Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Takut Mati

Posted by Farid Ma'ruf pada 20 April 2014

Assalaamu’alaikum Wr.Wb

Pengasuh Rubrik Konsultasi Keluarga yang saya hormati. Saya kok merasa ajal saya sudah dekat, apakah wajar jika seseorang takut mati? Saya masih muda, anak saya masih kecil-kecil. Saya sering ketakutan sendiri, jika saya meninggal siapa yang akan merawat anak-anak saya. Terkadang saya juga takut jika anak-anak atau suami meninggal duluan. Pikiran saya sering tidak karuan. Apakah karena saya jauh dari Allah, sehingga setan dengan mudah mengacak-acak pikiran saya. Wajar nggak sih takut dengan kematian? Mohon pencerahan.

Wassalaamu’alaikum Wr.Wb

NR

08133XXXXXXX

Wa’alaikumsalam Wr.Wb.

Ibu NR yang baik,

Rasa takut adalah salah satu bentuk manifestasi naluri mempertahankan diri (gharizatul baqa’). Perasaan takut ini pasti ada dalam setiap diri manusia, karena merupakan bagian dari penciptaan-Nya. Rasa takut akan muncul, jika ada sesuatu yang mempengaruhi seseorang, bisa berupa fisik atau ilusi yang berkaitan dengan naluri tersebut. Misalnya muncul rasa takut ketika bertemu dengan binatang buas, takut ketika akan ujian, maju ke depan kelas, memimpin suatu rapat karena merasa tidak mampu dan sebagainya. Rasa takut  merupakan bagian dari ujian hidup.

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Q.S. Al Baqarah 2: 155).

Ibu NR yang baik,

Pada kondisi-kondisi tertentu, rasa takut itu berguna dan bermanfaat, sehingga memang harus ada dan diadakan. Rasa takut terhadap bahaya yang membahayakan adalah sesuatu yang bermanfaat dan harus ada.  Rasa takut kepada Allah dan azabNya adalah sesuatu yang penting dan harus ada, karena keduanya merupakan pengekang dan penjaga. Oleh karena itu, rasa takut kepada Allah harus ditumbuhkan dalam jiwa disertai macam-macam azab Allah yang akan ditimpakan pada orang yang berbuat maksiat. Dengan begitu manusia akan mengikuti agama-Nya, melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal”. (TQS Al-Anfal:2).

 

Ibu NR yang baik,

Dalam batas-batas tertentu, takut mati adalah wajar. Bahkan baik, apabila takut mati mampu menjadi pendorong atau motivator untuk berbuat berbagai kebajikan dan menjadi energi untuk menjauhkan diri dari kemaksiyatan. Nabi SAW pernah bersabda, ”Perbanyaklah mengingat ’pemutus kenikmatan’ yaitu kematian”. Hadits ini mengisyaratkan bahwa dalam batas-batas tertentu, takut mati sangatlah baik. Namun takut mati menjadi sangat buruk apabila membawa Anda pada sikap apatis, tidak ada semangat hidup, bahkan putus asa. Takut mati semacam ini harus disembuhkan dengan cara memupuk kesadaran bahwa setiap orang akan mati, baik cepat ataupun lambat. Kita tidak perlu takut mati, sebab mati pasti akan kita alami. Yang harus Anda takuti, apa yang akan Anda bawa setelah mati. Jadikanlah takut mati sebagai motivator atau pendorong untuk berlomba dalam kebaikan.

Ibu NR yang baik,

Kita wajib berlindung diri pada Allah apabila merasakan ketakutan yang berlebihan. Anda harus yakin bahwa Allah SWT Maha Melindungi, Maha Penyayang, dan Maha Berkuasa. Insya Allah akan membuat Anda lebih tenang menghadapi rasa takut yang berlebihan.

”Orang-orang yang beriman dan hati mereka tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tentram.” (TQS Ar-Rad 13: 28).

Mendekatlah pada Allah.  Salah satu cara untuk lebih mendekatkan diri pada Allah adalah dengan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah. Misalnya dengan melakukan shalat tahajud setiap malam. Pada saat itu Anda akan merasa sangat dekat dengan Allah. Dalam suasana sepi dan tenang Anda dapat mengungkapkan segala keinginan serta perasaannya pada Allah SWT.

“Tak  henti-hentinya seorang hambaKu mendekatkan diri kepadaKu dengan perbuatan sunnah-sunnah nafilah, hingga Aku mencintainya. (HR. Bukhari).

 

“Jika seorang hamba bertaqarrub (mendekatkan diri) kepadaKu sejengkal, Aku mendekatinya sehasta. Jika ia mendekatiku sehasta, Aku mendekatinya sedepa. Jika ia datang kepadaku dengan berjalan, Aku mendekatinya dengan berlari”. (HR. Bukhari).

Sumber : Tabloid MU edisi 124

Iklan

5 Tanggapan to “Takut Mati”

  1. Deny Laros said

    Asalamualaikum ..
    Terkadang saya berfikir akan takut mati , Dan saya takut akan dosa” yang pernah aku perbuat , pikiran saya seperti gak biasanya , saya jika bertemu orantua saya ingin saya minta ma.af akan dosa” saya kepadanya , tapi habis itu saya berfikir ,: kenapa ini hati saya ,apakah ajal udah mau dekat kepaku: jika saya berfikir begitu jantung saya langsung berdetak kencang dan nafas saya serasa kayak aneh , serasa sesak tpi masih beernafas . Mohon berikan jawaban akan hal yang saya alami ini

  2. maulana said

    Assalamualikum
    Ustad sudah 4 hari saya mengalami rasa takut mati tolong saya ustad

  3. Kristiana said

    Asalamualaikum…..saya sudah satu bulan lebih rasa takut akan pergih itu awal mulanya sya teringat sesuatu….dan pada ahir nya ketakutan itu berlanjut sampai sekarang….bagaimana cara menghilang kan fikiran” ituuu…

  4. EH said

    assalamualaikum wr.wb
    sudah 2minggu ini sya merasa kaya mau mati dan takut matibberawal dr mimpi sya meninggal. saya cari di google tanda2 mau mati dan rasa takut itu semakin kuat dan pamdangan saya kosong suka ngelamun mikirin anak sya masih kecil trus ama siapa
    gmn sih cara.y biar rasa takut itu hilang n normal ky dlu lagi

  5. Diah Sunasti said

    Assalamualaikum
    Saya sudah bermimpi meninggal lalu setelah itu saya menjadi ketakutan lalu saya searching tanda2 kematian yang ada di internet dan itu membuat saya semakin takut akan kematian.
    Bagaimana cara mengatasinya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: