalam konferensi Lausane dengan kompensasi Mustafa dijadikan presiden Turki… Sejak saat itu pengaruh Inggris mendominasi pemerintah di Turki. Amerika tidak mampu menghilangkan pengaruh ini, khususnya di tubuh militer. Namun setelah Erdogan memegang tampuk pemerintahan, pengaruh Inggris melemah dan meredup dari pentas politik. Partai-partai politik yang memiliki latar belakang Inggris, khususnya partai Popular, menjadi lemah posisinya … Begitulah, pengaruh Amerika menjadi yang mendominasi sekarang sepanjang usia pemerintahan Erdogan. Pengaruh Amerika menjadi tampak nyata di jabatan presiden dan perdana menteri … Karena itu, pernyataan verbal dari Erdogan kepada dubes AS tidak memiliki realita praktis … Pernyataan seperti itu dipahami oleh Amerika dan oleh orang yang mengucapkan bahwa tidak ada pengaruhnya …

 

6. Ringkasnya:

  1. Krisis saat ini di Turki dua kutubnya adalah sama-sama antek Amerika: Erdogan dan Fathullah Golan.
  2. AS mementingkan kelangsungan Erdogan dan Golan menjadi satu kekuatan tanpa pesaing ketika Inggris memiliki kekuatan yang bisa diperhitungkan. Setelah kekuatan Inggris lemah, Amerika diam dari perselisihan Partai Keadilan dengan kelompok Fathullah, dan membiarkan mereka bersaing dalam hal loyalitas kepada Amerika dan melayani kepentingan-kepentingan Amerika.
  3. Yang lebih rajih adalah Erdogan akan terus bertahan setidaknya sejauh waktu yang bisa diprediksi. Dia akan terus menjaga popularitasnya. Hingga seandainya tekanan terhadapya bertambah, Amerika akan tetap mengunggulkan neraca orang lain dari Partai Keadilan terhadap neraca Golan. Sebab Amerika paham bahwa kelompok Fathullah Golan lebih menyerupai seorang syaikh dan murid-muridnya yang agar bertahan harus bernaung kepada partai politik berkuasa, bukannya dia berada di pemerintahan.
  4. Ini tentang penilaian Amerika dan orang-orangnya. Adapun apa yang dilakukan oleh umat terhadapnya, adalah umat harus mencabut pengaruh Inggris dan Amerika serta antek-antek dan para pengikut mereka … dengan izin Allah, dan mengembalikan Khilafah seperti sabda Nabi saw:

«ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ»

Kemudian ada khilafah yang mengikuti manhaj kenabian (HR Ahmad dan Abu Dawud at-Thayalisi)

Setiap orang yang memerangi khilafah dan para pejuangnya, serta siapa saja yang berjalan bersama kaum kafir imperialis, baik Inggris, Amerika, Rusia, Perancis dan lainnya … mereka akan mendapat kehinaan di dunia dan kekerdilan serta kehinaa melalui tangan kaum mukmin.

﴿وَيَوْمَئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ * بِنَصْرِ اللَّهِ يَنْصُرُ مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ

“Dan di hari (kemenangan) itu bergembiralah orang-orang yang beriman karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang. (TQS ar-Rum [30]: 4-5)

 

24 Shafar 1435 H

27 Desember 2013

 

Sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: