Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Archive for Maret, 2017

Hukum Syara’ Tentang Melukis

Posted by Farid Ma'ruf pada 30 Maret 2017

Soal:

As-Salamu ‘alaikum. Saya Ahmad Wasam al-Hashlamoon, salah seorang syabab Hizbut Tahrir. Saya punya pertanyaan dan ingin jawaban dari Anda: 1. Apa hukum melukis di dalam Islam? 2. Apa hukum melukis bagian dari organ manusia? 3. Apakah melukis itu juga berlaku padanya hukum mengukir (an-nahtu)? Terima kasih.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Seni dan Budaya | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Wanita Menutup Kedua Kakinya Dalam Shalat

Posted by Farid Ma'ruf pada 30 Maret 2017

Soal:

As-Salamu ‘alaikum… apa hukumnya dalam shalat di rumahnya, apakah dia wajib menup kedua kakinya dikarenakan menutup aurat termasuk syarat sah shalat?

Baca entri selengkapnya »

Posted in Pakaian-Penampilan | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Notulensi Kajian Arisan dalam Islam bersama Ust Shiddiq Al-Jawi

Posted by Farid Ma'ruf pada 25 Maret 2017

Pentingnya sebuah amal bagi seorang muslim agar selalu sesuai dengan syariah Islam karena untuk mendapatkan keridhaan Allah, begitu pula dengan forum arisan. Realitasnya saat ini, banyak ibu-ibu ataupun bapak-bapak yang mengikuti kegiatan arisan baik di sekolah, kampung, ataupun komunitas tertentu. Arisan penting untuk dikaji karena merupakan salah satu amalan yang sering dilakukan, sayangnya banyak kaum muslimin yang minim dalil salah melakukan model arisan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Ekonomi | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Hukum Akad ad-Diwani dan an-Nisfaki yang Masyhur di Afganistan

Posted by Farid Ma'ruf pada 9 Maret 2017

Soal:

As-Salamu ‘alaikum …

Syaikhuna al-Jalil, di kami di Afganistan ada muamalah yang tidak kami ketahui keshahihannya dan itu sangat marak. Redaksinya: orang fakir mengambil anak sapi umur satu tahun atau sepuluh bulan, ia rawat satu atau dua tahun. Jika anak sapi itu betina lalu bunting dan melahirkan maka orang fakir itu mengambil anak sapi itu dan air susu induk sapi itu dan dia serahkan sapi betina induk ke pemiliknya. Atau ia jual sebelum bereproduksi (beranak) dan dibagi separo-separo. Dan jika anak sapi itu jantan, maka ia jual dengan pembagian separo-separo atau ia tahan (ia rawat) dan berbagi dua manfaatnya. Potret pertama disebut Diwânî dan potret kedua disebut Nisfaki. Apakah akad ini fasid atau shahih?

Semoga Allah memberi Anda balasan yang lebih baik. Baca entri selengkapnya »

Posted in Ekonomi | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Tidak Menyolatkan Jenazah Pro Penista Agama, Bolehkah?

Posted by Farid Ma'ruf pada 9 Maret 2017

Tanya :

Ustadz, ada pertanyaan. Orang muslim pendukung Ahok kalau mati tidak disholatkan, bolehkah itu? (Koh Martin, Sleman)

Baca entri selengkapnya »

Posted in Ibadah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »