Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Archive for the ‘Sanksi dan Hukum’ Category

hukum

Menyoal Kecaman Hukuman Mati Bagi Wanita Murtad di Sudan

Posted by Farid Ma'ruf pada 20 Mei 2014

Tanya :

Ustadz, apakah dalam Syariah Islam boleh menghukum mati perempuan muslimah yang murtad? Apa komentar Ustadz mengenai kasus wanita bernama Meriyam dari Sudan yang divonis mati dalam keadaan hamil muda karena diduga murtad, lalu ada ulama yang mengutuk hukuman itu? (Joko, Jakarta). Baca entri selengkapnya »

Posted in Sanksi dan Hukum | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Hukum Perkosaan dalam Islam

Posted by Farid Ma'ruf pada 27 Februari 2013

Tanya :

Ustadz, tolong jelaskan seputar hukum perkosaan, termasuk pembuktian dan sanksinya dalam syariah Islam! Baca entri selengkapnya »

Posted in Sanksi dan Hukum | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Hukum Bunuh Diri dan Tindakan Istisyhad?

Posted by Farid Ma'ruf pada 13 Januari 2009

Tanya:

Ustadz, bagaimana hukum bunuh diri untuk menyerang tentara Israel dalam rangka mencari syahid? Kartono, Jakarta. 08161654xxx

Baca entri selengkapnya »

Posted in Sanksi dan Hukum | Dengan kaitkata: , | 1 Comment »

Sanksi Bagi Perampok

Posted by Farid Ma'ruf pada 26 Januari 2007

Soal :
Angka kriminalitas di Indonesia semakin meningkat. Salah satu yang sering terjadi adalah perampokan. Bagaimana hukum Islam dalam masalah ini ? Baca entri selengkapnya »

Posted in Sanksi dan Hukum | 1 Comment »

Apa saja bentuk-bentuk hukuman dalam sistem Islam?

Posted by Farid Ma'ruf pada 26 Januari 2007

Soal :
Apa saja bentuk-bentuk hukuman dalam sistem Islam?

Jawab :
Bentuk Hukuman dalam Islam
Jenis-jenis hukuman dalam Islam ada empat, yakni: (1) hudûd; (2) jinâyat; (3) ta‘zîr; (3) mukhâlafat. Baca entri selengkapnya »

Posted in Sanksi dan Hukum | 8 Comments »

Mengenai Keadilan Hukum Islam

Posted by Farid Ma'ruf pada 18 Januari 2007

Soal: Ustadz, saya merasa kerepotan mendapat pertanyaan dari kawan mengenai keadilan hukum Islam. Demi Allah, saya yakin seyakin-yakinnya bahwa tidak mungkin hukum Islam itu tidak adil, cuma saya tidak bisa menjelaskannya kepada kawan saya tersebut. Pertanyaannya:

1. Jika seseorang lelaki hidung belang (baik masih lajang ataupun sudah menikah) melakukan perzinahan dan menghamili seorang gadis perawan, maka si gadis tersebut tidak bisa mengelak dari hukum Islam karena kehamilan dia sebagai bukti kuat perzinahan dan pasti akan dihukum. Sedangkan si lelaki selama tidak mengaku atau tidak ada 4 orang lelaki (soleh) saksi mata yang menyaksikan secara bersamaan si lelaki “memasukkan keris ke dalam sarung” (definisi zinah dalam Islam) maka si lelaki tidak akan bisa di sentuh oleh hukum rajam atau apapun namanya. Benarkah Demikian?

2. Dalam ajaran Islam dikenal dengan pembalasan yang memberikan keadilan atau Qishaash, mata ganti mata, gigi ganti gigi, dan nyawa ganti nyawa. Baca entri selengkapnya »

Posted in Sanksi dan Hukum | Leave a Comment »