Konsultasi Islam

Mengatasi Masalah dengan Syariah

Hukum Menggambar Makhluk Bernyawa

Posted by Farid Ma'ruf pada 18 Januari 2007

Soal: Saya mau tanya seputar hukum membuat gambar. Seperti yang pernah saya baca dari beberapa buku dan info dari teman-teman saya, katanya menggambar akhluk bernyawa itu haram. Tapi bagaimana kalau hanya menggambar alam bentuk kartun? Misalnya dalam bentuk karikatur, komik kayak ‘manga’ dan ‘animasi’ ala Jepang yang kadang-kadang nggak sempurna menggambarkan seorang manusia. Secara lebih konkrit, sebut saja sailormoon, kura-kura ninja, dragon ball, doraemon, pokemon, dan lain-lain. Atau yang ceritanya rada-rada Islami kayak Ali Baba, serial Aladin, serial Abu Nawas, dan lain-lain. Dan di beberapa stiker Islam yang dibuat oleh sejumlah parpol intra dan ekstra parlemen juga memuat kartun-kartun lucu. Apakah hukumnya juga haram? Bagaimana status semua itu? Apa yang dimaksud dengan menyerupai makhluk Allah? Apakah menggambar yang dimaksud itu adalah melukis seperti aliran realis ala Basuki Abdullah, dan kawan-kawan? Mohon penjelasannya.

Jawab: Hukum Menggambar Makhluk Bernyawa

Pada dasarnya para ‘ulama sepakat bahwa hukum menggambar makhluk bernyawa adalah haram. Banyak riwayat yang menuturkan tentang larangan menggambar makhluk bernyawa, baik binatang maupun manusia. Sedangkan hukum menggambar makhluk yang tidak bernyawa, misalnya tetumbuhan dan pepohonan adalah mubah.

Berikut ini akan kami ketengahkan riwayat-riwayat yang melarang kaum muslim menggambar makhluk bernyawa.

Dari Ibnu, dia berkata, “Rasulullah Saw bersabda, ‘Barangsiapa menggambar suatu gambar dari sesuatu yang bernyawa di dunia, maka dia akan diminta untuk meniupkan ruh kepada gambarnya itu kelak di hari akhir, sedangkan dia tidak kuasa untuk meniupklannya.’” [HR. Bukhari].

Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya diantara manusia yang paling besar siksanya pada hari kiamat adalah orang-orang yang menggambar gambar-gambar yang bernyawa.” (lihat Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah, bab Tashwiir).

Diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa seorang laki-laki dateng kepada Ibnu ‘Abbas, lalu katanya, “Sesungguhnya aku menggambar gambar-gambar ini dan aku menyukainya.” Ibnu ‘Abbas segera berkata kepada orang itu, “Mendekatlah kepadaku”. Lalu, orang itu segera mendekat kepadanya. Selanjutnya, Ibnu ‘Abbas mengulang-ulang perkataannya itu, dan orang itu mendekat kepadanya. Setelah dekat, Ibnu ‘Abbas meletakkan tangannya di atas kepala orang tersebut dan berkata, “Aku beritahukan kepadamu apa yang pernah aku dengar. Aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, ‘Setiap orang yang menggambar akan dimasukkan ke neraka, dan dijadikan baginya untuk setiap gambarnya itu nyawa, lalu gambar itu akan menyiksanya di dalam neraka Jahanam.’” Ibnu ‘Abbas berkata lagi, “Bila engkau tetap hendak menggambar, maka gambarlah pohon dan apa yang tidak bernyawa.” [HR. Muslim].

Dari ‘Ali ra, ia berkata, “Rasulullah Saw sedang melawat jenazah, lalu beliau berkata, ‘Siapakah diantara kamu yang mau pergi ke Madinah, maka janganlah ia membiarkan satu berhala pun kecuali dia menghancurkannya, tidak satupun kuburan kecuali dia ratakan dengan tanah, dan tidak satupun gambar kecuali dia melumurinya?’ Seorang laki-laki berkata, ‘Saya, wahai Rasulullah.’ ‘Ali berkata, “Penduduk Madinah merasa takut dan orang itu berangkat, kemudian kembali lagi. Lelaki itu berkata, ‘Wahai Rasulullah, tidak aku biarkan satu berhala pun kecuali aku hancurkan, tidak satupun kuburan kecuali aku ratakan, dan tidak satu pun gambar kecuali aku lumuri’. Rasulullah bersabda, ‘Barangsiapa kembali lagi membuat sesuatu dari yang demikian ini, maka berarti dia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Saw.’” [HR. Ahmad dengan isnad hasan].

Larangan menggambar gambar di sini mencakup semua gambar yang bernyawa, baik gambar itu timbul maupun tidak, sempurna atau tidak, dan distilir maupun tidak. Seluruh gambar yang mencitrakan makhluk bernyawa, baik lengkap, setengah, kemungkinan bisa hidup atau tidak, distilir (digayakan), maupun dalam bentuk karikatur adalah haram. Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani dalam kitab al-Syakhshiyyah al-Islamiyyah, juz 2, menyatakan, bahwa gambar yang dimaksud di dalam riwayat-riwayat di atas adalah semua gambar yang mencitrakan makhluk bernyawa, baik lengkap, setengah, kemungkinan bisa hidup atau tidak, maupun distilir atau tidak. Semuanya terkena larangan hadits-hadits di atas (Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani, al-Syakhshiyyah al-Islamiyyah, juz 2, bab Tashwiir).

Larangan yang terkandung di dalam nash-nash di atas juga tidak mengandung ‘illat. Larangan menggambar makhluk bernyawa bukan karena alasan gambar itu sempurna atau tidak. Larangan itu juga tidak berhubungan dengan apakah gambar tersebut mungkin bisa hidup atau tidak, distilir maupun tidak. Semua gambar makhluk hidup walaupun tidak lengkap hukumnya tetap haram.

Walhasil, gambar manusia dalam bentuk karikatur, komik, maupun batik yang distilir adalah haram, tanpa ada keraguan sedikitpun. Semua gambar makhluk bernyawa baik digambar secara gaya natural, surealik, kubik, maupun gaya-gaya yang lain adalah haram. Demikian juga, gambar potongan kepala, tangan manusia, sayap burung dan sebagainya adalah haram. Untuk itu, menggambar komik Sailormoon, Dragon Ball, Ninja Boy, Kunfu Boy, Samurai X, dan lain sebagainya adalah perbuatan haram.

Sedangkan proses mendapatkan gambar-gambar yang diperoleh dari proses bukan “menggambar”, misalnya dengan cara sablon, cetak, maupun fotografi, printing dan lain sebagainya, bukanlah aktivitas yang diharamkan. Sebab, fakta “menggambar dengan tangan secara langsung” dengan media tangan, kuas, mouse dan sebagainya (aktivitas yang haram), berbeda dengan fakta mencetak maupun fotografi. Oleh karena itu, mencetak maupun fotografi bukan tashwir, sehingga tidak berlaku hukum tashwir. Atas dasar itu stiker bergambar manusia yang diperoleh dari proses cetak maupun printing tidak terkena larangan hadits-hadits di atas.

Gambar Untuk Anak Kecil

Adapun menggambar makhluk bernyawa yang diperuntukkan untuk anak kecil hukumnya adalah mubah. Kebolehannya diqiyaskan dengan kebolehan membuat patung untuk boneka dan mainan anak-anak.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah, dia berkata, “Aku bermain-main dengan mainan yang berupa anak-anakan (boneka). Kadang-kadang Rasulullah Saw mengunjungiku, sedangkan di sisiku terdapat anak-anak perempuan. Apabila Rasulullah Saw dateng, mereka keluar dan bila beliau pergi mereka datang lagi.” [HR. Bukhari dan Abu Dawud].

Dari ‘Aisyah dituturkan bahwa, Rasulullah Saw datang kepadanya sepulang beliau dari perang Tabuk atau Khaibar, sedangkan di rak ‘Aisyah terdapat tirai. Lalu bertiuplah angin yang menyingkap tirai itu, sehingga terlihatlah mainan boneka anak-anakannya ‘Aisyah. Beliau berkata, “Apa ini wahai ‘Aisyah?” ‘Aisyah menjawab, “Ini adalah anak-anakanku” Beliau melihat diantara anak-anakanku itu sebuah kuda-kudaan kayu yang mempunyai dua sayap. Beliau berkata, “Apakah ini yang aku lihat ada di tengah-tengahnya?” ‘Aisyah menjawab, “Kuda-kudaan.” Beliau bertanya, “Apa yang ada pada kuda-kuda ini?” ‘Airyah menjawab, “Dua sayap.” Beliau berkata, “Kuda mempunyai dua sayap?” ‘Aisyah berkata, “Tidakkah engkau mendengar bahwa Sulaiman mempunyai kuda yang bersayap banyak?” ‘Aisyah berkata, “Maka tertawalah Rasulullah Saw sampai kelihatan gigi-gigi taring beliau.” [HR. Abu Dawud dan Nasa’i].

Riwayat-riwayat ini menyatakan dengan jelas, bahwa boneka baik yang terbuat dari kayu maupun benda-benda yang lain boleh diperuntukkan untuk anak-anak. Dari sini kita bisa memahami bahwa membuat boneka manusia, maupun binatang yang diperuntukkan bagi anak-anak bukanlah sesuatu yang terlarang. Demikian juga membuat gambar yang diperuntukkan bagi anak-anak juga bukan sesuatu yang diharamkan oleh syara’. Ibnu Hazm berkata, “Diperbolehkan bagi anak-anak bermain-main dengan gambar dan tidak dihalalkan bagi selain mereka. Gambar itu haram dan tidak dihalalkan bagi selain mereka (anak-anak). Gambar itu diharamkan kecuali gambar untuk mainan anak-anak ini dan gambar yang ada pada baju.” (lihat Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah). Wallahu A’lam bi al-Shawab.(www.konsultasi-islam.com)

[Tim Konsultan Ahli Hayatul Islam (TKAHI)]

Artikel terkait :
Hukum Foto dan Gambar

About these ads

237 Tanggapan to “Hukum Menggambar Makhluk Bernyawa”

  1. titok said

    tentang gambar cetak: “tapikan, gambar yang dicetak melalui sablon itu dulunya diperoleh dari proses tashwir, kecuali foto. Sebab, foto hanya merupakan bayangan alam yang dicetak. Semua gambar kartun yang ada di komputer pasti dihasilkan dari proses tashwir, artinya sengaja dibuat oleh manusia, tidak seperti bayangan yang direkam oleh foto. Bisa nggak bila dikatakan bhwa memanfaatkan gambar-gambar itu berarti bekerjasama dalam keharaman? Jazakallah

  2. ukhi said

    assalam….saya mau tanya tentang masalah meratakan kuburan maksudnya bagaimana??benar2 rata dg tanah, tp diindonesia kuburan malah di tinggikan, agar tidak hilang,dan apa hukum serta hadisnya??

    • Toko Maya said

      Saya setuju dgn pendapat Titok.. rasanya aneh juga ya membedakan antara gambar yg digambar dgn tangan dgn gambar yg dicetak. Gambar2 sablon, stiker, barang cetakan dll pd awalnya juga digambar dulu sebelum dicetak. Kalo mengikuti pendapat tsb semua itu haram kecuali foto. Dan lbh aneh lagi kenapa gambar dan mainan utk anak-anak dibolehkan? Bukankah mainan anak-anak itu mirip dgn berhala yg disembah2…

      Jika memang menggambar mahluk hidup itu diharamkan kenapa sih tdk ada protes dr ulama sekarang ini dgn gambar2 yg ada dikomik, film kartun, dll dan bagaimana dgn gambar2 dlm komik Islam yg bertujuan berdakwah.. apakah juga diharamkan?

      Saya sendiri berpendapat bahwa di awal2 berkembangnya agama islam, Rasulullah mengkhawatirkan umatnya kembali menyembah berhala dan orang suci spt yg dilakukan oleh umat nasrani.. karena itu Rasulullah melarang umatnya membuat patung dan gambar mahluk hidup. Namun sekarang saya rasa membuat patung sekedar utk hiasan dan mainan dan membuat gambar sekedar utk hiburan dan bukan utk disembah2 maka boleh2 saja. bahkan menjadi bertujuan baik jika kita membuat komik dan film kartun yg bertujuan utk berdakwah ….

  3. phoenix_crew said

    Assalamu’alaikum, menanggapi tentang hukum gambar :

    “Sebelumnya mohon maaf jika nanti ada kata-kata yang salah, harap segera diluruskan agar tidak terjadi penyimpangan yang tidak diinginkan.
    setahu saya, dalam komik-komik yang tadi tersebut bahwa karakter dan tokohnya sama sekali tidak menyerupai manusia. mungkin dalam beberapa komik iya, seperti komik yang beraliran realis (betul-betul sungguhan). namun kebanyakan komik, tokohnya sama sekali jauh dari menyerupai manusia. mulai dari bentuk mata (besar, penuh aksesoris), hidung (kecil)sampai model rambut. juga kebanyakan komik yang menggunakan karakter chibi (kepala besar, badan kecil) yang jauh dari mirip dengan manusia biasa. lagipula, dalam komik sangat jarang ada karakter yang digambar benar-benar sempurna (tubuh lengkap). paling-paling hanya kepala, atau 1/2 dan 1/4 badan.

    selain itu, asbab dahulu gambar diharamkan adalah karena digunakan untuk sesembahan/berhala. namun jika dilihat dari realitas zaman sekarang, gambar nyaris tidak bisa dipisahkan dari keseharian kita. mulai dari TV, majalah, buku-buku, pamflet, poster, kaos bergambar dsb. perkara jika pamflet dan poster tidak “digambar”, bukankah pola dari sablon itu sendiri digambar? apa tidak berarti malah menggandakan dosa dengan memperbanyak? bahkan sekarang media gambar sudah marak digunakan untuk berdakwah. contoh paling kecil adalah komik islami. isinya menggugah jiwa, dan mengarahkan menuju kebenaran. bagaimana tentang hal ini?

    dan jika memang proses cetak tidak diharamkan, bukankah komik sama seperti sablon, yakni digambar terlebih dahulu, lalu dicetak/diperbanyak? lantas, bagaimana hukum komik yang melalui hasil cetak?

  4. indah said

    Assalamualaikum
    Berdasarkan data tentang Hukum Menggambar Makhluk Bernyawa,
    “Adapun menggambar makhluk bernyawa yang diperuntukkan untuk anak kecil hukumnya adalah mubah. Kebolehannya diqiyaskan dengan kebolehan membuat patung untuk boneka dan mainan anak-anak.”
    yang saya tanyakan: Bagaimana dengan membuat animasi dengan maksud untuk anak kecil?
    Dan bagaimana dengan “Sedangkan proses mendapatkan gambar-gambar yang diperoleh dari proses bukan “menggambar”, misalnya dengan cara sablon, cetak, maupun fotografi, printing dan lain sebagainya, bukanlah aktivitas yang diharamkan.” Bukankah untuk memperolehnya butuh karya orang yang tidak lain membuatnya melalui perantara mouse ato yang laen.
    Maaf, saya benar2 pengen ta-u.Tolong dijelaskan ya.Makasih.

    • hagianto said

      Sedikit menjelaskan menurut apa yang saya tangkap dari artikel diatas, tdk lepas dari segala kekurangan saya :
      Arti Menggambar dengan mengkopi itu kan berbeda. Menggambar, melukis atau menorehkan sesuatu sehingga terbentuk sebuah objek hidup berbeda dengan fotografi yg merupakan proses mengkopi. Melukis ke media kertas berbeda dengan mencetak hasil foto ke media kertas.

  5. uvwxyz said

    kalau film kartun dibuat untuk anak kecil, rata-rata sih di TV iklan film kartun ditujukan ke anak kecil, gimana hukumnya ya????

  6. Jack_Logics said

    dari keterangan diatas, saya mempunyai pemikiran sbb:
    gambar untuk anak-anak biasanya diperlukan sebagai hiburan atau media pembelajaran bagi anak dan jarang sekali dimaksudkan untuk yang lainnya.
    sedangkan gambar/ilustrasi yang diperlukan untuk dewasa biasanya berupa visual yang “what on a man mind”, “untuk dewasa”, +17th, dan seringkali menuju ke maksiat.

    PERTANYAAN SAYA:
    seandainya ada gambar makhluk bernyawa bagi anak tapi menampilkan visual yang mengarah “kemaksiatan” itu hukumnya gimana?
    sedangkan seandainya ada gambar makhluk bernyawa untuk dewasa tapi menampilkan visual yang sangat sopan dan memungkinkan sebagai bahan dakwah, misalnya ilustrasi untuk buku islami yang bernuansa santai tapi islami, itu hukumnya gimana?

    • daf daf said

      kmaksiatan gak ada batasan umur, hukumnya haram, bukan begitu ustadz
      masih adakah cara lain brdakwah tnp ilustrasi untuk org dewasa, pastinya banyak jd yg halal masih ada ko pilih yg haram

  7. kkkkkkkk said

    Assalamualaikum
    Saya mendapati bahwa anak saya harus menggambar binatang pada pelajaran Ketrampilan
    Jadi bagaimana ini?
    Sekian pertanyaan saya

  8. egapermana said

    lalu bagaimana dengan lukisan wajah para wali ?

  9. sarwanto said

    Assalamualakum…
    Subhanalaah

  10. sari said

    kalau menggambar sebagai alat pembelajaran. berubung aku adalah mahasiswa desain dan karena beberapa persoalan aku terkunci di jurusan itu dan tak bisa pindah ke jurusan lain..aku juga punya cita-cita sebagai pengarang komik dari kecil?. jujur saja aku jadi down mengetauhi cita-citaku selama ini hancur

    • Bunga said

      Setuju, saya juga sprt itu. Dr dulu sy pgn jadi pengarang komik, tp stlh tau ini, jd agak ragu. Apa dampak negatif yang ditimbulkan kalau kita menggambar? Sedangkan saya sring menggambar perempuan2 muslim, apakah itu haram? Dan bagaimana yang tujuannya untuk berdakwah lewat fb? Bertujuan baik tapi diharamkan :(

      • Risal_ical said

        assalamu alaikum, setuju tmn, betapa downnya saya mngetahui klau mnggambar brnyawa itu dharamkan, padahal pekerjaanq sekaligus hobku menggambar/ air brush :( sebelumnya saya betul betul sangat tidak tau :(

      • aduh,, saya baru baca, cita cita saya jadi pelukis, habis baca ni artikel rasanya cita cita saya kandas disini……

  11. Arya said

    Assalamualaikum
    Aku ingin mengatkan bahwa pendapat artikel ini kurang tepat sebab kalau kita berfikir cerdas yang dimaksud dengan meniru ciptaan Allah bukan meniru secara mutlak tetapi meniru yg bertujuan untuk diagung-agungkan kalau gambar seperti komik, animasi atau robot itu dihalalkan sebab Allah berfirman “Dan tidakah engkau lihat bagaimana unta diciptakan”(Q.S.Al-Ghasiyah Ayat 16)kesimpulanya bahwa kita dianjurkan untuk menciptakan sesuatu dari yg kita lihat, dengar & dari sesuatu yang Allah ciptakan jika itu haram maka sampai sekarang kita tak bisa merasakan manfaat mobil, pesawat, kapal, dll jadi pemdapat anda masih terlalu extrim.

    • daf daf said

      tak ada yg terlalu extrim mas
      mungkin tergantung untuk apa diperlukan gambar itu, karena hukumnya bisa lain bukan haram lg

      karena pak ustadz bilang potografi mnggunakan kamera boleh tak ada proses tangan kita, yg jeprut tuh tangan
      lalu apa camera sudah ada zaman rasul, rasa2nya belum
      jikalau ayat yg anda sampaikan itu bisa diterapkan untuk tujuan ilmu pengetahuan
      semisal untuk meraih dokter masa harus bedah manusia dulu untuk mnunjukan ini jantung, atau bagian lainnya yg semuanya patut didokumentasikan, tntunya sbelum ada kamera maka digambar
      lalu apa itu jg haram

      mohon tanggapan pak ustadz

      • Muhammad Rochman Thalatov said

        Assalamu’alaikum
        Saya Adalah orang sangat bingung dalam masalah ini…Jujur saja Saya suka gambar tapi dak ada sedikit pun niat untuk menyembah gambar saya apalagi membanding – bandingkan gambar saya dengan ciptaan Allah SWT. Iu saya lakukan hanya untuk hiburan semata dan dalam hal ini saya mau tanya pada penulis apkah anda benar – benar dapat mengamalkan tulisan anda… Ya Allah Jauhkanlah Hambamu ini dari Kesesatan.Amin

      • Risal_ical said

        Muhammad Rohman@
        assalamu alaikum, pekerjaan n hobiku menggambar, dan saya sngt setuju dngn pndapat anda tmn, tak adapun niat untuk mnyembah dan mengagung agungkan gambar karya saya, apalagi mmbanding2kan dngn ciptaan Allah SWT.

    • sha said

      istinbath hukum bukanlah sekedar mengandalkan logika dan menyandarkan pada asas manfaat. pendapat ekstrim atau tidak itu hanyalah pendapat manusia secara perasaan saja.,
      kita yang tidak memiliki kemampuan berijtihad cukup untuk bertaqlid kepada para mujtahid dan mengambil kesimpulannya. artikel yang di atas bukanlah pendapat berdasarkan hawa nafsu yang membuat blog ini, melainkan hasil ijtihad syaikh taqiyuddin yang disebutkan di atas,

      wallahu ‘alam

  12. Arya said

    Kita tidak uash khawatir apa kita dosa atau tidak karena Allah maha adil jika kita menggambar makhluk hidup pasti Allah akan melihat tujuan pelukisnya bukan lukisanya jadi jika kita tak ada maksud tidak baik maka itu hukumnya halal oh ya aku lupa membuat suatu yang baru itu halal termaksud gambar & robot malah sangat dianjurkan

  13. Arya said

    Aku juga bercita-cota menjadi seorang pembuat animasi yg bermanfaat bagi bangsa, negara & islam & aku setiap hari berdoa agar Allah mengabulkanya juga beberapa orang terdekat seperti ortu, guru, teman, bahkan guru ngaji yang ahli quran & hadits itu ridho & aku yakin jika mereka ridho maka Allah pasti ridho jadi untuk yang bercita-cita sebagai pembuat komik teruskan perjuanganmu Allah senantiasa mendampingimu.

  14. Bams As Sholihin said

    Assalamualaikum.
    Sebaiknya umat muslim menerima segala hukum yang diciptakan oleh Alloh, Jangan lah bersikap ngotot dan ngeyel cuma karena terbawa perasaan ini lah itu lah sehingga hukum Allah pun dilanggar. Kalau memang hadits-hadits diatas yang sudah dijelaskan semuanya hadits hasan ya kita harus menerima nya dengan ikhlas. Toh ini demi menjaga diri kita dari dosa.

    • assalamualaikum.
      tetapi sungguh saya tidak yakin dengan kebenaran hadist di atas.
      apa benar rasul pernah berkata begitu?
      kejadian tersebut terjadi 1400 tahun yang lalu.
      bagaimanapun juga saya tidak dapat menerima hadist di atas.
      kecuali itu tertulis pada al-quran!

      • hore said

        benih ingkarussunnah yaaaaa….

      • Risa said

        itu kan insya allah hadist shahih. knapa kok g percaya sm hadist2 rasul. bukannya kita sebagai umatnya disuruh utk berpedoman dgn kitab al-qur’an dan hadist-hadistnya?
        Wallahu ‘alam

      • Meuthia S.Y said

        menurut saya ,itu semua kan sesuai dengan niat,apakah itu bukan ajaran Allah? dan yang memberikan kemampuan u/ menggambar itu pun dari Allah..,bukankah harusnya kita memanfaatkannya? dan saya memanfaatkannya pun dengan baik,conotohnya berdakwah.Apakah itu salah?

      • Nafis said

        gambar pada uang gimana nih?? masa saya mesti ngembaliian uang saya ke bank gara2 haram ada gambarnya.. repot juga ya??

  15. Arya said

    Seperti yg saya bilang Allah melihat niat bukan tindakanya. Contoh kalau kamu solat itu wajibkan nah kalo solat untuk kesombingan biar diliat hebat itu udah haram, nah kalau mencuri dijalan Allah itu tdk boleh karena ada pihak yang dirugikan, nah kalau bikin animasi/komik ya kalau itu bermanfaat ya Allhamdulilah semuanya untung, nah Allah kan menyarankan untuk belajar lebih dalam memangnya kita solat terus2 kita bakalan masuk surga belum tentu dan coba liat ciptaan mobil, pesawat, telephon itu kan semua meniru dari ciptaanNYA dan 1 hal semua sesuatu yang diciptakan manusia yg bermanfaat termaksud gambar itu Allah dah Ridho. Kita tidak bisa menerima hukum Allah dgn mentah2 harus dipelajari dulu.

    • Fira said

      ya betul (itu sih kaya’a) aku dah buka dua blog membolehkan menggambar asalkan niat kita bukan menandingi ciptaan-NYA dan bukan berniat untuk disembah. jujur aku buka banyak blog biar yakin boleh ngga nggambar makhluk bernyawa aku kan berniat bikin komik dengan niat untuk hiburan aja

    • hild said

      Intinya diniatannya ya? Tindakan ndak terlalu berarti ya?
      Rasulullah jika ingin silaturahim, beliau langsung mengunjungi rumah yg ingin didatangi,tidak sekedar niatan saja. Rasulullah jika akan sholat,maka ia lakukan sholat itu, dan tidak hanya niatan saja.
      Beliau itu mulia,salah satunya karena niatnya yang selalu baik dan dibarengi dg tindakan nyata.

  16. Arya said

    1 hal anda yakin bahwa hadis – hadis itu shohih. Supaya anda tahu it asli/palsu harus anda tahu :

    1. Menguntungkan atau merugikan
    2. Membuat hidup tenang & bahagia atau membuat gelisah
    3. Membuat semangat atau lalai

    contoh: tidurnya orang di Ramadhan itu ibadah tidak dibangunkan sudah dapat pahala.
    Nah inikan membuat orang lalai dan ini adalah hadis bathil/palsu. Makanya kita harus cerdas dlm hal ini

  17. precious-soul said

    untuk arya:
    untuk masalah dalil, kalau memang kata hadistnya begitu, ya begitu… setau saya, memang keharaman menggambar makhluk bernyawa itu secara mutlak, karena tidak ada nash yang mengecualikan, atau membatasi keumuman dalil tsb. Tapi setau saya, pada masa Rasulullah, ada juga dalil ttg pemanfaatan gambar (dijadiin bantal sama Aisyah). Nah, saya masih ga sepakat ttg memanfaatkan gambar, jika memang menggambar makhluk bernnyawa itu haram secara mutlak. Kalo dipake sama Aisyah, kan brarti ada yg bikin tho? Coba kalo dilarang dipake, brarti kan ga ada celah untuk membikin gambar bernyawa… itu masih memberatkan saya berpindah pendapat. Sampai saat ini saya masih mengikuti pendapat Yusuf Qordhowi, bahwa menggambar jika bukan untuk ditaqdiskan adalah mubah, seperti pendapat Arya. Tapi ada kemungkinan saya akan berpindah pendapat nantinya, hanya saja terus terang, yang sampai saat ini masih jadi pertanyaan saya adalah batasan menggambar makhluk bernyawa. Karena menurut saya gambar komik bukanlah gambar makhluk bernyawa. Misalnya emoticon spt ini ^.^ apakah itu juga sudah terkategori makhluk bernyawa? Terus mobil yang dikasih mata dan mulut, kayak film kartun itu lho.., apakah itu juga terkategori makhluk bernyawa? perlu ada tahqiq manath untuk hal ini…

    • tadi aku sangat down bgt pas baca klo kita gmbar makhluk hidup haram tanpa kecuali..padahal aku suka bgt gambar..tp kan tujuannya bukan untuk menyamai bahkan menandingi ciptaanNya..itu untuk kesenangan semata..mudah2an kita terhindar dari dosa besar amiinn ya Allah..saya mempunyai pendapat yg sama dgn anda…

  18. Adhi said

    bagaimana kalo kita meretouch suatu foto terus menjadi gambar 2 dimensi…. dosakah saya????niat saya adalah membuat hadiah untuk istri…. apakah istri saya ikut berdosa dan masuk neraka? beserta
    anak-anak saya yg ikut menyukainya????

    apakah tidak ada penjelasan yg lebih logis…. karena kalo hukum dan aturan Islam yg laen bisa saya pahami dengan logika… tp untuk yang satu ini saya masih berusaha memahami secara logika atao memang ada aturan/hukum Islam yang logis dan tidak logis…..

    artinya sebagai umat kita tidak boleh mempertanyakan lagi apa yg terkandung dalam AlQuran dan Hadist?? Apakah para tokoh2 ilmuan Islam seperti Al Jabar dll. menjadi hebat karena berusaha “mempertanyakan” isi dari Islam sehingga mendapat “pencerahan” atau justru mereka adalah orang2 yang sesat????

  19. Phoenix_crew said

    Assalamu’alaikum.

    Uhm, masih soal gambar. Dan saya masih menunggu pertanyaan saya di atas dijawab (^^)

    Gimana klo gambar yg ada pada :

    – uang
    – buku (gak peduli buku tulis, cetak, agama, pelajaran, hampir semua ada gambarnya kan?)
    – internet
    – gambar anatomi manusia
    – dsb

    jika dihukumkan dengan kata “perkecualian”, perkecualian atas apa? bukankah itu gambar juga? artinya kita tidak boleh bertransaksi (uang), mendapatkan informasi (TV, koran, buku, internet).

    Okelah, jika perkecualiannya adalah alasan : “ilmu pengetahuan dan informasi”. atau “teknologi” sekalian, memperbolehkan buku, koran, dan internet.

    tapi BAGAIMANA KALO DIBALIK?

    Maksud saya, menilik dari thread di atas yg judulnya “hukum menggambar makhluk bernyawa (dalam topik ini karakter komik)”,

    bagaimana jika kita membuat komik yang isinya adalah mengajarkan nilai-nilai Islam, atau semacam komik pelajaran?

    jenis komik seperti ini bukan barang baru lagi.

    jika memang komik secara keseluruhan diharamkan, apakah status yang seperti ini (komik & Islam) masih tetap haram?

    Mohon maaf jika ada kata-kata yang salah dan kurang berkenan.

  20. Dewi said

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Ust, saya seorang gadis berumur 13 tahun. Seperti gadis kebanyakan, saya sangat menyukai komik dan saya bisa menggambar seperti kartun komik tersebut. Apakah itu juga menggambar makhluk bernyawa, meskipun bentuknya dan rupanya tak terlalu mirip dengan manusia?
    Kalau dilihat pada kenyataannya, peran gambar sangat bergantung di jaman sekarang. Di majalah Islamipun banyak dipanjang gambar. bagaimana denagn tabloid yang penuh foto artis? Bagaimana mungkin polisi bisa mencari penjahat buron tanpa fotonya? bagaimana kita mengabadikan momen-momen bersejarah (proklamasi, kelulusan, dsb) tanpa memotretnya? bagaimana pula calon dokter belajar tanpa mengetahui seluk-beluk tubuh manusia? apa harus membedah manusia asli? Di buku Biologi sayapun terdapat banyak gambar makhluk bernyawa. tapi tanpa gambar itu saya tidak akan pernah tahu yang seperti apa bentuk lambung, usus dan jantung kecuali saya melihatnya langsung. begitu juga presiden amerika Bush.
    Kata teman saya, menggambar boleh saja asal tidak di pajang dan tidak disembah. Benarkah? saya sejujurnya suka sekali baca dan menggambar komik. Namun jika itu diharamkan saya akan sgera berhenti. Tapi tolong jelaskan, karena kakak saya kan masuk univ kedokteran dan saya ingin lebih tahu hukumnya.
    Maaf jika terlalu panjang, tolong dijawab.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

  21. Assalamu’alaikum wr. wb.
    Saya bukan ustad tapi saya pernah baca hadis

    “Ketika itu saya menggunakan kain rak yang ada gambar patung dan saat itu Muhammad akan melaksankan sholat di depan rak dia berkata “singkirkan kain itu” lalu aku singkirkan, aku buat menjadi sarung, bantal, selimut dan Rasulullah sering menggunakan benda tersebut”(H.R. Muslim dari Aisyah).

    Jika memang menggambar itu haram tanpa pengecualian, pasti nabi & istrinya akan menjauhi hal-hal yang berbau gambar apalagi memanfaatkanya dan menurut saya sangat tidak masuk akal jika Rasul & istrinya menggunakan hasil pekerjaan yang diharamkan Allah, lha buktinya Aisyah menggunakan kain rak bergambar meskipun dibuat sarung, bantal, selimut dan nabi ketika dijadikan bantal tidak dilarang. Satu hal lagi Rasul adalah pelopor kebaikan mana mungkin dia menggunakan barang yang diharamkan Allah dan apa malaikat tidak akan masuk ke rumah Rasul karena ada gambar/patung kan tidak masuk akal. Ini terbukti bahwa gambar yang beredar di masyarakat seperti yang dilakukan anak sekolah, pelukis/pemahat, foto, kartun, dll asalkan tidak ada maksud disembah/bersaing dengan Allah dan hal-hal negatif lainya itu tidak dilarang, yang dilarang adalah gambar, patung, foto, coretan yang disembah/bersaing dengan Allah.

  22. gagukjelek said

    menurut ane, mending qta melakukan tindakan preventif aja.. tpi klo g sepakat yo terserah.. yg penting punya prinsip, dasar yag jelas. n dapat dipertanggungjawabkan di kehidupan yang abadi kelak.
    hamasah.. ^_^

  23. phoenix_crew said

    preventif itu perlu dideskripsikan lebih lanjut. coz wilayah yg kita bahas rancu banget. klo ane liat keknya pro dan kontra sama-sama kuat dan ada dasarnya (tapi jelas, klo gambar untuk disembah udah dikeluarkan dari urusan pro dan kontra ini… masak ada org Islam yg setuju gambar disembah?).

    tapi bener kata gagukjelek. asal ada dasarnya. gw selama ini menggambar karena gw punya dasar sendiri. dan gw memahami perbedaan-perbedaan pendapat yg ada. toh sama-sama punya dasar yang kuat, gw ambil satu yg condong ke gw (dan condong ke kebenaran hakiki tentu).

    • saya juga ingin tau, ” kita tidak boleh menggabar suatu objek yang bernyawa, tetapi dikatakan boleh menggambar pohon,
      yang menjadi pertanyaan saya adalah, bukankah pohon itu suatu objek yang bernyawa juga, karena pohon juga bisa mati, karena semua yang bernyawa juga akan mati, jadi mengapa pohon di perbolehkan, sedangkan pohon juga bernyawa,..

  24. phoenix_crew said

    tapiii… perasaan kok kita dibiarin ngegantung begini sama moderatornya (gw baca di atas jawabannya yang nulis akhuna Farid ma’ruf). kan banyak yang tanya tuh. berkaitan dengan gambar dan persoalannya juga bener-bener rumit. kok nggak dijawab?(sebenenya karena sebel nunggu kok nggak dijawab-jawab, hehehe… :P)

  25. vloo said

    Assalamu’alaikum wr. wb.

    Saya pelajar 15 thn, saya mau tanya, Kalo berdasarkan niat untuk menggambar komik muslim, mungkin bisa. Bagaimana jika menggambar dgn tujuan cita2? Saya sejak kecil ingin menjadi ilustrator yg gambarnya seperti gambar komik2 jepang, bahkan tekad saya sudah bulat untk masuk jurusan desain nanti. Jadi kalo untuk cita2 boleh tdk?

  26. XinisTeroiD said

    Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb.

    Saya sudah lama mendengar hukum tentang larangan menggambar, tapi ingatan tersebut semakin lama semakin melemah. Dan kini Alhamdulillah ingatan tersebut menguat lagi.

    Kepada semua pembaca, sebaiknya melihat lebih teliti lagi tentang hal ini. Beberapa poin yang ingin saya garis bawahi..

    1. Mampukah kita meniupkan ruh kepadanya kelak diakhirat?? Jelas manusia tidak mampu, Allah sendiri yang akan meniupkanya, sebagai gantinya pihak yang menggambar akan disiksa karena tidak mampu mempertanggung jawabkan perbuatanya. Manusia tidak bisa menciptakan makhluk hidup, janganlah sekali2 mencoba melakukanya. Itu diluar kuasa manusia.

    2. Niat kita untuk apa?? Dapat dilihat pada salah satu riwayat yg disebutkan diatas bahwa rasul tidak melarang jika membuat sesuatu yang menyerupai makhluk bernyawa ditujukan untuk anak2. Jadi menurut saya, kl kita melakukanya untuk mendidik, mengarahkan manusia untuk kebajikan, dan sebagainya asal untuk amar ma’ruf itu tidak masalah. Tapi segera setelah tujuan tercapai, segera dimusnahkan. Ingat lagi poin pertama saya, kita tidak mampu meniupkan roh kepada hasil karya kita tersebut.

    Masalah tambahan, mengenai bentuk. Beberapa orang berusaha meyakinkan diri bahwa anime, kartun, karikatur dsbnya tidak masalah untuk digambar. Yang menjadi masalah adalah, si penggambar meletakkan mata, hidung, telinga dsbnya di gambar tersebut dengan niat seandanya gambar itu nyata, maka memang bentuk yg mirip mata itulah yang akan melihat, yang mirip bibir itulah yg akan bicara, dan lain sebagainya. Yang jelas, dia berusaha menggambar makhluk hidup. Sanggupkah dia meniupkan roh di akhirat kelak?? Mengapa kita tidak menggambar batu saja?? hehe

    Hindarilah hal hal yang mubah jika anda ingin meperbesar peluang anda untuk jauh dari api neraka!!!

    Allhamdulilah seseorang menunjukkan link ini. Sebelumnya saya suka sekali menggambar manga. Insya Allah sekarang saya berusaha untuk tidak menggambar lagi.

    @Orang jaman sekarang: Yang diharamkan adalah menggambarnya. Rasullulah memakainya untuk sarung bantal dan insya Allah rasul menganggap gambar tersebut hanya texture biasa. Beda dengan kita yang hanya dengan melihat lukisan makhluk hidup sekilas saja langsung berfikir “Oh, itu matanya sedang melirik kita, tanganya seolah2 akan menjabat kita..”. Kita yang melihat tidak melakukan hal yang dosa selama tidak menyembahnya, tetapi si pembuat karyalah yang menerima akibatnya kelak. Meskipun tidak untuk disembah, namun dengan membuat karya yang menyerupai makhluk hidup saja sudah cukup untuk membanya ke api neraka.

    • Muhammad Rochman Thalatov said

      Assalammualaikum
      Untuk: XinisTeroiD
      Saya lebih setuju pada pendapat yang ke dua untuk niat apa kita menggambar… dan kalau hadis tentang disuruh meniupkan roh saya pernah dengar tapi kalau kita tidak berniat dan menganggap kita bisa meniupkan roh gimana? kan dua pendapat anda itu jadi beradu sendiri…

    • Annisa Ramalis said

      mengutip dari comment xinis TeroiD : “Mengapa kita tidak menggambar batu saja??”
      memangnya batu bisa bercerita? masa mau buat cerita : “batu A sedang berjalan ke… dan bertemu batu B, mereka bercakap-cakap dan..”???

  27. bukan siapa-siapa said

    @XinisTeroiD :

    ana Masih belum jelas pada ulasan niat. setelah tujuan tercapai, dimusnahkan. misalkan itu komik islami (antum pernah liat komik pelajaran?), itu cara memusnahkannya gimana? apakah ditarik dari peredaran atau bagaimana?

    dan bukankah tujuan pendidikan, amar ma’ruf nahi munkar, mengarahkan menuju kebaikan, tidak akan pernah kita hentikan sampai akhir hayat atau yaumil qiyamah? kita nggak mungkin kan, berhenti berdakwah, berhenti amar ma’ruf nahi munkar? dan tujuan untuk membuat orang lebih menyukai untuk membaca komik islami yang mendidik, ketimbang komik-komik luar yang penuh nilai-nilai hedonis dan mengumbar aurat termasuk salah satu dari kategori tujuan itu?

    ana hanya berpikir, jika wilayah ini dikuasai oleh orang-orang kafir dalam melancarkan ghozwul fikr-nya, maka dampaknya akan sangat berbahaya bagi generasi muda Islam (perlu diingat, komik bisa menancapkan kesan dan pesan yang jauh lebih kuat ketimbang buku bacaan yang penuh tulisan), terutama anak-anak yang notabene sangat menyukai komik dan film kartun.

    Mohon maaf jika ada kata-kata yang salah, atau kurang berkenan.

  28. Cindy said

    Ini bahasan yang cukup rumit dan sensitif. Jadi sepertinya penjelasannya harus lebih dalam lagi, dengan kutipan-kutipan ilmu ke-islam-an yang lebih banyak lagi, dan pendekatan yang lebih logis. Semoga kita diberi titik terang oleh Allah SWT mengenai masalah ini. Sekedar ingin mengingatkan bahwa tujuan kita membahas masalah ini adalah untuk meraih ridho Allah / menghindarkan diri dari murka Allah,dan bukan untuk hanya sekedar berdebat saja, bukan begitu teman-teman??

  29. nyerah said

    jika ditinggalkan mungkin akan menjadi sebuah pengorbanan yg sangat besar kepada Allah,

    kenapa?

    karena nggak gampang… sama sekali nggak gampang…

    dari kecil kita gemar menggambar, selalu juara ketika lomba 17-an,
    nilai terbaik mata pelajaran senirupa, kadang membuat teman kita tersenyum dan tertawa dengan gambar kita, dengan polosnya kita bercita2 menjadi seorang komikus Indonesia, dengan misi menyaingi komik2 luar negeri. kitapun mengikuti kursus nonformal, bahkan menghabiskan uang ortu untuk kuliah di bidang seni, dengan angan2 pemasukan materi yang menggiurkan, duniapun serasa indah dan lancar… hingga suatu ketika menemukan sebuah tulisan di internet….. “menggambar mahluk hidup=haram!!!” … bayangkan bagaimana hancurnya hati kita, bahwa cita2 dan angan2 yang kita tanam begitu lama musnah begitu saja. waktu puluhan tahun yang sia2 terbuang hanya untuk mepelajari hal yang tak bisa kita gunakan….

    itulah pengalaman hidup saya. setelah melalui hasil pemikiran yg begitu panjang yang hampir membuat saya gila, saya ambil keputusan untuk mengorbankan semuanya… untuk tidak menggambar makhluk bernyawa lagi

    yg tidak mengalami mungkin akan menganggap sepele. namun kenyataannya tidak semudah membalikkan telapak tangan.
    jika disamakan dengan komputer, hidup kita harus diformat ulang dan diinstall program yang baru.

    meskipun sulit…
    maskipun hati terasa sakit…
    meskipun harus memulai dari nol lagi

    mari kita coba
    Allah pasti memberi kemudahan.

    nggak maksa lho… cuma mengajak :)

    • Saya setuju. . .
      Semua hancur dalam sekejap. .
      Tak disangka, cairan bening menetes membasahi pipi . . .

      • saya baru tau hari ini, dan dimulai pada hari ini cita cita saya kandas di umur 19 tahun
        saya rasa menggambar batu bukan ide yang buruk,,

    • Nafis said

      ada banyak kan aliran seni,,, ada pula aliran seni yang tetap indah walaupun tanpa menggambarkan makhluk bernyawa yang dilarang,,, keindahan alam,, mozaik2,, kaligrafi,, semua itu justru menjadi ciri khas islam yang dikagumi di dunia,, saya dulu sempat belajar kaigrafi dan baru sadar betapa kaya kesenian islam itu,, Jadi seniman2 yang ada sekarang kenapa tidak mengembangkan potensi ini?? malah lebih memilih menggunakan bakatnya untuk yang lain dari pada jalan yang diridhaiNya…

    • Faris said

      serasa kalo ada yang ngingetin ini kepada kita, “wah lu mau ngancurin cita-cita gua ya?” aku sendiri shock

  30. nyerah said

    maaf, :) <- gambar bernyawa ??

  31. XinisTeroiD said

    @bukan siapa siapa..

    Terima kasih atas tanggapanya, benar2 menarik dan membuka mata saya. Saya ingin menanggapi pendapat2 anda agar tidak terjadi kesalah pahaman.

    Maaf mungkin kalimat saya kurang tepat. Kalau saya bisa ralat dari sini maka saya nyatakan kalimat saya sebelumnya yang berbunyi Tapi segera setelah tujuan tercapai, segera dimusnahkan saya ganti Tapi segera setelah tujuan tercapai, dan beralih fungsi untuk tujuan tidak mendidik sebisa mungkin segera dimusnahkan. Jadi selama gambar2 yang saudara maksud masih memiliki manfaat maka tidak masalah bahkan kalau disebar. Namun jika suatu saat gambar tersebut berubah fungsi, ya harus segera dimusnahkan. Maksud saya disini bukan memusnahkan sampai tuntas, karena itu tidak mungkin. Salah satu saran anda sudah jelas, menarik dari peredaran.

    Dan anda bukanlah “bukan siapa siapa”, kita semua saudara..

    @cindy
    Terimakasih telah mengingatkan. Saya hanya berharap dengan diskusi (atau lebih mirip perdebatan) ini semoga semua mata terbuka..

  32. bukan siapa-siapa, ah... ganti nama jadi "seseorang" deh... said

    @Xinis TeroiD

    Terima kasih atas saran dan ralatnya. saya alhamdulillah jadi lebih ngerti. jadi intinya yang bermanfaat? oke deh… semoga apa yg saya lakukan selama ini (Insya Allah, semoga tidak melenceng dari kaidah2 yang ada, dan tetap memberi manfaat) benar. amin.

    @nyerah
    :) emoticon yak… nah, itu gimana coba?

  33. Assalamu’alaikum wr.wb.
    Ikut membaca semua pndapat dari anda smua saya jd t’tarik mninggalkn komen.tp yg saya sayangkn knpa tidak ada penjelasan yg lebih realita yg t’tuang dalam hadits.kbanyakan masih dalam bentuk mengandai-andai.memang ada beberapa yg mnyebutkan hadits,tp belumlah afdol sebelum ada komen dari ustad/orang yg lbih tahu ilmu agama.atau memang tidak ada ulama/ustad yg mmperhatikan msalah umat yg satu ini?tentu’a ada alasan,yaitu sudah jelas dan cukup diterangkan dalam bacaan paling atas.

    Jujur,saya juga pecinta manga.tp ada tman saya yg mmberitahu ttg hadis larangan mnggambar mhluk b’nyawa,saya jd ragu utk mnggambar(walau kdang msh menggambar)tp ya bgtulah,kdang sulit mnerima lrangan ttg suatu yg sudah mnjadi hobi.contoh’a seorang pmabuk,dia akan sulit utk meninggalkan khmer.tp bila qta serius qta psti bisa.

  34. Menanggapi larangan menggambar mhkluk b’nyawa.b’dasar hadis yg saya baca kan memang boleh menggambar utk kbutuhan jasmani (pakaian/maianan) & rohani (edukasi) yg diperuntukkan anak2.tp utk org dwasa ttp dilarang.jd ksimpulannya qta(kreator manga) boleh mmbuat komik krena mmang tdak lain & tdak bkan komik qta memang qta tujukan utk anak2.tp kmbali lg k tujuan pmbuat gambar…
    Coba p’hatikan
    1. gmbar hentai.sudah jlas gmbar tsb b’tujuan utk maksiat.

    2. bbrpa krtun yg isi’a mngagung-agungkan “power of evil” sperti komik hellboy.

    Dua hal diatas punya p’bedaan yg mncolok dg komik islami utk anak2.yg isinya sehat dan bhkan mnjadi media dakwah+pendidikan.

    Sekian pndapat saya,mohon maaf atas kesalahan faham saya ttg hal ini.
    Marilah qta meninggalkan larangan Allah swt dg senang hati.
    Wassallam…

  35. Aiya... said

    Jadi, sbnrx kesimpulanx boleh gambar manga atau tidak?

  36. mamane fatta said

    aku pernah dengar dari ustad. gambar dilarang ketika rasul belum hijrah karena khawatir gambar itu disembah. dan emang waktu itu masih dalam penataan aqidah. nah, sesudah kemenangan Makkah gambar yang dilarang hanya yang punya bayangan alias tiga dimensi kaya patung, misalnya. coba deh cari referensi ke pakarnya

  37. Abdullah Bin Ahmad said

    Kesimpulan akhir dari tulisan yang mengatakan bahwa:
    “Sedangkan proses mendapatkan gambar-gambar yang diperoleh dari proses bukan “menggambar”, misalnya dengan cara sablon, cetak, maupun fotografi, printing dan lain sebagainya, bukanlah aktivitas yang diharamkan. Sebab, fakta “menggambar dengan tangan secara langsung” dengan media tangan, kuas, mouse dan sebagainya (aktivitas yang haram), berbeda dengan fakta mencetak maupun fotografi. Oleh karena itu, mencetak maupun fotografi bukan tashwir, sehingga tidak berlaku hukum tashwir. Atas dasar itu stiker bergambar manusia yang diperoleh dari proses cetak maupun printing tidak terkena larangan hadits-hadits di atas. dst …. menurut saya secera esensial agak kontradiktip. Kalau kita membuat film (movie) gambarnya jauh lebih nyata dan hidup, sehingga harusnya kalau mengikuti alur berfikir penuslis mestinya lebih dilarang. Namanya proses penciptaan gambar tidak boleh dibedakan apakah pakai pulpen, atai pakai kamera atau pakai sablon. Rupanya penulis tidak tega atau tidak sanggup membayangkan hidup tanpa photo atau televisi sehingga dibuat lah pengecualian2 tersebut. Menurut hemat kami karena peristiwa pelarangan gambar tersebut terjadi dijaman dimana masalah gambar masih sangat sensitip dapat mempengaruhi keimanan kaum muslim yang baru terlepas dari penyembaha berhala maka Nabi berupaya sejauh mungtkin hal itu dihindarkan. Tapi pada jaman modern ini sejauh penggunaan gambar baik hidup maupun mati adalah demi ilmu pengetahuan atau sekedar hiburan yang sehat ya sah2 saja. Jadi larangan tersebut hanya berlaku pada jaman awal2 perkembangan islam.

    • rakwed said

      yang kadang kadang gambar berkata ane setuju dg ente pada jaman sekarang mana ada orang islam yang menyembah gambar

      • akhirnya ada penjelasan ttg manusia modern dan manusia ketika masih tahap transisi..mksud saya masa dimana dulu masa dari menyembah berhala ke dilarang menyembah berhala..

  38. Shima said

    assalamu’alaikum…
    aku masih banyak pertanyaan ni. klo misalny gmbar itu dilarang, gmna hukumnya bayi tabung.katanya bayi tabung itu dibolehkan asalkan tidak zina alias dgn istri/suami sendiri.secara gtu, berarti Qta seakn menciptakan sesuatu yang memang bernyawa. wlopun pada dasarnya Allah lah yang mniupkan ruh pda janin hasil pnytuan sperma dan ovum yg mllui cmpur tangan Qt.jdi ksimpulanya gmna?????

    wassalamu’alaikum

  39. Ass. Dulu saia sering mnggambar manga, dn bcita2 jd mangaka. Lalu ibu saia mmbaca hadis ttg larangan mnggambar dn saiapun memutus cita2 itu. Btahun kmudian entah lupa ato sengaja lupa saya menggambar lg. Ngga tanggung2 Kali ini saia menggambar wajah manusia, lengkap dg detail2nya. Saia pnah mndapat upah dr itu. Lalu saia dhadapkn lg dg mslh ini. Menghancurkn saia kdua kalinya. Dlm diri saia yg saia bsa banggakan CUMA talent ini dn saia yakin, bahwa Allah jg yg memberikannya. Yg saia pcayai skrg adl bahwa Allah mnilai perbuatan hambaNya bdasarkan niatnya. Mengenai roh yg dtiupkan, bukankah kita menggambar bukan untuk mnghidupkan suatu makhluk ataupun menyaingi buatanNya?. Allah maha tau. Wass

  40. Abdurrahman Al Maidany said

    MENGGAMBAR MAKHLUK YANG BERNYAWA

    Dari Abdullah Bin Mas’ud Radhiallahu’anhu Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda

    “Sesungguhnya orang yang paling keras siksanya kelak pada hari kiamat adalah para perupa” (HR Al Bukhari, Fathul Bari : 10/382)

    Dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam Bersabda:

    “Allah Tabaroka wata’ala berfirman : “siapakah yang lebih zhalim dari pada orang yang menciptakan (sesuatu) seperti ciptaanKu. Maka hendaknya mereka menciptakan sebutir biji atau menciptakan seekor semut kecil” (HR Al Bukhari, Fathul Bari : 10/385)

    Dalam hadits marfu’ yang diriwayatkan Ibnu Abbas Radhiallahu’anhu Nabi Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

    “Setiap tukang gambar ada di nereka, diciptakan untuknya (dari) setiap gambar yang ia bikin sebuah nyawa, sehingga disiksa di Jahannam.”

    Ibnu Abbas berkata : “Jika tidak ada jalan lain kecuali engkau harus menggambar maka gambarlah pepohonan dan sesuatu yang tidak bernyawa” (HR Muslim : 3/1671)

    Hadits-hadits di muka adalah dalil diharamkannya menggambar sesuatu yang memiliki ruh, baik manusia atau hewan, memiliki bayangan atau tidak. Gambar yang dimaksud bersifat umum, baik berupa cetakan, dengan tangan biasa, relief, ukiran, pahatan, atau patung yang di buat dengan cetakan, semua hukumnya haram.

    Seoarang muslim adalah orang yang patuh terhadap ketentuan nash syariat. Ia tidak membantah dengan mengatakan: “saya tidak menyembah dan bersujud kepada gambar-gambar itu !!”

    Seandainya orang yang berakal mau sedikit berfikir dan merenungkan satu saja dari bahaya beredarnya gambar-gambar pada saat ini, niscaya ia mengetahui hikmah mengapa gambar-gambar itu diharamkan dalam Islam. Yaitu, betapa saat ini kita saksikan gambar-gambar telah banyak membuat kerusakan tatanan masyarakat. Gambar-gambar porno merebak di mana-mana. Gambar-gambar tersebut merangsang dan membangkitkan syahwat dan nafsu birahi sehingga tak jarang gara-gara pengaruh melihat gambar tersebut orang kemudian nekat melakukan perbuatan zina. Seharusnya setiap muslim tidak menyimpan di rumahnya gambar-gambar dari makhluk yang bernyawa, karena hal itu akan menjadi sebab enggannya malaikat masuk rumah.

    Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

    “Malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing atau gambar-gambar” (HR Al Bukhari, Fathul Bari : 10/380)

    Di sebagian rumah umat Islam, kita menyaksikan patung-patung, bahkan sebagiannya merupakan sesembahan orang-orang kafir, patung-patung itu dijajar yang menurut dalih mereka sebagai koleksi (Barang antik) atau hiasan. Hukum haramnya patung-patung tersebut tentu lebih keras dari pada yang lainnya, juga gambar yang digantung (di dinding) lebih keras dari yang tidak di gantung.

    Berapa banyak gambar-gambar yang menyebabkan pengkultusan. Berapa gambar-gambar yang justru mengungkap kembali luka sejarah yang menyedihkan. Berapa banyak gambar-gambar yang kemudian mengakibatkan saling menyombongkan diri.

    Ada yang mengatakan, gambar itu sebagai kenangan, ini tidak benar, sebab tempat mengenang, misalnya pada keluarga atau saudara sesama muslim adalah di hati, dengan mendoakan agar mereka diampuni oleh Allah dan mendapatkan rahmat Nya. Karena itu, setiap gambar harus di keluarkan dari rumah atau dihancurkan. Kecuali gambar-gambar yang memang sulit sekali dihilangkan dan sungguh ini adalah bencana umum umat Islam seperti gambar-gambar yang ada di dalam kaleng-kaleng makanan, gambar-gambar dalam kamus, buku-buku referensi dan buku-buku yang ada manfaat di dalamnya. Tetapi dengan tetap berusaha menghilangkannya, jika memungkinkan, terutama gambar-gambar yang kotor dan jauh dari akhlak islam. Dan dibolehkan menyimpan gambar-gambar yang amat dibutuhkan. Misalnya photo diri dalam KTP. Sebagian ulama juga ada yang membolehkan gambar pada perabot-perabot rumah, seperti pada karpet atau alas lantai (yang diinjak kaki).

    “Maka bertakwalah kamu kepada Allah semampumu” (At Taghabun : 16).

    • dan bagaimana jika kita sudah menggambar sejak kecil dan sudah sangat bnyak, bagaimana cara kita menghilangkan dosa atas gambar yang kita buat,
      apakah dengan cara membakar, atau yang lain, karena setiap gambar yg saya buat tidak ernah saya pajang,

  41. akhmad H.K said

    menggambar untuk yang baek nggak apa-apa ,ya?
    biasanya banyak org yang menggambar bilang yang penting nggak untuik maksiat itu nggak apa-apa

  42. akhmad H.K said

    bagaimana hukumnya kalo orng yang menggambar manusia / hewan itu bilang “kalo menggambar bukan untuk maksiat itu nggak apa2″gimana?

  43. pak RT said

    huwaduh… kok kebuka lagi debat nya… perasaan di atas dah disimpulin deh XD

    @Akhmad H.K

    maaf, saya sendiri gak berani ngomong seperti itu, begitu saja. tapi saya pikir, klo itu ada hujjah-nya, ato mengambil dari pendapat ulama/sejenisnya, gpp… selama itu bukan ngawur dari pendapat sendiri, tanpa ada pencarian kebenaran…

  44. pentol said

    mo tanya ma mas abdurahman, klo gambar yang digunakan untuk pengenalan dan bantuan pendidikan gimana? Seperti buku pelajaran, misal pengenalan katak, otomatis harus adam gambarnya. masak dikatakan bencana juga?. juga tentang hewan2 beracun tentu juga disertakan gambar serta keterangan agar kita ingat bahwa hewan tersebut berbahaya, apa juga dilarang?

    • lintang n said

      yaaaaaaaaaah, kalo dalam al- quran dan al hadis kan saat itu gambar gambar setahu saya digunakan untuk media penyembahan atau pemujaan sehingga diharamkan, lha!!!! zaman sekarang apa pantas hal itu dikatakan haram bila sekalipun untuk media dakwah ataupun hiburan semata. soalnya sejak kecil hobi saya membuat komik! mohon penjelasan Bapak Abdurahman pada email saya. terimakasih.

  45. Hamba Allah said

    hukumnya membaca komik/menonton film itu apa?
    trus kalau ada tugas sekolah utk gambar makhluk hidup hukumnya apa?

  46. Gethu za kog repot mpe merasa mimpi kalian hancur karena tidak boleh menggambar mahluk bernyawa, hanya karena mengikuti dan mentaati perintah, bukan berarti mimpi kalian hancur, khan masih dibolehkan menggambar pemandangan, dan benda2 mati, think creative lah. berdasarkan sejarah seni rupa Islam, dulu pada saat adanya pelarangan penggambaran mahluk bernyawa, seniman2 Islam bukan berhenti berkarya tetapi justru menjadi kreatif dan menciptakan arsitektur dan ornamen2 hias yang indah. Bahkan ornamen itu tidak hanya sekedar dibuat tetapi ada perhitungan2 aritmatika sehingga memperkaya ilmu pengetahuan matematika. Ini sebagian artikel yang ditulis dosen saya Dr.Abay D.Subarna dengan judul Seni Rupa Barat Sesungguhnya Berkonsep Seni Estetika Islam ada Hikmah Maret 1992

    ” Seorang pakar pendiri Prof.Alexandre Papadopoulo “Pusat Penelitian Estetika Islam” yang berada di bawah naungan Universitas Sorbonne, bertutur: ” Adanya hadits yang berkaitan dengan larangan penggambaran mahluk yang menyerupai ciptaan Allah, menjadi tantangan terhadap para seni rupawan Islam bagaimana mencari jalan keluar dalam berkarya. Kesadaran akan larangan ini melahirkan konsep estetika yang merupakan “revolusi seni modern”. Seperti diketahui bahwa konsep seni modern Barat terlahir atas kesadaran bahwa tujuan berkarya seni bukanlah meniru alam tanpa olahan. Jadi apa yang dilakukan oleh seniman2 Barat seperti Picasso, Braque sebenarnya telah menjadi konsep seniman-seniman Islam pada 4 abad sebelumnya.
    Kalian bisa lihat karyanya Victor Vasarely, Escher menggunakan konsep geometris sehingga pelopor Optical Art.

    Sampai sekarang saya pun tidak berhenti menggambar bahkan sedang mengembangkan dan menyebarkan kemampuan berpikir visual, untuk memudahkan/memecahkan masalah, dan saya berusaha untuk tidak menggambar mahluk bernyawa (mudah2an tetap istiqoamah). Manusia pada dasarnya memang mempunyai kecerdasan visual dan creative thinking, kita bisa menggambar untuk menghasilkan inovasi benda-benda yang sudah ada menjadi lebih baik. bisa belajar di desain produk, interior, pikirkan sebuah kemungkinan bahwa kita bisa buat komik dakwah tanpa ada gambar mahluk bernyawa, bukannya nggak mungkin. Segala sesuatunya possible……..Jangan takut untuk menggambar carilah berbagai kemungkinan banyak jalan lain…

    • Farid Akhmad said

      Jazakillahu khayran~

    • Daun laut said

      “pikirkan sebuah kemungkinan bahwa kita bisa buat komik dakwah tanpa ada gambar mahluk bernyawa”
      ide bagus, mungkin kelak kita buat komik dakwah dengan tokoh utama nya “Joni, si kursi yang beriman” :)

  47. isma said

    wah,dulu juga aq suka banget ngegambar orang karena t’inspirasi maenan boneka kertas sama Kartun2 jepang kaya sailormon.
    sempet denger ga boleh gambar trs sempet berhenti,trus lupa en ngegambar lage eh kebetulan baca situs ini hiks2..
    smoga Allah mengampuni dosa menggambar ku, karena tidak tahu, dan lupa,
    Amin ya Allah, to nyerahhhh wkwkwkwkwkwk koment nya bikin ketawa..he

  48. Fajar said

    saya bukan orang yang alim, tapi saya juga gak mau masuk neraka, tapi kebetulan saya mahasiswa desain yang bercita-cita menjadi animator, tadinya saya juga kaget mendengar adanya hadis ini, tapi setelah saya membaca buku “Halal dan haram dalam islam” karangan Yusuf Al-Qaradhawi, ternyata ada beberapa hadis yang meringankan tentang gambar makhluk bernyawa.

    Memang kita hanya manusia, yang Demi Allah, gak akan bisa menandingi ciptaan Allah, karena ciptaan Allah memiliki ruh, (kata siapa tumbuhan tidak memiliki ruh?).

    Ini hanya sok tahu saya aja, tapi kalo alasannya tidak boleh menyeruapi makluk hidup maka seharusnya umat islam juga tidak boleh menciptakan robot, dan hal2 lain yang menyerupai makhluk hidup, seperti pesawat, kereta dll. Karena ciptaan Allah memang suatu inspirasi nyang tiada batas.

    Di satu tulisan diatas ada yang mengatakan akan menggambar makhluk bernyawa itu haram karena jika kita menggambar mata, maka kitapun akan berangan mata itu melihat, tapi kalo kita bikin robot, kita akan membuat mata yang benar2 melihat, belum lagi perlunya artificial intelligent pada robot itu. (dan kalo ini harusnya haram, karena meniru ciptaan Allah). MEnurut saya Islam akan ketinggalan jauh dengan bangsa2 lain.

    menurut saya (sekali lagi, ini hanya sok taunya saya aja), semuanya kembali kepada niat masing2, karena hukum menggambar ada hadist keringanannya (coba baca buku Halal dan Haram dalam Islam karya Yusuf Al-Qardhawi). Bukankah Allah berfirman, kalo kita sanggup menembus lagit, maka tembuslah dengan kekuatan, dan bukankah Nabi SAW berkata semua amal itu tergantung niatnya?

    Tolong dikasih komentar lagi komen saya ini

    • heru aja said

      btul mas ane stuju…..setiap amal terganting niatnya… kalau masalah menggambar aja jadi polemik bagaimana umAT islam mau maju dan bisa bersaing dengan bangsa2 lain yang bukan bangsa muslim….?

  49. syafiudin said

    assalamualaikum
    tidak perlu banyak komentar dah saya….tinggal kita generasi islam bisa ngak membuat media visual yang bisa menandingi pihak barat , telusuri asbabunnuzul pelarangan menggambar masa rosululloh dong…biar qita tambah luas
    wasalamualaikum

  50. Hafidhoh said

    Astaghfirullah…
    ustadz, saya darisah, selama ini saya selalu menggunakan gambar manga untuk media da’wah di kampus yang merupakan fakultas bahasa dan seni. ustadzah2 yang ada juga tidak memberi larangan ataupun pengetahuan mengenai itu…
    padahal kan mereka mengkaji kitab syakhsiyah sudah lama…
    jadi memang HARAM ya?
    astaghfirullah…
    mohon nasihatnya langsung ke e-mail saya.
    jazakallah khoiron katsir

  51. [...] Terbaru Hafidhoh di Hukum Menggambar Makhluk … Hamil di Bayi Tabung Amrulloh di Kirim Pertanyaan nurhasanah di APAKAH BUNGA BANK [...]

  52. ukhti said

    Assalamualaikum,,
    saya hobi sekali gambar manga,makanya sekarang saya lagi mencari hukum yang benar2 bisa membuat saya bertindak yang benar,,
    bingung bgt..
    kalo kira2 jaman dulu orang gambar pohon untuk di sembah,apa skr gambar pohon yang gak boleh ya??

    terus saya juga mikirin ayah saya yang bekerja sebagai guru biologi,,
    kalau beliau tidak menggambar organ2,hewan,dan manusia,lalu bagaimana para siswanya bisa mengerti kalau menggambar itu haram dan boleh hanya untuk anak2?

    apa sih bedanya gambar untuk anak2 ama manga yang kita buat?
    niat nya?
    emang apanya yang salah dengan niat kita menggambar manga?
    selama kita berniat baik.

    • Donni said

      emang apanya yang salah dengan niat kita menggambar manga?
      jawab : menurut pendapat saya sih.. mungkin bkn di niat nya,, tapi hasilnya,,
      kan gambar manga itu kan serba imajinasi, contohnya : seperti mata besar,hidung kecil ,(serba imut2 de/kren2),tapi kenyataanya manusia kan di ciptakan dengan sempurna..ya masa hidung di kecil2in atau mata di gede2in..kan kasian ^^..

      lagian mangaka sekarang cenderung menggunakan proposi tubuh kan.. dari situ saja kita bisa tahu..contoh menggambar manga cewe>> awal kita membuat pola gerak tubuh itu kan, kita membayangkan tubuh cewek tsbt..itu saja sudah membuat imajinasi kita melewati batas..
      makanya menggambar itu haram. dari segi proposi saja sudah membuat dosa..dll

  53. Okti said

    Astaghfirullah…
    Saya bingung harus bagaimana. Saya senang sekali menggambar manga. Apalagi itu sudah menjadi kelebihan saya dalam bidang seni. Tapi… saya masih banyak yang mau ditanyakan.
    Kalau begitu, kenapa Allah memberi kita kelebihan untuk bisa menciptakan gambar-gambar yang seperti ada bilang, yaitu menggambar semua yang ada di muka bumi, apalagi makhluk????

  54. khuznul said

    menurutq menggambar itu tergantung tujuan dan maksud orang yang menggambarnya. mengambar dengan tujuan bukan untuk dipuja-puja itu boleh kan………

  55. wek said

    hmm. wah gimana iki, padahal thesisku mau buat game strategi yang dipenuhi dengan kecerdasan buatan dan berbagai gambar tentara. Wekekeke. Wah harus cari judul laen nich. Padahal ini kan untuk ilmu pengetahuan jeee. Wuih Help me dunk. Ya ALLAH Rab Yang Maha Esa, hamba minta petunjukmu

  56. ega said

    Asskm…

    saya ingin bertanya…

    saya sangat senang menggambar kartun,,

    tapi saya belum tahu bahwa menggambar yang bernyawa itu haram…

    apakah saya akan tetap berdosa, walau saya belum tahu sebelumnya..?

    dan apa yang dapat saya lakukan dg gambar-gambar yang selama ini telah saya buat…

    tetap membiarkannya atau membakarnya…

    mohon di balas…

    saya benar-benar dalam kebingungan dan dalam ketakutan yang besar saat membaca blog anda…

  57. Sugeng said

    Dalam suatu diskusi Ahad subuh di Musholla, salah satu ustadz saya mengatakan bahwa yang bersifat 2 dimensi itu diperbolehkan, karena pengertian ‘tashwir’ disini adalah membentuk yang bersifat patung (3 dimensi), hanya saja (katanya) sebaiknya gambar-gambar yang dikreasikan, foto-foto yang dipajang itu akan mendatangkan atau meningkatkan keimanan bagi siapa saja yang melihatnya. Jangan memajang gambar-gambar/foto untuk tujuan pamer (narsis), mengenai profesi atau lain2 yang berhubungan dengan seni rupa, sebaiknya (menurut saya) kembalikan ke proporsi awalnya yaitu mengapa oleh Allah manusia dan jin diciptakan? kemudian kita telusuri ibadah-ibadah apa saja yang yang tidak melanggar syariat (kalau melanggar syariat namanya bukan ibadah ya?).
    Saya menyadari sangat berat menjadi muslim/muslimah, pertama aturan-aturan atau koridor sangat banyak (kita perlu tahu dengan jelas sesuatu hal seperti apa lalu hukumnya apa baru kita jalankan) mengetahui hukum saja sudah sangat berat apalagi mematuhinya, tapi kalau yang kita harapkan adalah senyum Allah (seperti kata M Iqbal), adakah yang lebih bernilai dari itu, betapa hati kita berbunga2 ketika kita melihat senyuman orang yang kita cintai? Senyuman Allah dan RasulNya jauh lebih bernilai dari semua yang kita lakukan.
    Itulah yang mungkin Allah inginkan dari kita orang muslim, harus cerdas, karena ketika wahyu pertama diturunkanpun kita dituntut untuk bisa membaca, bacalah dengan nama Tuhanmu ….
    Apakah hanya buku yang bisa kita baca? tidak, semua bisa kita baca … karena semua yang berhubungan dengan penciptaan langit dan bumi adalah merupakan tanda-tanda bagi orang yang beriman.
    Saya menghimbau, tidak usah melebar kemana-mana dengan mengatakan robot itu haram, pesawat itu haram dsb., mari kita membaca-baca lagi lalu berdialog lagi, tanpa harus saling menyakiti, tentunya kita tidak ingin umat Islam yang banyak ini saling bertengkar sehingga menjadi seperti buih di laut yang mudah diombang-ambingkan oleh mereka yang jumlahnya lebih sedikit.
    Mohon maaf sebelumnya, Wassalam.

  58. fery said

    saya juga kebingungan bgt nih..
    saat ini status saya masih mahasiswa desain, hukum menggambar amat sangat memberatkan saya pada awalnya.

    namun setelah dipikir2 oleh saya, hadis adalah hadis, rasulullah bilang haram ya wes, kontexnya dah jelas juga, ga boleh menggambar yang bernyawa, titik.

    jawabannya simpel, ya udah kita ga usah gambar. dengan kata lain, kita hidup ga gambar ya ga ada masalah kan?
    terus kalau memang pekerjaan kita gambar, ya tinggal berenti, Allah kan maha pemberi ,memangnya rejeki kita di gambar doang?
    Allah masih punya seribu atau lebih cara memberi kita rejeki, tinggal kita berusaha,titik, masih takut ga sukses usaha lain?—–>Yakin aja dengan Allah SWT,titik

    oke kita tidak bisa dipisahkan dari berbagai hal yang berbentuk visual dalam kehidupa sehari hari, seperti, komik, alat bantu kedokteran, televisi, Bioskop, fotografi, Baju full print gambar, lukisan , uang

    tapi coba dipikir, kita kan ga melakukannya, ya udah yang haram kan mereka kita cuma ikutin cara islam yang bener aja, selesai.
    Egois memang,tapi,who cares?apa ada orang yg nyuruh kita gambar?

    segala sesuatu pasti ada minus ada plusnya, baik buruk, pro kontra, benar salah

    contoh kita gambar illustrasi buat pendidikan tetapi bukan diperuntukkan anak kecil. kita pikir dengan sederhana aja,

    menggambar=dosa, memberi ilmu=pahala. ada plus ada minus,resikonya tahu kan?oke?

    dan menurut saya ini berlaku untuk orang2 dulu yg berjasa menggambar dalam buku pelajaran seperti sejarah dan kedokteran.
    let’s say gambarnya haram, tapi pahala dia karena memberi kita ilmu juga besar di mata allah. ada pengorbanan besar untuk sesuatu yang besar.50 – 50 lah ibaratnya.

    saya juga ada pendapat tentang yang bercita2 ingin menjadi komikus atau animator handal,saran saya, tinggalkan saja,menurut saya semua cita2 itu tergerak dari nafsu hati, itu hanya memuaskan hati aja kok. kata kasarnya Ga dikerjain juga kita ga mati.

    tau ga jalan keluarnya gimana
    baik disadari atau engga,semua orang pasti suka berbuat dosa kan?
    baik disadari atau engga,semua orang pasti suka berbuat baik di jalan allah kan?

    jadi kalo masih suka gambar,masih suka animasi, ga usah takut berbuat hal itu, tinggal diperbanyak aja amal perbuatannya.
    tujuan kita hidup mau masuk surga kan? nah masuk surga atau neraka kan ditimbang dulu beratan mana antara dosa dan pahala.
    pahala lebih banyak ya masuk surga.

    dan Menurut saya semua orang pasti masuk neraka dulu baru masuk surga.menurut saya loh..

    maka dari itu, Sekali lagi, Jawabannya Hidup itu pilihan,
    kalau saya piih Sebisa Mungkin Sekuat Mungkin ga Gambar lagi.

    tambahan:
    pendapat saya sendiri banyak yang bilang hidup cara islam mudah,menurut saya kalau semua orang islam sih mudah kalo enggak semuanya?
    banyak aspek di kehidupan yg bentrok dengan pemikiran islam
    Dan sadarilah kita sekarang menjalani kehidupan ini
    mo hidup cara islam yang benar?cara yang murni di jalan allah?
    well…kita cuma bisa berusaha dan berusaha menghindari dosa.
    CMIIW

    • Fira said

      maaf ya bukan’a aku sok tau tapi walau kita punya pahala>dosa tapi kita masuk neraka dulu kan trus walau hanya ada sebiji sawi kebaikan di hati kita maka kita masuk surganya ALLAH SWT gitu dan aku masih takut buat nggambar semua takut kan masuk neraka semua takut kan disiksa semua ngga mau kan kalo dapet dosa??? ya kan?????? (eh klo ada yang salah kata2 ku bilang ya jujur aku masih anak anak ngga tau banyak) salam anak soleh and solehah

  59. Vandy said

    Assalamualaikumwrwb.

    Kalau menggambar utk melatih skill gimana hukumnya ???

    Masalahnya,sebelum membuat suatu gambar utk tujuan tertentu bakal dimulai dari pemanasan.

    Syukron atas perhatiannya,mohon dijawab…..

  60. zusaceh said

    memang benh bolehar menggambar makhluk hidup itu tida

  61. Ibad said

    Assalamu’alaikum.
    saya selku siswi SMK yg jurusan MULTIMEDIA yg salh satu kgiatan nya itu membuat animasi menggunakan software flash..otomatis saya harus membuat kartun yg serupa berbntuk makhluk bernyawa..
    saya takut apa yg sudah saya lakukan selama ini akan di minta pertanggungjawaban nya di akhirat nanti..

    Minta solusinya yya…
    Terima kasihhh…

  62. Donni said

    assalamualikum wr.wb

    yang saya tangkep dari hasil baca ini..memang ada tujuanya..
    saya jg suka menggambar manga..
    dalam menggambar manga itu(manusia)saya pastinya menggunakan pola terlebih dahulu..pola itu adalah perpektif tubuh..dari situ saya berfikir (setelah membaca ini) ya juga sih..dari membuat pola tersebut saja kita sudah membayangkan bagian tubuh seseorang (cowok/cewek)..sama saja saya berimajinasi dengan tubuh lawan jenis..
    ditambah lagi..bila dalam mangaka..gambar cenderung imut/keren/stylish/dll…klo difikir…benar juga..kita ini kan makhluk ciptaan tuhan yang sempurna..masa di kurang2in lagi sih..dengan mata besar/hidung kecil/bagian tubuh tidak proposional..
    klo diingat2 lagi.apa yang saya buat selama ini(nauzubilah minzalik)akan hidup di akherat nanti untuk menyiksa saya di akherat..jgn sampai de..
    makanya saya mending jgn gambar2 lagi..walau hati ingin..haha..insyallah Allah akan menuntun hambanya di jalan yang benar..amin .sekian
    wassalamualaikum wr.wb

  63. Vandy said

    Rumit jg sih tuk mengambil keputusan.

    Klo menggambar manga (terutama wanita) memang amat-sangat Riskan & Berbahaya….

    Saya lebih cenderung ke Mecha sih,itung2 sekalian memberikan inspirasi Inovasi…

    Klo ini terbebas kan ???,karena ini gak bernyawa

    Oh ya,beberapa majalah islami (As-Sunnah klo tak salah) menggambarkan manusia dengan perspektif buram….

    Seakan-akan kaya bayangan,itu gmana ya hukumnya ???

    masalahnya gambar itu ialah secondary object dari suatu gambar….
    Penekanannya ada di artikelnya
    Hmmm…..

  64. dimas said

    sebenarnya ini agak kontradiktif dengan salah satu ayat di al-quran. saya lupa ayatnya, yang pasti intinya “Allah menyukai hal-hal yang indah”. kalau saya perhatikan di atas, lebih banyak memakai referensi dari hadist-hadist. kalau pendapat saya sendiri, saya lebih percaya dengan yang pertama. kedua, niat yang paling penting.

  65. vandy said

    oh ya,afwan,majalahnya bukan As-Sunnah,tp Elfata pernah menampilkan potongan kaki (gambar kaki yg diedit maksudnya) & photo orang shalat namun diburamkan…..

    Sekedar penyemangat aja,gak bagus juga klo ngegambar satu tipikal jenis objek aja,gak bagus buat pikiran…..

  66. Sanny said

    Duuh kalau gini cita cita ku untuk menjadi komikus gagal sudah.
    Dulu ku kira asal ga mirip aslinya ga jadi masalah ga taunya tetep ga boleh.

    • boleh kok.
      hadist tentang menggambar ini tidak kuat.
      kalau kita tidak boleh menggambar makhluk bernyawa, mengapa kita boleh menggambar tumbuhan?
      tumbuhan itu juga punya nyawa kan?
      rasul juga tidak bodoh! dia pasti tahu!

  67. vandy said

    banyak pendapat sih….

    ambil aman aja dah.

  68. Ammar said

    afwan ya saya mau tanya klo mslnya bukan kita yg m’nggambar/bs diblng hanya membeli suatu gambar misal komik apa hukumnya sama dg orang yg menggambar komik tu?????????….

  69. Ninda said

    kalau nggambar di slah satu website tapi gambar orangnya udah disediain dari website itu,..trus kita cuma nggambar model bajunya doang hukumnya gimana?

  70. assalamualaikum.
    saya benar-benar tidak setuju dengan hadist di atas dan saya meragukannya.
    bagai manapun juga segala sesuatu itu tergantung dari niatnya!
    kalau menggambar mahkluk hidup dengan tujuan kebaikan tentu saja di perbolehkan!
    bahkan bisa menjadi pahala!
    jangan sembarangan mengatakan menggambar mahkluk hidup itu haram.
    jujur saya sangat tersinggung pak.

  71. assalamualaikum wr.wb

    komentar : saya setuju dengan hadits maupun ayat2 yyg menjlaskan mengenai larangan menggambar dalam islam,coz dngan bgtu saya bs tau sejauh mana larangan menggambar dlm islam

    pertanyaan: sesuai dng yg sy baca bhw hukum memoto atau fotografi tidak dilarang,mk yg sy taxakn coba tunjukan dalilnya,kan memoto itu juga sebagian dari gambar???????? syukran ….wassalam

    apriani

  72. blogupiel said

    ustadz kalo komik itu haram, bagaimana dengan hukumnya menjual komik atau koran yang ada kartunx ?

  73. Riya said

    Bagaimana hukum pembaca komik trsebut?

  74. deni said

    assalamualaikum….ustadz ada ga penjelasan yang menerangkan tntang pembolehan menggambar…soalnya saya sering liat banyak juga gambar gambar di pesantren,,,bahkan tiap tahunnya yg di gambar adalah tokoh pesantren itu…dan selama ini tidak ada larangan dari pihak kyai atau asatidz lainya …
    bahkan ada wadah yang yang menampung untuk meningkatkan skill santri dalam menggambar entah itu lukisan atau kaligrafi….dan”tidak pernah ada larangan”
    mohon penjelasannya…
    dan mungkin pda waktu zaman rasul…ga ada orang yang menggambar kartun …kebanyakan realis….
    dan stahu saya dulu dilarangnya karena di takutkan akan di sembah oleh para masyarakat…karena dulu banmyak yang menggambar para auliya atau pembsar umat ..dan disembahlah mereka “yang di gambar itu”…makanya di larang….
    maaf kalu ad salah atau hilafnya wss…

  75. heru aja said

    MENURUT SAYA KESIMPULAN DARI SEMUANYA ADALAH TERGANTUNG NIAT KITA BAIK YANG PRO MENGGAMBAR ATAUPUN YANG KONTRA ASALKAN KELAK KITA BISA MEMPERTANGGUNG JAWABKAN PERBUATAN DAN PRINSIP KITA DI HADAPAN-NYA. BUKANKAH HIDUP ADALAH SUATU PILIHAN? KALAU KITA MENGGAMBAR DENGAN TUJUAN BAIK DAN UNTUK BERDAKWAH YA SILAHKAN AJA ASAL KAN KITA BISA TANGGUNG JAWABKAN PERBUATAN KITA(BUKANKAH SUNAN KALIJAGA JUGA BERDAKWAH DENGAN MEDIA WAYANG KULIT YANG NOTABENE ADALAH PATUNG?), KALAU YANG BERPENDAPAT MENGGAMBAR ITU HARAM YA SILAHKAN, KITA HARGAI PENDAPAT MERAKA.
    SATU HAL YANG PASTI DI JAMAN SEKARANG MEMANG KITA TAK BISA LEPAS DARI GAMBAR-GAMBAR/FOTO, DI MATA UANG JUGA ADA GAMBAR, DIMAJALAH-MALAJAH, BUKU-BUKU, TELEVISI, DSB. KALAU DIPIKIR KALAU UMAT ISLAM MASIH BERDEBAT HANYA MENGENAI MENGGAMBAR MAKA UMAT ISLAM BISA KETINGGALAN DARI BANGSA-BANGSA LAINNYA, AKHIR KATA HARGAILAH PERBEDAAN PENDAPAT YANG ADA, BUKANKAH ISLAM JUGA SANGAT MENGHARGAI PERBEDAAN?? BUKANKAH MANUSIA TIDAK ADA YANG SEMPURNA YANG PEMIKIRANNYA SERBA TERBATAS?? AKHIRNYA KITA KEMBALIKAN SEMUANYA KE DZAT YANG MAHA BIJAKSANA YAKNI ALLAH SWT. SEMOGA BERMANFAAT…

  76. Adhisti said

    Masa bodo ah dengan hadis di atas…toh juga gk bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya ma yang bikin forum ini.di Alqur’an dicari-cari juga gk ada…yahhh bagaimana lagi…Aku akan terus mengomikkk selamanya…hidupp komikk realissss!!!! hahahahaaaaa…

    • daiya said

      Hidup komiiiiiiiiiiiik <3

      asal nggak niat untuk di sembah dan menyaingi ciptaan Allah,,boleh2 aja,kan….

      aku dari kecil bercita2 jadi komikus dan selalu mengasah skill-ku ,menggambar adalah hobi dan tmpt mencari uang …

  77. ghufron said

    Assalamu’alaikum…
    sy pnh dengar bhwa Allah berFirman “perbedaan yang terjadi diantara hamba2-ku adalah Rahmad-ku”….utk itu mari qt sikapi perbedaan yg trjad diantara qt dg sikap yg terbaik, tidak menganggap pendapat qt yg paling benar dan yang lainnya salah, serta tetap menghargai pendapat orang lain dgn tidak bersikap meremehkan, sinis, mencibir, menertawakan, mengolok2, sehingga akn timbul permusuhan…. Na’udzubillah..

    Perbedaan adalh Rahmad…
    – Perbedaan akan mnjadikan umat semakin kuat.
    sebuah bangunan dpt berdiri karena bhannya yang beda2,
    – Perbedaan dapat membuka wacana bagi orang lain
    – Perbedaan dapat mengukur kebenaran pendapat qt masing2

    pada posisi ini,.. menggambar merupakan kegemaran ku…
    semoga ak d bukakan hati untuk tidak menggambar sesuatu yang Allah SWT telah melarangnya dan selalu ditetapkan dalam keImanan dan keTaqwaan…Amin

  78. supri holmes said

    Assalamm..
    an mw bertanya, trus bagaimana hukum dengan berfoto dengan obyek manusia atau hewan.
    apakh itu juga tidak dipernolehkan??? alasannya kenapa…
    kemudian an juga mw tanya,
    setelah an baca dari penjelasannya tadi, saya mendapati hanya ‘ilat atau dasar kenapa menggambar manusia di haramkan, oleh karena itu an mohon penjelasan hikmah dari hukum tersebut??
    syukron…

  79. han nophie said

    Assalam..
    lalu apa yang harus dilakukan ketika tahu bahwa menggambar anime di komik itu haram? apa kita harus membakar’a? kita kan ga tau sbelum’a kalo mnggambar mkhluk hdup tu haram..
    balas

  80. wanda said

    ayahku seorang ahli seni. aku pernah bertanya tentang hal ini sebelumnya. ayahku berkata bahwa Islam tidak sesempit itu. ayahku berkata menggambar makhluk hidup itu menjadi haram bila disembah dan dipuja. kalau tidak disembah tidak apa-apa. kalau memang dilarang, mengapa dar mizan! untuk remaja masih bergambar? maaf bila ada salah kata…

  81. oza febrianto said

    berpeganglah pada hujjah masing masing, jangan langgar etika islam dan janganlah berpecah belah
    yang yakin menggambar dibolehgkan silahkan tapi jangan gambar hentai ya ;p
    yang menjauhi lebih baik ..karena menjauhi hal yang meragukan ada keutamaannya

  82. zaid said

    SAYA SANGAT HOBI MENGGAMBAR,

    NAMUN SETELAH SAYA TAU BAHWA MENGGAMBAR SESUATU YANG BERNYAWA ADALAH HARAM SAYA SEDIKT KECEWA,.TETAPI INI ADALAH PERINTAH ALLAH YG HARUS DI TAAT’I…

    ~>SAYA INGIN BERTANYA BAGAIMANA,,SOLUSI AGAR HOBI MENGGAMBAR SAYA INI TETAP TERSALURKAN TANPA HARUS MELANGGAR LARANGAN2 AGAMA,.?

  83. Antonym said

    Huhuhu…

    Ternyata aku harus mengakhiri hobbyku menggambar manga/anime.
    mau boleh ato nggak, mending ga di lakuin aja…T_T
    terpaksa saya akan memusnahkan gambar-gambarku yg udah bejibun banyak demi menjalankan perintah Allah Subhanahu Wa ta’ala dan Rasulnya.

    Semoga Allah selalu menunjukan jalan yg lurus kepada kita..
    Amin.. T_T

  84. Fira said

    kalo aku bikin komik anak gimana????? kan aku masih anak anak???? dan apa maksudnya diperuntungkan untuk anak anak???? gambar yang untuk anak anak berarti ngga papa apa gimana sih????

  85. Fira said

    aku pengin bikin buku cerita kan cover’a harus di izi gambar masa gambar’a ngambil yg diambil gambar bagus yg dah terkenal nanti buku’a aku disebarin malah dah pada tau manga/anemi itu gimana???? aku masih 11 th

  86. Fira said

    Aku bingunggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggggg
    mikirin ini cita citaku yang meneladani Sri Izzati mau dimanain ya?
    komiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiik
    noveeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeel
    ceritaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    aku kan hobi baca cerita klo ada gambar’a berarti malaikat ngga bakalan mau masuk rumahku donk
    huhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhu :'(

  87. prim said

    Inti dari dialog ini adalah tidak ada habisnya karena ada pro dan kontra. kami sebagai orang awam bingunggg dan bingungg.. harUS ikut hadits yang mana. menurut si A boleh, menurut si B tidak.. pusingggg….! bayangkan dengan kondisi sekarang jika tidak ada :
    – fotograpi
    – internet
    – buku-buku ilmu kedokteran
    – buku-buku teknologi
    – foto identitas
    – cetak-cetak, sablon, printing, uang, TV, koran, surat kabar, majalah,

    Sekali lagi…BAYANGKAN jika hal di atas tidak ada…..

    – apakah kita akan kembali ke zaman batu
    – bagaimana polisi nyari pelaku
    – bagaimana mendeteksi penyakit dalam tubuh dengan sinar-X,mendeteksi bayi USG,
    – bagaimana mengembangkan teknologi helicopter, padahal inspirasinya dari capung.

    Jadi, pakah harus hidup menyendiri di hutan…karena dalam berinteraksi dengan orang lain pasit kita bisa lepas dari gambar atau sejenisnya..(maaf aku orang awam), sekali lagi maaf.

  88. vandy said

    wew….

    untung sudah mengalihkan kebiasaan nggambar ke mechanical design….

  89. arida said

    jujur, sedih banget pas baru mengetahui hadis tersebut, karena saya penggemar manga dan ingin menerbitkan komik suatu hari nanti..

    susah sekali untuk melepaskan cita-cita saya yg dari kecil tersebut :'(
    tapi saya juga tidak mau masuk neraka.. aa sedihnyaa TT__TT

  90. imandana said

    terlepas dari itu semua…..

    apa kita sudah menjadi muslim yang seutuhnya.?

    kita hanya berdoa agar diberi petunjuk oleh Allah dalam menjalani hidup ini…
    agama itu bagikan menggenggam bara api, memang panas, tapi kalo dilepaskan, maka musnahlah….

    salam kenal

  91. mika said

    -_-” beginilah kalo memahami hadist ga dilihat konteksnya.
    Wallahu a’lam. Allah knows best.

  92. Derry said

    assalamu’alaikum
    saya mw tanya,
    klo misalnya ada buronan yg ditangkap, tentu polisi sehera menggambar sketsanya
    apakah itu termasuk perbuatan haram??

  93. Ruka Arisa said

    ass.

    bagaimana intinya? saya jadi bingung sekali…
    saya baru membacanya saja sudah takut
    kalau memang tidak diperbolehkan, bagaimana dengan iklan iklan untuk promosi? ya, jarang juga menggunakan gambar animasi. tapi saya kepikiran saat membacanya?
    kalau untuk hiburan apakah memang dilarang?

    terimakasih
    ass

  94. Theta said

    Waduh, bagaimana ini?, sejak kecil saya suka menggambar dan darah seni pun mengalir di nadiku, apakah MUI sudah menetapkan hukum untuk perkara ini?. Ya Allah, tunjukanlah pada kami mana yang haq dan yang bathil.

  95. [...] karena rasa penasaran yang teramat dalam, saya coba cari sana-sini dan dapet disini dan disini.   SukaBe the first to like this [...]

  96. karina said

    wahh…,q msh bingung..!tapi msh banyak orang yg melakukannya…!wahhhh…wahhh..

  97. anaksimpang said

    bagaimana pendapat anda? dengan kamera & hasil foto…salam

    Tanggapan :
    Fotografi itu boleh, tetapi jk foto mahkluk bernyawa diedit (misal menghilangkan tahi lalat, menghitamkan alis, dll) itu haram.

  98. Rahmat Febriyanto said

    Berarti gambar manga gak boleh dong? ‘_’

  99. amienullah said

    lalu bagaimana dengan foto yang di gunakan untuk keerluan pendidikan ???????????

    • andi pangerang said

      foto untuk keperluan resmi/formal seperti paspor,ktp,kartu mahasiswa/pelajar,dsb dibolehkan….

  100. verra anindya said

    iya ..
    aku juga dari kecil suka banget ama gambar ><
    syukron info nya akhi

  101. riska said

    foto?

    Tanggapan :

    http://konsultasi.wordpress.com/2011/02/13/hukum-mengedit-foto/

  102. ben said

    bingung,,,hukum menggambar teh halal tow haram,,?
    pa semua tu d dasarkan pada penggunaannya?

  103. aqies said

    tapi.. bila sudah terlanjur sering menggambar bagaimana?soalnya dulu tadak tahu apa hukumnya?? apa itu juga dosa??

  104. Ilham Budi said

    kalo lambang Garuda Indonesia gmn dong?

  105. dalsim said

    kesimpulan yang paling tepat :
    ajak musyawarah ahli agama islam dilingkungan anda yang paling anda percayai
    ketimbang bingung kayak gini

  106. muchlis said

    bagaimana kalau animasi yang berbentuk stick tapi bisa bergerak layaknya makhluk hidup. dan bertujuan untuk dakwah, haramkah?

    • andi pangerang said

      animasi 3D bisa saya sebut HARAM karena menyerupai ciptaan Allah….

      tapi, Wallahu’alam… saya masih rancu dengan hal ini

  107. Ana said

    Assalamu’alaikum

    Saya mau bertanya
    Bagaimana dengan menggambar desain baju?
    biasanya dalam mendesain baju , ada jg yg disertai dengan menggmbar bagian anggota tbuh manusia, meskipun tidak lengkap

    • Ana said

      maaf, tolong segera dibalas koment saya.
      Saya punya hobi nggambar, tapi msih dalam tahap belajar. Jadi suatu saat saya bisa mengalihkan objek saya, yang semula hewan dan manusia menjadi beralih ke objek benda mati. Atas perhatiannya terimakasih

  108. Pencari kebenaran said

    MENURUT SAYA PASTI GPP NGEGAMBAR TOH SENI MENGGAMBAR ITU KEINDAHAN BUKANNYA SAYA SOK TAHU DAN GAK NGERTI HADIST TAPI SAYA HARGAI DALIL YG MENGHARAMKAN ITU TP GINI LHO KALO ALLAH ITU MENYUKAI KEINDAHAN KENAPA KOK GAMBAR YG INDAH2 SEPERTI KOMIK DAN GAMBAR2 INDAH LAINNYA DI HARAMIN GAK MUNGKIN KALO GAK SINKRON JIKA ISLAM AGAMA YG SEMPURNA WONG TUHANNYA AJA SUDAH SUKA AKAN KEINDAHAN MASAK KITA HAMBANYA GAK BOLEH SUKA AKAN KEINDAHAN JADI SAYA GAK SETUJU JIKA TERLALU MEMBERATKAN UMAT AKAN HAL2 YG HARAM MUNGKIN ITU HARAM KALO SOAL PATUNG ATO GAMBAR YG MENUJU PADA SEKS ATO ZINA TAPI KALO INDAH2 YA GPP DONG ALLAH ITU MAHA BIJAKSANA PASTI ADA KEBIJAKAN DALAM HAL INI NAMUN SAYA AJA YG BELUM TAHU DAN BAGI YANG TAHU MOHON BAGI ILMUNYA SEMOGA ALLAH MEMBALAS KEBAIKAN ANDA KEPADA SAYA YG MEMANG MASIH MISKIN ILMU INI WASSALAM

  109. Pencari kebenaran said

    BAHKAN SAYA PERNAH BERPIKIRAN BEGINI MUNGKIN INI HADIST DIBUAT2 YG MENGHARAMKAN GAMBAR WALAU SAYA TAHU HR MUSLIM TP TETEP KURANG COCOK KALO HARAM AGAK SKEPTIS GITU MAAF SOALNYA SAYA MO SEKOLAH ANIMASI 3D DAN SANGAT SUKA MANGA JEPANG TERUTAMA KOMIK SALAD DAYS DAN PERCINTAAN LAINNYA DAN SAYA MUSLIM CUMA AGAK KESEL DAN PUSING KALO SEMUANYA YG SAYA INGINKAN HARAM PASTI ADA KEBIJAKSANAAN ALLAH DISINI TOLONGLAH AHLI AGAMA ISLAM YG TAHU BERI KELONGGARAN SEMOGA ADA YG BISA KASIH INFO-INFO ISLAM
    YG TIDAK MEMBERATKAN ORANG2 SENI

  110. Pencari kebenaran said

    saya setuju dengan Ghufron yang lebih bijaksana mengatakan bahwa perbedaan diantara kamu adalah rahmat benar memang perbedaan bukanlah sesuatu yang harus dijadikan permusuhan dalam islam tapi rahmat allah maha tahu jadi aku yakin seni yg dilarang adalah jika itu dijadikan bahan pemusyrikan ato untuk dijadikan sembahan benar islam tidak sesempit itu dan saya yakin ada hal dalam seni yang dihargai islam bukan kah kaligrafi itu jg seni dan saat kecil saya juga sering baca sejarah para nabi dan itu ada gambarnya kok bisa haram pusing saya jadinya kalo untuk dakwah saya rasa gpp seperti terlalu skeptis ya kalo menggambar anime haram soalnya itu indah misalnya gambar wanita cantik tapi tidak telanjang bulat dan lebih sopan kan gpp dong kalo semua haram saya mo kerja apa lagi ==”

  111. Pencari kebenaran said

    TOD TOD TOD TOD KESEL TOD TOD TOD TOD PANTAS ISLAM GA MAJU2 TRUS ITU HADITS KOK BUKANYA DARI MUSLIM KOK MALAH BUKHARI WAH JADI BANYAK NGAWURNYA NIH WKOWKOKWOKWO

  112. Johny Jaws said

    Talent ku yang paling menonjol cuma menggambar, tapi setelah membaca hadist yg ada di link ini… Musnah sudah cita cita ku menjadi komikus… Ya Allah, bimbing lah hamba Mu ini ke jalan yang benar… wassalam…

  113. perto said

    ustad….saya tanya dengann haji yang mungkin udah teerkenal di bandung.. ane tanya..dia bilang ada dua pendapat yang dilarang dan tidak…tapi semua itu tergantung dari individu..kalau buat bapak haji yang saya tanya dia gak masalah…dan pertimbanganku juga banyak, di indonesia terutama ulama-ulama banyak yang dilukis dan dipjang ftonya,dari pangeran diponegoro, terus Ahmad Dahlan, KH, sekarang jaman yang berbeda dengan dulu, dimana kita harus mengikuti jaman.., sepengetahuanku ada yang mengatakan dalam alqur’an kalau kita harus mengikuti jaman, yang penting intinya kita jagn meninggalkan apa yang disuruh dan dilarang Allah, yang nyata dan pasti dalilnya. seperti minuman keras, judi, zina, dan lain-lain,, yang membikin diri kita sendiri hancur.. sekarang kegunaan menggambar, photo, video…itu sudah berbeda …itu adalh media penghibur…yang penting ndak merusak agama…tergantung kegunaan dan niat…. sepengetahuanku islam itu mudah…bukan sejrimet yang orang pikirin, manusia gak akan pernah lepas dari dosa…sekalipun pemimpin Islam, keculi Rosul/Nabi.
    oya pak ustads…di bawah ini ada beberapa link dari organisasi2 yang menganggap mengambar makluk hidup itu gak haram, aal gak menyembahnya atau yang menyalah gunakan gambar..
    Muhammadiyah : http://www.pdmbontang.com/cetak.php?id=454
    Majelis tafsir Alqur’an (MTA) : http://groups.yahoo.com/group/assunnah/message/46235
    dan NU : http://myquran.org/forum/index.php?topic=17494.0
    gimana pendapat pak ustad.

  114. supriyanto said

    hadist tentang malaikat tidak suka masuk ke rumah yang didalamnya terdapat gambar makhluk bernyawa,anjing dan sesembahan selain allah

  115. PrezaAdy said

    .Thank’s …

  116. zuriati said

    Assalammualaikum….
    mau tanya..(jgn2 udh dibicarakan diatas ya..maaf)..

    Bagaimana hukumnya dengan gambar2 yang disulam Ustadz?…seperti sulaman benang atau kristik?..ituloh yg disulam pake benang ke kain.., terimakasih byk atas jawabannya…(nanti sulaman itu dipajang sebagai hiasan dinding, dll)

    Wassalam

  117. Taupik said

    Assalamualaikum..
    Saya mau bertanya.
    Apa hukumnya orang yang membuat film tentang makhluk hidup atau makhluk yang bernyawa.?
    Tolong pencerahan nya.
    Terima kasih.
    Wassalam

  118. Dyka said

    assalamualaikum. saya mau tanya apa hukum bagi remaja yang suka melihat pornografi?
    mohon pencerahannya.
    makasih

  119. said Abdullah said

    sebelum bertanx ,,

    pa sya boleh bertannya..???

  120. said Abdullah said

    mengapa

  121. Jazakillahu khayran~ *Smiles*

  122. Ade said

    Assalamualaikum wr. wb.
    *Smile jg* (sambil geleng2 kepala)
    teringat wkt kecil (SD) smpt trauma, krn sy sering bikin komik dgn tema ibu tiri, jagoan/superhero atw tema2 kerajaan..ada kisah percintaannya jg. Sy jg heran dpt ide dari mana? pdhl sy msh berumur 9 thnan. Hampir seluruh buku tulis yg bergaris itu saya bikin komik.. Mungkin sampe 50 judul komik sy buat.

    Namun seluruh buku tsb udah di bakar sang ayah dgn alasan harus belajar, tidak boleh menggambar krn takut prestasi sy turun. padahal wkt SD sy termasuk rangking 1, paling jelek rangking 3. Wkt itu tdk dijelaskan halal haramnya.
    Masuk SMP negri yg lumayan tinggi NEM nya, tetapi setelah kreatifitas menggambar sy hilang n trauma d bakar lg.. rangking langsung jeblok! bahkan rapot sy ada cabe merahnya, Tp sy ttp naik kls hehe..

    Setelah selesai SMA, wkt itu sang ibu udah alm.. darah seni sy mengalir lg. Sy menggambar lg, anehnya.. Wlwpun gak diasah, saya bisa bikin manga! mgkin sering melihat/membaca manga smpe Smpe bs menghasilkan 3 judul komik aliran manga dgn sekitar 150-200 hal, tp tidak prnh sy kirim ke percetakan krn msh ga PD n tkt akan sang ayah.

    Semakin lama sy malah semakin mengasah Skill dgn mengikuti kursus kilat yg sebulan, diantaranya corel, 3D max, Auto Cad, sedangkan photoshop sy mendapatkannya secara otodidak. n membuat mangga dgn tekhnik manual dan di gabung dgn grafis yg di buat di corel kmudian di edit d photoshop, astaghfirullah.. Kalo hobby itu udah dtg sy bs berjam2 atw dr plg krja (Wkt itu sy bkrj sbg sekretaris) 8bs ampe subuh. Ini sudah gawat nih.. tkt keenakan, hehe.. *Garuk2 kepala*

    Setelah tw bahwa menggambar itu haram.. Akhirnya komik yg 3 judul itu sy musnahkan, jujur sy sgt ketakutan. Apa boleh buat.. Sy berusaha sekuat tenaga untuk tdk menggambar mahluk hidup lg dan membelokannya dgn mnggambar design baju, dan pola manual maupun komputer. Alhamdulillah.. Sy tdk pernah kuliah, berkerja sbg trainer pattern maker computerized (CAD sistem) ini jg sy dptkan otodidak mungkin krn keahlian sy menggambar, sy tdk sulit menekuni bidang ini. Jd bagi yg suka gambar jgn berkecil hati ;) *mengacungkan jempol*

    @pembuat blog, makasih krn dgn adanya ini jd ada titik terang. sy baca commentnya dr thn 2007-2012 krg lebih 5 thn?? ttp masih ada keraguan, krn ada yg menhalalkan ada jg yg mengharamkan.
    @commentator, Ikuti menurut agama islam yg kita pegang aja, siapa tw skrg kita nganut yg halal,, beberapa wkt kmudian menganut yg haram? ¿? who knows? ¿? or menganut yg d bolehkan tp dgn syarat da’wah n for kids.. ;)

    Saat ini, sy sdg berusaha mnghindari gambar yg mirip mahluk hidup. Tdk bs dipungkiri, tgn sy selalu refleks membuat wajah manga jika ada kertas kosong atw ketika ada wkt kosong sehingga ketika teringat hukum ini, sy selalu menyobek kertas tsb trus membuangnya.. bahkan tgn kiri sy reflek menggambar karakter wajah manga jepang padahal sy tdk pernah mengasah tgn kiri sy untuk menulis apalagi menggambar! Sangat sulit memang untuk menghentikannya..

    Bagi yg msh menggambar, tetaplah berkarya! Jgn patah semangat, hindari hal2 yg dpt menjerumuskan kita pada dosa.. Msh byk objek gambar yg bs kita tuangkan dgn kreatifitas yg tanpa batas.. Ide n kreatifitas jgn smpe buntu hanya krn menggambar mahluk hidup haram!!
    *senyum lebar* (maaf jd cerpen.. Hehe.. )
    peace to all *mengacungkan 2 jari smbil pamit*
    wassalam..

  123. bagaimana hukumnya untuk seorang pelajar yang diberikan tugas untuk menggambar suatu yang bernyawa?

  124. Fabi Fuu said

    klo bgitu, semuanya nati msuk neraka…
    .
    di zaman dlu, dlam kitab al-qonun fi al-tibb.. terdapat gambar anatomi tubuh, dan bgian keseluruhan tubuh…
    .
    gmn?
    .
    dan smua ulama’ zaman skrg punya gambar di rumahnya…

  125. Assalamu’alaikum, salam kenal, saya mau konsultasi, bagaimana kira2 hukumnya jika saya membuat mainan robot yg (seluruh badannya tertu2p helm, sarung tangan & pakaian) kecuali: dia memiliki mulut & leher menyerupai manusia “kartun”/ tidak detail? gambar bisa dilihat di foto profil sy. Terimakasih, mohon bantuannya. Wassalamu’alaikum.

  126. Pranan S Saputra said

    Kalau seandainya menggambar itu adalah pekerjaan utama saya sebagai seorang seniman lalu bagaimana?

  127. hobiku gak bener semua–nyanyi,gambar,main musik,ngebunuh(lho?):( *audzubillahimindzaliik =3=
    semoga seluruh umat islam di dunia ini dapat memilih mana yang baik dan yang buruk..aamiin ya allah..
    semoga jaman edan ini cepat berakhir..(bukan kiamat maksudnya)aamiin..

  128. riki said

    sampai sekarang masih bingung, lanjutkan atau berhenti dari melukis yg bernyawa, cari kegiatan lain belum ada modalnya & belajar dari nol, untuk membuat logo sudah tidak tahan lama dengan cahaya monitor

  129. assalamualaikum…… hobiku dulu menggambar anime anime jepang
    banyak bangeet yang saya gambar dibuku tulis [ saya masih belum tahu kalau menggambar itu dosa,plus saya gambarnya gambar manusia!!! HAAA] tapi saya
    percaya sekarang saya OGAH gambar seperti itu lagi dan menurut saya gambar
    seperti itu aneh..banyak teman teman saya berwarga negara indonesia yang menjadi
    otaku [ pecinta anime jepang] sering gambar anime 3D … paadahal sudah ada seseorang yg memberitahu bahwa itu dosa… NAAAH pertanyaan saya hanya 1
    saat saya menggambar anime anime itu saat saya belum tahu jika menggambar itu
    ada hukumnya apakah saya Dosa??

  130. Semua harapan dan cita cita hancur . . .

  131. The Srim said

    Berarti semua tentang hal ini masih menjadi dilema ya.. di satu sisi diharamkan di sisi yang lain banyak manfaatnya daripada mudharatnya. Gimana hayyoo..??

  132. kalo crazy birds gak boleh pak?

  133. liym greez said

    ya tuhann ko menggambarrr suatu yg bernyawa di harammmkan
    padahal kegiatan yg menyenanggkan lohh…..

    • Aku said

      Cukuplah..-sami’na wa atho’na->SAYA MENDENGAR & SAYA TA’AT-
      “Allahlah yg lebih tau mana yg baik & mana yg buruk bagi makhul-NYA(manusia)”

  134. black rose said

    Assalamu’alaikum
    saya mau bertanya, katanya kita boleh mengambar pemandangan, nah di dalam pemandangan itu kan terdapat tumbuh tumbuhan seperti pohon dan bunga, pohon dan bunga kan juga termasuk makhluk bernyawa, jadi menggambar pemandangan itu boleh atau tidak?

  135. ahbabul cahya said

    Mau tanya
    Bagaimana kalo gambar yang ada di facebook atau jejaring sosial lain dan gambar yang tidak bernyawa tapi dibuat hidup(bernyawa).
    Terima kasih

  136. yamato hizbullah said

    guru,saya mau tanya
    saya sudah sering menggambar manga tentu nya manusia
    dan sekarang saya harus apakan gambaran saya itu apakah harus saya buang atau diapakan guru
    mohon dijawab pertanyaan saya…
    Terimakasih,wassalam wr. Wb.

  137. hamba Allah yang dhoif said

    tunggu..mengenai photo, video, sablon saya kira itu juga bisa dikatakan haram jika menggambar dengan kuas atau pena adalah haram. kuas dan pena adalah alat menggambar…jadi saya rasa camera dan sablon juga bisa dikatakan alat untuk menggambar! bukan kah sebuah video adlah gerakan dari beribu-ribu gambar? tolong dijelaskan lagi mas..

    • Basie said

      Alqur’anulkarim menjadi Sangat urgen,menjadi suatu keharusan untuk dihadirkan dan kedudukan Hadis Nabi merupakan penerang dari ayat ayat suci……..sudahkah kita compromise dengan aturan main seperti ini?Klo Blum maka persoalan yg diangkat hasilnya akan abu2x.

  138. Untung pengadilan di Indonesia tidak menganut aliran pengadilan seperti di Amerika sana. Kalo di sana kan setiap ada sidang pengadilan ada juru gambarnya :). Kalo seperti itu gimana pak Ustandz? Bagaimana kalo juru gambarnya orang Islam?

  139. Hasna berkata said

    yahhhhh ternyata nggak boleh ya menggambar manga… padahal aku sekarang lagi bikin novel trs novel nya ada gambar manganya ehh iya satu lagi kalau ada yang bisa jawab jawab ya… : Boleh nggak sih gambar orang tetapi mata mulut hidung nya tidak digambar???

  140. ruhul aflah said

    kalo kita sisipkan gambar animasi bergerak seperti gambar hewan pada power point gimana tu ustad?

  141. ikhsan said

    jadi bingung nih mana sih yang bener
    saya suka menggambar animasi jepang tapi bukan untuk di agung2 kan hanya sekedar untuk pelepasan rasa marah kesepian sedih dan bahagia
    dan aku juga sudah banyak membuat gambar animasi
    gimana sih hukumnya
    mohon petunjuknya

  142. zian said

    Kalau menurut saya fotografi juga diciptakan oleh tangan manusia, hanya caranya dengan menggunakan teknologi komputer/digital, jadi nggak ada bedanya dengan melukis. Walaupun ada yang mengatakan fotografi termasuk proses memindah bayangan/cahaya, tapi kenyataannya ya tetap sama-sama menghasilkan suatu karya nyata dalam bentuk gambar, baik benda hidup atau bernyawa. Apa bedanya dengan melukis/menggambar. Jadi tidak bisa juga dijadikan alasan kalau fotografi itu bukan gambar, wong nyatanya ada karyanya yang dihasilkan oleh tangan manusia/hasil ciptaan manusia juga. Bahkan hasil karya fotografi lebih mendekati kesempurnaan jika dibandingkan dengan melukis/menggambar. Jadi nggak usah dibeda-bedakan baik gambar/fotografi dengan alasan cara pembuatannya yang berbeda, toh pada kenyataannya yang terlihat juga gambar nyata. Kalau Rasulullah melarang gambar mungkin ada sebabnya, bisa juga disalahgunakan untuk mengkultuskan seseorang/untuk disembah. Makanya Rasulullah melarang dirinya digambar dikhawatirkan takut disembah/dikultuskan. Masalah gambar saya kira tergantung fungsi dan penggunaanya. Sama dengan musik, ada yang haram ada yang makruh, tergantung penggunaannya. Musik bisa jadi haram kalau digunakan untuk tujuan maksiat/pornografi (liriknya yang berbau maksiat). Sedangkan musik yang ditujukan untuk dakwah saya kira tidak mengapa. Begitu juga dengan gambar/lukisan asal tidak digunakan untuk tujuan maksiat/pengkultusan/merasa menyaingi Allah SWT saya kira tidak mengapa. Gambar juga bisa digunakan sebagai media pembelajaran/buku di sekolah agar lebih mudah ditangkap oleh siswa. Misalnya pelajaran bahasa Inggris, IPA, PKn, IPS, Seni Budaya, bahkan agama yang memerlukan contoh gambar/ilustrasi sebagai penjelasan. Apakah ini juga dilarang? Perlu ada ijma’/qiyas/kesepakatan dari ulama tentang masalah ini secara arif/bijak dan tidak saklek/kaku. Contoh lain yaitu penggunakan kontrasepsi/KB. Membatasi keturunan dilarang oleh Allah SWT, akan tetapi dalam kondisi ledakan penduduk yang sangat cepat bila tidak diatur maka akan menimbulkan masalah sosial. Maka perlu ada juga perlu ada ijma’/qiyas/kesepakatan dari ulama tentang masalah ini secara arif/bijak dan tidak saklek/kaku berdasarkan situasi dan kondisi. Jadi kesimpulannnya segala perbuatan tergantung niatnya masing-masing. Bukan kami bermaksud menentang hadist nabi, tapi secara realitas hidup di zaman Rasulullah situasinya berbeda dengan sekarang.

  143. me..... said

    saya bingung dgn smua p’debatan d atas…klopun menggambar itu memang benar2 haram trus apa yg harus saya lakukan dng semua gambar2 saya…apakah saya harus membuangnya or membakarnya atau da cara lain….dan apakah tdk ada pengecualian yg memperbolehkan menggambar….sperti menggambar manusia tp anggota tbuhnya tdk lengkap……da jg yg bilang klo menggambar manusia tp tanpa d ksih mata hidung dan mulut itu boleh…apakah itu benar ??? dan sperti yg saya perhatikan dari semua koment d atas tdk da dalil yg d sebutkan dr al qur’an smua dalil dr hadist….jd klo memang menggambar itu tdk boleh manakah dalil dr al qur’an yg melarangnya…bukankah d al qur’an hanya melarang untuk membuat patung saja krn d takutkan akan d jadikan untuk sesembahan …..mohon jawabanya krn saya sebenarnya bingung jg……!!!

  144. Mizukiyama Reiko said

    gatau ini mesti gimana lagi….passion saya itu dari SD udah ke menggambar manga dan sampe berniat buat kuliah ambil jurusan manga di jepang….jujur,saya ga siap mental buat meninggalkan hobi dan skill saya satu-satunya ini

  145. Bagas CM said

    Bukankah semua itu berdasarkan niat…?
    bagaimana jika kita menggambar itu hanya sebagai hobi… bukan untuk menyaingi ciptaan Allah swt…?

    • gusti rianggono said

      assalamualaikum..
      saya dari kecil emang udah suka gambar nyampe sekarang, baik anime. saya sangat hobi gambar itu, bahkan untuk keseharian malah tidak mungkin kalo saya tidak menggambar. untuk hobi. bakat itu kan pemberian allah, dan tangan saya juga adalah ciptaannya, lantas bagaimana cara saya menggunakan bakat yang emang “hanya ini yg saya bisa” ? dan apa hukumnya bagi orang yang menyia nyiakan bakat pemberian allah ?
      tanpa menggambar jelas kehidupan saya akan berubah drastis (menggambar adalah ciri khas saya untuk berbagi kesenangan baik dengan orang sekitar maupun diri saya sendiri) :)

    • Eri pultem al madrid said

      saya setuju banget

  146. Wolfie71 said

    Saya sendiri sampai sekarang masih bimbang soal larangan menggambar ini. Sementara ini saya hanya mendengar dari orang-orang semata, belum membacanya sendiri dari Al-Quran. Yang menjadi prinsip saya saat ini : “Saya berpikir bahwa menggambar menurut saya dibolehkan selama tujuan yang kita lakukan positif”.

    Saya biasa ngait2kan setiap ajaran Islam dengan teori di dunia. Dan renungan saya sih waktu itu, adanya ayat2 seperti ini menurut saya adalah karena gambar tersebut seringkali nanti bisa berakibat negatif. Contoh saja yang paling mudah : gambar porno. Hal-hal negatif inilah yang ingin dicegah oleh Allah SWT. Tapi apakah seluruh gambar niatannya buruk? Menurut saya tidak, dan saya yakin Allah SWT tidak sekaku itu di dalam memerintahkan umat-Nya. Alasannya? sebab kita punya Iman. Semenjak SD saya diajarkan bahwa artinya iman itu “membenarkan dengan hati”.. dan inilah yang saya lakukan saat ini. Ya, saya yakin menggambarpun kalau direnungkan sangat banyak positifnya. Negatifnya bisa kita tangkis dengan iman… Semua kembali kepada tujuan sang penggambar…

  147. kalau gambar itu untuk kebaikan bagaimana ?
    apakah di haramkan juga.?

  148. apriya said

    bagaimana kalau sudah terlanjur bnyak menggambar manusia/yg bernyawa

  149. j_gantenG said

    jika membuat film animasi muslim itu HARAM karena telah membuat karakter karakter itu seolah olah hidup dan nyata dengan dibalut cerita yang menarik sehingga para penonton yang melihat film tsbt akan memikirkan karakter2 itu seperti memikirkan manusia (DIBUAT DENGAN SENGAJA UNTUK MENGEDIT MENTAL MANUSIA), ini sudah merusak struktur kesadaran nyata dan ilusi. sedangkan menggambar objek gambar gambar ilustrasi (kedokteran) itu HALAL karena TERPAKSA dan tujuannya digambar bukan untuk dinikmati ceritanya seperti halnya FILM, tapi untuk BAHAN BERPIKIR DAN BERTINDAK

  150. j_gantenG said

    MUSIK dilarang karena juga bersifat merusak struktur kesadaran NYATA dan ILUSI, MUSIK ISLAMI juga HARAM karena membuat pendengarnya tidak fokus beribadah tapi fokus membayangkan ibadah. jadi MUSIK Itu merusak sistem kesadaran, membuat pendengar bukan fokus dalam angan angan dan ilusi

  151. Eri pultem al madrid said

    sungguh sulit untuk ditinggalkan,karna seni /melukis itu sudah menyatu dari kehidupan ku…kalau bagiku seni itu adalah suatu keindahan dalam hidup,,,sedangkan allah aja menyukai dengan keindahan,,,,,pertanyaan nya kalau seni itu indah kenapa ada ungsur hukum larangan

  152. bawor said

    Klo pendapat saya dianggap bodoh.sesuai ajaran yg benar ya diamkan saja,tidak perlu ditanggapi,bukan malah dihapus,biarlah menjadi renungan kepda yang lain.

  153. rave said

    iya juga berarti foto juga haram, hasil foto itu kan juga menciptakan gambar..ada yang hasilnya lebih jelek dan ada juga yang hasilnya terlihat lebih bagus(lebih ganteng/cantik), kalo misalnya orang A difoto oleh B…kemudian temennya si C komen “kamu cantikan difoto” atau “ko difoto ini kamu keliatan jelek ya “…bukankan hasil dari gambar foto itu terlihat sperti halnya dengan menandingi atau merendahkan ciptaan Alloh SWT

  154. firman said

    KALO KALIGRAFI YANG MEMBENTUK MAKHLUK HIDUP SEPERTI ORANG,SINGA,DLL ITU TADAK HARAM ??!!
    PERASAAN SERING SERING BANGET LIHAT
    TERUS KATA TETANGGA YANG PERNAH NAIK HAJI,DI “ARAB” JUGA ORANG2 PAKE GAMBAR KAYA BUAT POSTER.
    MAAF!…….MASA MAU BILANG MEREKA JUGA MAU MENANDINGI KEKUASAAN ALLAH!
    TERUS YANG BILANG HARAM ANDA BISA JAMIN TIDAK MENGUNAKAN GAMBAR DI PAKAIAN,DI PERABOTAN,DIRUMAH,DLL.

  155. htspjy16 said

    Assalamu alaikum. Saya akhir-akhir ini sering bergambar tokoh Manusia. ( Idola saya) saya sudah membuat 3 gambar. lalu bagaimana jika gambar itu sudah di gambar ? apakah saya harus membuangnya? membakarnya? atau bagaimana,agar dosa saya terhapuskan?

  156. paradisa said

    Kalau saya lihat komen2 disini
    sepertinya ada yang pro ada yang kontra

    kalau saya boleh kasih masukan
    lebih baik kan di tinggal kan saja

    kalau memang benar kita selamat
    kalau memang salah kita tetap selamat

    lagi pula penulis diatas gak bakal rugi kalau kita gak mengamalkannya
    dosa ya dosa bagi yang melakukan

    bila ada 2 gelas yang satu beracun yang satu tidak
    dan walaupun ada 8 dari 10 orang selamat

    apa kita masih mau bertaruh yang mana bakal kita minum ?
    masih banyak minuman lain

    • bawor said

      Bilang aja klo pro ma penulis,ngapain musti bersulat lidah,kecuali klo berani bermubahalah,sehingga kebenaran mutlak Allah SWT yg menentukan

  157. Bagaimana Kalau Saya telah menggambar tapi gambaranya hilang??? jadi gimana musnahinnya???

  158. 浪速 said

    Susah juga ya kalau kayak gini, padahal saya seneng baca komik
    Apa kalau saya tinggalkan bakal dapet ganti yg lebih baik?

    Dan definisi dr ganti yg lebih baik itu apa? Apa di surga kelak bakal ada komik atau musik heavy metal gitu?

  159. Adinda Hasna said

    kalau menggambar, mendengarkan musik, dll gk blh lalu kita mau ngapain? sejujurnya saya sangat suka menggambar! saya menggambar hnya untuk melepas stress saja, hanya untuk hiburan.. dripada mrah2 gk jls kn? saya msih bingung, kalo kta gk blh menggambar mkhluk hidup.. seniman2 muslim yg buat anime2 islam yg mendidik itu haram dong hukumnya? bkn mksudnya saya mau ngingkarin hukum islam.. tp aneh aja! kita kn cma mau buat ngelepas stress, gk mksud mnyembah.. jd sya sdikit shock mmbaca artikel ini.. mhon jwbanya!

  160. azzam said

    Lah bukannya menggambar setengah badan atau kepalanya saja itu tidak apa-apa karna Karena manusia yang terbelah hingga dadanya tidak akan bisa bertahan hidup. Maka gambar seperti ini boleh karena diikutkan hukumnya kepada gambar makhluk yang tidak bernyawa. berarti yang menjadi point penting adalah ketika gambar tersebut tidak bernyawa, bukan kah begitu ? jadi kalau yang digambar hanya kepala saja tidak masalah bukan, sebab kepala saja tidak akan menyebabkan manusia hidup.

  161. Annisa Putri said

    Assalamualaikum
    saya masih belum mengerti tentang Riwayat-riwayat ini menyatakan dengan jelas, bahwa boneka baik yang terbuat dari kayu maupun benda-benda yang lain boleh diperuntukkan untuk anak-anak. Dari sini kita bisa memahami bahwa membuat boneka manusia, maupun binatang yang diperuntukkan bagi anak-anak bukanlah sesuatu yang terlarang. Demikian juga membuat gambar yang diperuntukkan bagi anak-anak juga bukan sesuatu yang diharamkan oleh syara’. Ibnu Hazm berkata, “Diperbolehkan bagi anak-anak bermain-main dengan gambar dan tidak dihalalkan bagi selain mereka. Gambar itu haram dan tidak dihalalkan bagi selain mereka (anak-anak). Gambar itu diharamkan kecuali gambar untuk mainan anak-anak ini dan gambar yang ada pada baju.” yang dimaksud gambar untuk mainan anakanak yang seperti gmn?dan saya adlah pembuat baju lukis, kan dilukis oleh kuas tuh seperti kucing, dan itu bagaimana hukumnya? terimakasih ;)

  162. rasyid said

    laaaa kalau itu sebuah pekerjaan

  163. Sariman said

    Dalil yang digunakan untuk membolehkan patung/boneka/gambar untuk anak-anak adalah ‘Aisyah mempunyai boneka dan Nabi Muhammad tidak melarangnya. Sejujurnya saya tidak setuju jika ‘Aisyah dianggap sebagai anak-anak, kesannya Nabi Muhammad menikahi anak kecil, ‘Aisyah hanya “masih muda”, bukannya “anak kecil”.

    Kenapa kok mikirnya ‘Aisyah itu anak kecil? Kenapa kok mikirnya seperti ini?
    ‘Aisyah punya patung/boneka + ‘Aisyah adalah anak-anak + Nabi membolehkan = Boneka untuk anak-anak itu boleh.

    Kenapa kok gak seperti ini mikirnya?
    ‘Aisyah punya patung/boneka + ‘Aisyah adalah wanita + Nabi membolehkan = Boneka untuk wanita itu boleh.

    Atau kenapa kok gak seperti ini mikirnya?
    ‘Aisyah punya patung/boneka + ‘Aisyah tidak menjadikan sesembahan + Nabi membolehkan = Boneka yang bukan sesembahan itu boleh.

    Dan umumnya/biasanya gambar itu lebih sederhana dari boneka.

  164. luca ronel said

    bakar aja dah buku gambar gw yg udh pnuh akan anime dan sluruh kertas gambar gw semenjak kelas 2 sd :'(

  165. jay said

    hati nuraniku berkata; tak masuk akal

  166. Fery said

    Assalamualaikum
    saya mau tanya , saya kemarin sedang mengikuti psikotes masuk TNI dan di pskikotes itu saya di haruskan menggambar orang yang sedang bermain tennis untuk meluluskan saya ke babak yang selanjut nya ,Bagaimana penjelasannya?

  167. Muhammad Fajar Nuraglis Saarin said

    Maaf, saya juga hobi menggambar dari SD, tetapi saat SMP sampai sekarang (SMA kelas 3) sy memutuskan untuk tidak menggambar lagi karena banyaknya hadits yang melarang membuat makhluk hidup. tapi setelah sekian lama memutuskan untuk tidak menggambar.. barusan saja sy membaca artikel 9 pedang rasulullah dan yang mengagetkan di pedang tersebut (Al-Battar/ pedang nabi daud) ada gambar nabi daud sedang memenggal kepala goliath! bagaimanakah itu ustad? saya benar2 membutuhkan jawaban, syukron.

  168. pemimpi said

    baru tau saya . . Mulai sekarang aku ga akan gambar makhluk yang bernyawa lagi . .
    makasih banget infonya . .

  169. katanya kalo menggambar makhluk bernyawa suatu saat gambar itu meminta nyawa kepada kita, memang benar?
    terimaaksih ;)

  170. assalmualikum..
    saya muh ardi ansyah
    saya berasal dari sulawesi tenggara
    saya sekolah di sma 5 kendari
    kelas 10.mia1
    insya allah 1 bulan lagi akan di adakan lomba pramuka se sulawesi tenggara..
    apa kah boleh menggambar sesuatu yang bernyawa akan tetapi wajah nya tidak nampak atau tidak di gambar… saya jadi bingung ustad…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 969 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: